Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Sabtu, 18 Juli 2009

ESAU / EDOM (Minggu, 12 Juli 2009)

Ada sebuah ilustrasi:
Pelukis terkenal Picasso ingin membuat sebuah lemari. Ia akhirnya menemui seorang pembuat lemari untuk membantunya membuatkannya. Picasso memberi pembuat lemari tersebut desain lemari yang diinginkannya dan pembuat lemari tersebut membuatkan lemari untuknya. Picasso bertanya kepadanya berapa harga yang harus ia bayar untuk membuat lemari tersebut. Tukang pembuat lemari itu berkata bahwa semuanya gratis, Picasso hanya perlu menandatangani sketsa yang diberikannya kepada pembuat lemari itu. Itu saja yang diperlukan. Mengapa sampai pembuat lemari itu menggratiskannya? Karena ia tahu bahwa hanya dengan memiliki tanda tangan seorang seniman terkenal maka ia ia akan mendapat banyak pelanggan baru.

Apapun yang kita perbuat, baik sekarangh maupun yang akan datang berarti bagi kita, orang lain, dan keturunan kita.

Dalam kej 25:29-34 diceritakan mengenai kehidupan keluarga Ishak yakni Yakub dan Esau. Dalam ayat 28 dapat kita simpulkan bahwa Esau dalam pemandangan ayahnya adalah seorang yang menjadi symbol keperkasaan keluarga.
Esau mempunyai fisik yang kuat dan berbulu, ia juga senang berburu. Ia juga terbukti sebagai pekerja yang keras dan selalu membawa hasil sehingga ia menjadi anak kesayangan ayahnya, Ishak.
Di dalam rumah tangga esau menempati posisi kedua setelah ayahnay, Ishak. Karena Esau adalah anak pertama Ishak. Karena posisinay tersebut maka sebenarnay Esau memiliki otoritas yang besar atas Yakub adiknya dan berhak mendapatkan warisan dan berkat dua kali lipat lebih besar dibandingkan Yakub.

Meskipun begitu, ia yang mendapat berbagai kelebihan, ia tidak menggunakan kelebihannya tersebut denagn benar. Ia bahkan meremehkan kelebihan-kelebihannya tersebut. Ia bahkan menjual hak kesulungannya kepada Yakub hanya karena sepiring kacang merah dan roti.
Kadangpun kita sadar atau tidak sering kali kita meremehkan kelebihan-kelebihan yang kita miliki. Padahal kelebihan yang kita punya bias dipakai untuk memperbesar kerajaan Allah tapi sering kali kita tidak melakukannya. Kita bahkan sering kali menyakiti hati Allah karena hidup sesuai dengan daging kita dan tidak seturut dengan kehendak Allah (Ibr 12:16)

Sejak Esau menolak hak kesulungannya ia juga akhirnya kehilangan berkat kesulungannya. Ia kehilangan semuanya itu hanya karena sepiring kacang merah dan roti saja (kej 27:35-36)

Mengapa berkat kesulungan diberikan Allah kepada Yakub?
• Karena hidup Esau tidak berkenan kepada Tuhan dengan cara mengambil istri yang tidak sesuai dengan kehendak Allah (kej 26:34-35). Esau mengetahui kesalahannya tapi sudah terlambat (kej 28:6-8)
Kita tidak boleh meremehkan apa yang kita punya, supaya kita tidak kehilangan sesuatu yang lebih besar, baik bagi kita maupun keturunan kita.
Oleh: P.Ping-Ping

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar