Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Jumat, 28 Mei 2010

PENCIPTAAN MANUSIA


Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." Kejadian 1:26

Segambar berarti tingkah lakunya mirip dengan Allah jadi bisa memiliki kasih, penyayang, setia, taat, dll.
Serupa berarti punya wajah, tangan, mata, kaki, mulut, telinga, hidung dan sangup mencium, meraih, berjalan, melihat, berbicara.

Maka waktu Yesus datang ke dunia, Dia mengambil rupa seorang manusia.bukan mengambil gambar seorang manusia, karena manusia memiliki gambar diri yang sudah cemar akibat dosa. Jadi Yesus cuma mengambil rupa seorang manusia saja.


melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Filipi 2:7

Manusia pertama (Adam) dibentuk dari debu tanah & hembusan nafas Allah (Ruah)
Ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. Kejadian 2:7

Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah Roh Kudus. Yohanes 20:22

Jadi manusia hidup sampai sekarang karena nafas Allah atau karena Roh Kudus dan ada Yesus sebagai nafas kehidupan kita, saat kita meninggalkan Yesus orang itu pasti sudah mati rohaninya.
Jadi saat murid murid Yesus dihembusi oleh Roh Kudus maka mereka bisa berani berkumpul dan bersatu diYerusalem yang sebelumnya mereka sudah tercerai berai.
Manusia kedua dibentuk dari tulang rusuk dan dibangun-Nyalah (dibentuklah) seorang perempuan.
Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu. Kejadian 2:22

Manusia ketiga dibentuk dari hubungan badan (bersetubuh) antara laki laki dan perempuan (Kain dan Habel), bukan laki laki dan laki laki atau sejenis.

Kalau hidup kita mau memulai dalam Kristus dan mengakhirinya didalam Dia, maka hasilnya menjadi sungguh teramat baik dan Allah pasti memberkati dan menguduskan dalam setiap perjalanan kita, juga pernikahan kita.

Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu Kejadian 2:25

Jadi mereka kelihatannya telanjang tapi mereka sudah berpakaian berkat dan kekudusan.jika kita berpakaian berkat dan kekudusan maka ketelanjangan rohani kita tidak akan tampak karena berkat dan kekudusan akan saling mengikuti.

maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat
Wahyu 3:18

Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. Keluaran 2:24
Itu adalah gambaran antara Kristus dengan jemaat, satu lidi dengan dua lidi akan lebih kuat dua lidi. Dua lebih baik dari Satu.

Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka. Pengkotbah 4:9

Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. Matius 18:19

Bila suami istri bersatu maka ada suatu kekuatan namanya kekuatan cinta. Walau waktu engkau mengambil suatu pilihan kita merasa tidak tepat engkau menderita.

Sesudah menikah tertipu, hubungan badan dahulu, bukan seiman, orang tua dengan orang tua tidak setuju, jadi kita menjalani bahtera rumah tangga dengan penuh kebencian, kemunafikan, semua karena anak, semua yang terjadi harus di pertahankan,
jadi kehidupannya seperti neraka.


Untuk menyelesaikannya perlu dikuduskan pernikahannya, suami-istri dan anak anaknya. Supaya pernikahannya menjadi satu tubuh yang selama ini masih dua tubuh.
Pernikahan harus dikuduskan oleh Allah sampai waktunya benar-benar kudus.
Oleh: Ev. Liem Thin Ping

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar