Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Sabtu, 12 September 2009

KERANJANG PERTOLONGAN

Sebelum pelayanan, Paulus menuju ke tanah Arab selama 3 tahun. Tiga tahun tersebut merupakan waktu pemrosesan Paulus (Galatia 1:17-18). Setelah Paulus mengalami pertemuan pribadi dengan Allah barulah ia kembali ke Damsyik.
Paulus yang dulunya adalah seseorang yang begitu membenci orang Kristen (menakutkan orang Kristen) menjadi berubah 180 derajat. Semua itu karena pekerjaan Tuhan. Tidak ada sesuatu yang tidak dapat Allah lakukan selama kita mau berubah. Amin.

Dalam Kisah Para Rasul 9:22 dikatakan pengaruh Saulus semakin besar dan membingungkan orang-orang Yahudi di Damsyik terutama orang Kristen di sana.

Saat tekanan terjadi, saat masalah itu ada penyertaan Tuhan selalu ada, walaupun pertolongan kanan-kiri (manusia) tidak ada tapi pertolongan Tuhan selalu ada (Kisah 9:23-24)

(Kisah 9:25) Walau murid-murid Paulus mengambil dan menurunkan Paulus dari atas tembok kota dalam sebuah keranjang, tetapi Paulus dapat selamat karena penyertaan Tuhan ada pada Paulus. Bila Tuhan tidak menyertainya Paulus pasti dapat tertangkap (Mazmur 33:16).

Makna sebuah ‘keranjang’ ialah:
• Menyatakan Dia yang menolong melalui apa saja, baik kondisi buruk dan tidak memungkinkan. Pertolongan dapat terjadi dengan cara yang tidak kita pikirkan sebelumnya.
• Pada saat di dalam keranjang saat itu Paulus dalam keadaan diam edan pasrah. Demikian juga saat kita menghadapi persoalan kita perlu tinggal diam, tenang, dan percaya. Di situlah letak kekuatan kita (yes 30:15)
• Agar kita menaruh pengharapan hanya dalam Dia (Yak 1:8). Para pengusaha sering kali mempunyai paham ‘jangan menaruh telur dalam sebuah keranjang’. Semua itu mereka lakukan dengan harapan bila suatu saat usaha yang satu rugi maka masih ada usaha yang lain yang masih diharapkan. Tapi dalam Tuhan Dia menghendaki agar kita menaruh telur-telur pengharapan kita di dalam satu keranjang, yaitu keranjang Kasih Karunia. Bila kita telah menaruh telur kita di dalamnya, maka pada saat telur itu pecah dan menetas agar mendapat atau menghasilkan ‘berkat dan kasih karunia’ yang berlipat dalam kehidupan kita (Yoh 15:5)

Dikatakan dalam Yoh 5:24 -> Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari alam maut ke dalam hidup.

Ada peribahasa yang mengatakan: kantong kosong tidak menghalangi seseorang meraih keberhasilan. Hanya kepala kosong dan hati kosong saja yang akan menghambat orang hingga terbelakang. Dapat pula dikatakan kantong kosong tidak menghalangi saudara untuk masuk surga. Hanya hati yang jahat dan pikiran yang jahat yang menghambat saudara mendapatkan hidup yang kekal.

Oleh: Ev. Liem Thin Ping.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar