Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Kamis, 20 Mei 2010

PERGILAH DAN BAPTISLAH


Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." Matius 28:18-20 Tuhan menghendaki agar kita semua memberitakan injil ke seluruh bangsa, bukan satu bangsa saja. Maka itu kita memulainya dari kota kita bukan dari keluarga kita dulu. Kalimat ini adalah amanat Agung dari Yesus kepada semua pengikutNya. Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." Kisah para rasul 1:8

Tuhan memerintahkan kita mulai dari kota kita, lalu ke kota lain lalu seluruh Dunia, bukan dari keluarga dulu. Mengapa? Karena janji Tuhan kalau kita bertobat maka seluruh keluarga kita akan diselamatkan.

Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar. Roma 5:19
Jawab mereka: "Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu." Kisah para rasul 16:31

Setelah mereka bertobat Tuhan ingin agar kita membaptis mereka dalam nama Bapa, Putera dan Roh Kudus (baptisan air).harus dibaptis atas nama ketigaNya bukan atas nama Yesus Kristus saja, kalau atas nama satu oknum saja, maka baptisan itu tidak sah dan harus diulang lagi.

Baptisan harus selam dan tenggelam seluruhnya. Tuhan mengibaratkan kita itu tenggelam dalam lautan kasihNya, kalau ada satu jari belum kena air (salah satu bagian tubuh) maka baptisan itu harus diulang.

Saat kita dibaptis maka Roh Kudus ada dalam kita dan iman (percaya) juga ada, jadi saat kita bertobat iman itu akan muncul bersamaan atau iman itu ada dulu baru pertobatan.

Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah Roh Kudus. Yohanes 20:22
Saat kita terima Yesus bisa bersamaan menerima Baptisan Roh Kudus atau melalui proses waktu kita baru menerimanya.
Saat bertobat pasti melalui proses waktu Tuhan membentuk kita menjadi sesuai dengan apa yang Ia inginkan terhadap kita.

Lama tidaknya tergantung bagaimana kita mau diproses, dan bagaimana hidup kita. Apakah kita letakkan landasan pada Kristus atau yang lainnya.
Apakah kita mau teruji seperti emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering, atau jerami
Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus. Entahkah orang membangun di atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami, sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu. I Korintus 3:11-13

Jadi saat kita meletakkan sepenuhnya pada Kristus maka pasti hidup kita teruji seperti emas yang murni, sekarang bagaimana kita apa sudah meletakan hidup kita sepenuhnya, sebagian besar atau sebagian kecil saja untuk Allah proses menjadi alatNya.

Akhir zaman bisa terjadi, dan diartikan (Matius 28:20)
1. Individu (diri kita pribadi)
Tuhan bisa setiap saat datang untuk memanggil kita (per pribadi), jadi saat kita dipanggil sudah siapkah kita atau belum.
2. Secara massal
Saat Tuhan datang kedua kalinya, saat sangkakala berbunyi saat semua orang memandang Dia, lalu yang percaya naik ke surga.

Jadi kalau Tuhan menyertai kita sampai akhir zaman berarti saat kita melayani Dia janganlah kuatir walau hambatan sebesar apapun, peyertaanNya akan selalu menyertai sampai akhir hidup kita (akhir zaman).
Oleh: Ev Liem Thin Ping

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar