Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Sabtu, 06 November 2010

MEMBERI DALAM KEKURANGAN


Ketika Yesus mengangkat muka-Nya, Ia melihat orang-orang kaya memasukkan persembahan mereka ke dalam peti persembahan. Ia melihat juga seorang janda miskin memasukkan dua peser ke dalam peti itu. Lalu Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu. Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya." Lukas 21:1-4
Besar atau kecil, banyak atau sedikit persembahan seseorang pasti akan diketahui oleh Tuhan. Meskipun orang lain tidak mengetahuinya. Apalagi motivasi masing-masing orang dalam memberikan persembahan, Tuhan sangat mengetahuinya.
Banyak terjadi, orang yang hidupnya pas-pasan saja suka memberi persembahan. Dalam kekurangannya, mereka sangat suka memberi untuk pekerjaan Tuhan. Dengan memberi itu mereka mendapatkan kebahagiaan.

Mereka merasa dan mengakui bahwa mereka dapat hidup itu semua karena anugerah dan kemurahan Tuhan semata. Jika hari demi hari kita dapat makan dan minum, kita harus merasa bersyukur padaNya.

Sebagai rasa syukur kita kepada Tuhan, kita akan tergerak untuk mempersembahkan sesuatu bagi pekerjaan Tuhan. Walaupun uang tersebut diambil dari kekurangan kita, tetapi kita akan merasa bahagia.

Bagi mereka yang berkelimpahan harta tentunya akan lebih mudah untuk memberikan uangnya. Namun kenyataannya, banyak orang kaya enggan mengeluarkan uang untuk itu, kecuali persembahan itu membawa keuntungan bagi dirinya.

Banyak orang yang memberikan sumbangan, persembahan, dll, apabila persembahan itu diketahui oleh orang banyak. Mereka ingin mendapatkan pamor, sanjungan, hormat, dll, dari orang lain.
Berbeda dengan orang yang miskin. Mereka memberikannya dengan diam-diam. Karena persembahan yang mereka berikan hanya sedikit. Namun bila mereka memberikannya dengan hati yang rela, maka Allah akan menilai persembahan yang kecil itu lebih besar dari persembahan yang besar. Persembahan yang demikian itulah yang berkenan di hadapan Allah.
Tuhan tidak melihat berapa besar persembahan kita. Tetapi Ia melihat sampai kedalaman hati kita, Ia melihat motivasi kita dalam memberikan persembahan itu bagaimana.

Persembahan baik yang kecil maupun besar bila dipersembahkan karena kita mengasihi Dia, maka akan menjadi lebih besar dibandingkan dengan persembahan yang diambil dari bersungut sungut.
Oleh: Ibu Susi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar