Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Jumat, 06 Agustus 2010

KUASA


Ada 7 wanita yang berkumpul pada suatu tempat, mereka mengasihi kotanya, maka mereka berkumpul untuk berdoa dan berpuasa bagi kota itu. Hari pertama tidak terjadi apa apa, hari kedua, ketiga, hingga hari ke tujuh tiba tiba mereka rebah secara bersamaan, apakah mungkin karena lapar? Tapi mengapa bersamaan? Karena ada kuasa Roh Kudus yang sedang bekerja. Kota itu mengalami perubahan. Orang yg mabuk tiba tiba sadar dan berubah. Pelacur merasa jijik lalu bertobat dan pulang kerumah mereka masing-masing, perampok mengembalikan hasil rampokannya, hari itu terjadi perubahan yang besar diseluruh kota itu, karena ada 7 orang dahsyat yang mau melakukan sesuatu bagi kotanya. Perubahan itu berlangsung sampai beberapa pekan dan dicatat dalam sejarah gereja.
Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya: "Apa ini? Suatu ajaran baru. Ia berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahatpun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya." Markus 1:27
Kalau kita tahu mengapa orang farisi dan orang saduki begitu membenci Yesus? Karena biasanya mereka dihormati dan dipuja. Tetapi sejak Yesus datang, mereka tidak ada apa-apanya. Karena Yesus datang membawa suatu kuasa.

Kalau didalam Gereja ada orang yang punya kuasa yang dahsyat pasti ada perubahan dalam diri orang sekitarnya, apalagi dia seorang pemimpin atau Gembala, maka perubahan dalam diri Gereja itu akan besar.
Maka Gereja-gereja yang disekitarnya akan gentar dan iri, karena tidak memiliki orang yang demikian. Yang biasanya mereka dihormati, sejak adanya orang yang punya kuasa dahsyat maka pamor mereka turun. Jadi mereka berusaha untuk menjatuhkan orang itu dengan perkataan sesat, nabi palsu, ia bukan dari Allah, ia mengusir setan dengan kuasa kegelapan, gereja sesat dsb. Seperti juga pada diri Yesus.

Orang berusaha menjatuhkan, bukan berusaha untuk menjadi dahsyat seperti orang itu, bahkan lebih dahsyat lagi. Manusia tidak mau berusaha keras untuk bertemu dan dekat pada Yesus. Cukup menjadi Kriten, pergi ke Gereja, punya anak, dan harta cukup, tidak perlu susah payah. Tapi saat seseorang dipakai luar biasa oleh Tuhan, ia iri lalu menjatuhkan.

2 cara agar orang percaya punya kuasa:
Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya Yohanes 1:12

1. Minta pada Yesus (berusaha sentuh dan Jamah Dia)
Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Matius 28:18
Saat perempuan yang sakit pendarahan itu menyentuh Yesus maka mujizat terjadi perempuan itu sembuh
Tetapi Yesus berkata: "Ada seorang yang menjamah Aku, sebab Aku merasa ada kuasa keluar dari diri-Ku." Lukas 8:46
Saat ini jamah dan sentuh Dia, maka engkau akan menerima kuasa dari Dia. Maka itu alami lawatan Allah dalam diri Yesus Kristus yang mengalir dalam diri kita.

2. Saat ada Roh Kudus dalam hidup kita
Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." Kisah para rasul 1:8
Tidak semua orang percaya Yesus dan Roh Kudus ada padanya, pasti punya kuasa. Hanya orang berusaha mencari dengan segenap hatinya (sungguh-sungguh) akan mendapat.
"Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu. Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu." Matius 13:44-46
Orang yang memiliki kuasa, pasti tidak pernah meremehkan setiap pelayanannya. Baik pelayanan yang dibebankan kepadanya itu kecil atau besar (setia dalam perkara kecil).
Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar Lukas 16:10
Oleh: Ev. Liem Thin Ping

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar