Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Rabu, 01 Agustus 2012

PILIH DIA ATAU AKU

Kalau misalnya suami atau istri kita selingkuh, sering kali kita berkata, “Pilih dia atau aku?”. 
Kita juga sering kali selingkuh dari Tuhan. Contohnya: dengan hobi kita, kita mengabaikan Tuhan. 
Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon." Matius 6:24 
Kalau kita memilih Tuhan:
Contohnya 
Lalu Sadrakh, Mesakh dan Abednego menjawab raja Nebukadnezar: "Tidak ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal ini. Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu." Daniel 3:16-18 
Dengan keberaniannya memilih Tuhan. Tuhan menunjukkan pembelaannya di ayat 27. Mereka keluar dari perapian dengan tidak terbakar sama sekali.
Kalau kita memilih mamon: Mamon adalah uang. Seringkali saudara mencari uang untuk tujuan bermacam-macam. Tetapi manusia sering kali tidak puas dengan uang yang didapat sehingga mencari uang terus-menerus, bahkan menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya. Contohnya:membuka toko dari pagi sampai malam sehingga tidak ada waktu untuk bersekutu dengan Tuhan. Waktunya digunakan untuk bekerja. padahal semuanya adalah sia-sia. kalau Tuhan mau mengambilnya sekarang juga bisa.
Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Inipun sia-sia. Pengkotbah 5:9 
Oleh karena itu, pilihlah yang tepat yang terbaik untuk kita.
Oleh: Ibu Agustin

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar