Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Sabtu, 22 Agustus 2009

KETAATAN (Jumat, 14 Agutus 2009)

Kalau saya mengatakan kata taat pasti dalam benak saudara-saudara berpikiran tentang peraturan-peraturan yang harus kita taati dan laksanakan. Contohnya bila kita berkendaraan saudasra-saudara pasti berusaha untuk mematuhi peraturan-peraturan atau rambu-rambu yang ada karena kita berusaha untuk sampai denagn selamta di tempat tujuan. Walaupun terkadang sulit tapi kita akan berusaha untuk melakukannya karena kita tahu dan sadar bahwa itu semua unutk kebaikan kita sendiri.

Dalam yehezkiel 36:26-27 dikatakan bahwa kita yang dulunya sangat sulit diatur dan keras hati, tetapi Tuhan sanggup dan mampu untuk mengubah kehidupan kita. Tuhan sanggup unutk mengubah hati kita dan tabiat kita menjadi hati dan tabiat yang baru.

Jangan pernah kuatir bila kita m,isalnya memiliki hati yang buruk misalnya suka tersinggung sebab Tuhan akan sanggup mengubah hati kita menjadi hati yang baru. Allah sanggup mengubah kehidupan kita menjadi seperti bejana yang baru dan sesuai dengan kehendakNya.

Tetapi dalam prosees untuk menjadi baru itu tidaklah mudah. Kita harus siap untuk digembleng, ditegor, dan dimarahi.
Contohnya di saat ada seorang teman yang melakuan hal yang membehayakan dirinya sendiri, kita sebagai teman yang baik akan berusaha untuk menegurnya. Kita akan berusaha untuk menyadarkannya dengan segala cara. Baik cara keras (pukulan) maupun cara lunak (teguran).

Begitu pula yang akan dilakukan Tuahn bila kita masih dikasihi-Nya. Kita akan digembleng untuk membentuk bejana yang baru. Memang semuanya itu tidak mungkin dilakukan secara instant, tapi melalui proses yang sangat berat. Tapi bila kita mampu melakukan semuanya itu asmpai akhir maka kita aan menjadi bejana yang sesuai dengan kehendak Allah.

Sebagai orang Kristen yang baik, bila kita menemukan teman kita melakukan sesuatu yang tidak berkenan kepada Tuhan kita harus siap dan mau untuk menegurnya. Meskipun mungkin kita takut kepadanya tetapi kalau kita mengasihinya kita akan berusaha untuk menegurnya.

Teguran yang baik adalah teguran dengan kasih. Kita harus belajar untuk menegur seseorang dengan kasih. Karena teguran dengan kasih akan membuat seseorang berubah suatu saat kelak, tetapi teguran karena kejengkelan dan kemarahan akan membuat seseorang sakit hati dan tidak pernah berubah.
Oleh: Agustine

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar