Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Kamis, 27 Agustus 2009

DIRHAM YANG HILANG (Kamis, 20 Agustus 2009)

Dalam Lukas 15:8-10 dikisahkan demikian:
• Ayat 8 -> Kalau kita memiliki uang sebesar 10 Milyar lalu 1 Milyar dari uang itu jatuh ke dalam selokan, pasti saudara akan mencarinya bukan? Tapi itu bila yang jatuh adalah 1 Milyar. Bila yang jatuh hanya seribu rupiah dari 10 Milyar apakah saudara akan mencarinya pula? Bagaimana nialai saudara di hadapan Tuhan, apa begitu tinggi sehingga Tuhan mencari saudara?
• Ayat 9 -> Kalau kita bernilai atau berharga maka kedatangan kita akan menimbulkan sukacita bukan dukacita atau kehancuran.
• Ayat 10 -> karena 1 orang bertobat maka terjadi sukacita yang besar baik di bumi maupun di surga.


Tetapi dalam Lukas 15:32 dikisahkan cerita yang berbeda. Disana membahas bukan lagi orang berdosa, tetapi anak yang hilang.
Kalau kita sebagai anak yang hilang, kita perlu dating sendiri kepada Bapa dan bertobat (ayat 20). Kalau anak yang hilang itu tidak bangkit dan datang kepada Bapanya sendiri, ia akan dibuang dan tidak mengalami pembaharuan (Ibr 6:4-6)

Dalam Yoh 15:6 dibahas kalau orang tidak tinggal dalam Anak, ia akan dibuang walau ia pernah jadi bagian (ranting) dari Dia.
Contoh: Yudas harus mati karena Yudas tidak tinggal dalam Dia. Bukan Tuhan tidak mampu menolong, tapi Yudas sudah memilih jalannya untuk keluar dari kasih Kristus.

Setiap kali kita makan, kita melakukan sesuatu yang tidak pernah dapat dipecahkan oleh ilmuwan manapun. Saat kita makan kita memasukkan sesuatu yang sudah mati ke dalam tubuh kita, tetapi yang mati tersebut malah memberi kehidupan kepada tubuh kita.

Walau kita hilang atau roh kita sudah mati Tuhan sanggup memberi kehidupan kalau kita mau datang dengan rendah hati dan berserah sepenuhnya kepada Tuhan.
Oleh: Ev. Lim Thin Ping.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar