Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Rabu, 08 Agustus 2012

KASIH

Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. Galatia 5:22,23 
Pernahkah anda memperhatikan bahwa ayat-ayat ini tidak menyatakan adanya buah-buah Roh tetapi hanya buah Roh? Padahal yang tercatat di dalam ayat-ayat tersebut lebih dari satu buah saja? 
Alasannya adalah karena di dalam bahasa aslinya (Yunani) buah Roh itu memang disebutkan dalam bentuk tunggal bukan jamak. Sekarang, apakah ada maknanya bila itu disebutkan di dalam bentuk tunggal dan bukan dalam bentuk jamak? Bentuk tunggal ini memberikan penekanan bahwa seseorang tidaklah dapat disebut memiliki buah Roh itu bila ia hanya memiliki salah satu dari kualitas buah Roh itu.
 Kualitas tertinggi dalam buah pada umumnya yaitu manis demikian juga dalam buah Roh kwalitas tertinggi adalah kasih (rasa manis). Apabila dalam diri seseorang kehilangan kasih maka hidupnya menjadi hambar.
Bila seseorang mengatakan bahwa ia memiliki kasih, sukacita, dan damai sejahtera, tetapi tidak memiliki kualitas lain seperti kesabaran atau kemurahan, maka secara spontan ia belum memiliki buah Roh itu. Seorang yang telah menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah yang hidupnya telah dituntun oleh Roh Allah, pasti akan memiliki semua kualitas yang ada di dalam buah Roh itu.
Macam-macam kasih 
1. Eros kasih yang dimotivasi oleh keinginan fisik untuk kesenangan atau kenikmatan. Kasih ini terjalin antara laki-laki dan perempuan (suami istri). Kata ini tidak ditemukan di dalam PB.
2. Stergo kasih yang terjalin antara penguasa dan rakyat yang diperintahnya, orang tua dan anak. Kasih ini dimotivasi oleh wewenang atau posisi seseorang.
3. Phileo kasih persaudaraan yang dimotivasi oleh keindahan dan keakraban persahabatan. Kata ini digunakan sebanyak 20 kali di dalam Perjanjian Baru.
4. Agape kasih yang agung, kasih tanpa memberi syarat-syarat untuk dikasihi. Kasih ini hubungannya antara Allah dengan manusia. Kata ini digunakan lebih dari 150 kali di dalam Perjanjian Baru.
Dari keempat kasih itu tidak ada kasih terhadap sesama manusia, karena saat kita mengasihi Allah maka kita dapat mengasihi sesama menurut gambar Allah.   
Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya. I Yohanes 4:20
Bila seorang kehilangan kasih Eros maka pernikahannya akan mengalami hambar, bia seorang kehilangangan kasih Phileo maka orang itu bergaul dengan sesama akan sulit kalaupun ada, akan terasa hambar demikian juga dengan kasih Stergo dalam menjalankan pemerintahan mereka tidak bisa sehati dengan rakyat (hambar) karena hati mereka mengarah ke hal yang berhubungan dengan kepentingan mereka masing masing bukan untuk kepentingan orang banyak. Maka tidak terjadi kepercayaan rakyat terhadap pemerintah atau sebaliknya.
Kasih ini mempunyai makna ‘walaupun’ bukan ‘karena’ atau meraup keuntungan dibalik setiap ‘pemberian’.
Ada 3 ciri khas kasih Agape:
1. Kasih Agape tidak bergantung pada keadaan dari objek kasih itu.
Contohnya: Allah telah mengasihi kita bukan karena kita layak untuk dikasihi, atau karena kita adalah sahabatNya. Malah, kita yang tadinya dikategorikan sebagai "seteru" telah diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, dan diselamatkan oleh hidup-Nya. Biasanya kita mengasihi orang yang mengasihi kita, atau yang layak kita kasihi. Kasih kita kepada seseorang akan sangat bergantung pada keadaan orang yang akan kita kasihi.
2. Kasih ini bukan semata-mata emosi atau perasaan saja. Kasih Agape adalah kasih yang dipraktekkan dengan rencana dan komitmen. Kasih tidak terjadi secara kebetulan. Kasih Agape dilaksanakan untuk keuntungan orang yang dikasihi itu. Karena itu Yesus telah datang ke dunia ini untuk keuntungan manusia yang telah jatuh di dalam lumpur dosa.
3. Berani mengambil resiko untuk menderita kerugian, materi, atau hidup sekalipun. Yesus telah buktikan bentuk kasih itu di bukit Golgota. Ia rela mati untuk keselamatan orang berdosa.
Makna dari kasih:  
Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. "Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu." I Korintus 13:1-7 
Walau kita ahli dalam pendidikan maupun ahli dalam mengelola keuangan (kaya), bisa berbagai hikmat-pengetahuan (nabi), dan bahasa roh bahkan setia dalam pelayanan bahkan rela memberi harta tenaga dan hidupnya, tapi bila tidak memiliki kasih maka akan hambar.
Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap. I Korintus 13:8

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar