Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Senin, 02 September 2013

URAPAN BAGI PEMBISNIS DAN KAUM PROFESIONAL

Kita sering mendengar suatu ungkapan bahwa Allah tidak melihat kemampuan kita tetapi melihat kesediaan kita.Ini merupakan kebenaran seratus persen.Namun itu baru merupakan sebagian dari seluruh ceritanya.Sebagiannya lagi adalah ketika kita menyediakan diri kita untuk dipakai oleh Dia, Dia menaruhkan didalam kita kemampuanNya untuk melakukan pekerjaanNya.
Impartasi (pemberian) kemampuanNya kedalam hidup kita untuk melakukan pekerjaanNya itu disebut'pengurapan'.Allah memanggil dan mengurapi umatNya untuk melakukan pekerjaanNya.

Untuk menjadi seorang pebisnis dan profesional untuk Kerajaan Allah kita harus membangun karakter dan mentalitas berdasarkan prinsip-prinsip Kerajaan Allah.Ini memang tidak terjadi dalam semalam. Roh Kudus akan menempa-kannya ke dalam kita melalui proses kehidupan. Tetapi kita harus menyediakan diri kita untuk diproses dan dibentuk oleh-Nya.

Banyak orang Kristen berpikir bahwa urapan Roh Kudus hanya diperlukan oleh orang-orang yang secara langsung terjun dalam pelayanan gereja atau pekerjaan Tuhan, seperti para pendeta, penginjil, gembala sidang saja.Mereka berpikir bahwa pada zaman dahulu urapan Roh Kudus itu hanya untuk rasul-rasul dan nabi-nabi.Bahkan ada yang berpendapat urapan Roh Kudus itu tidak relevan dengan pekerjaan di dunia sekuler, misalnya para pebisnis, kaum profesi, pelajar, dan para pegawai.

Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya.Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh TUHAN atas Daud.Lalu berangkatlah Samuel menuju Rama. I Samuel 16:13
Daud adalah seorang gembala kambing domba, dan Allah sedang membawa dia ke dalam suatu jalur profesi yang baru, yaitu masuk ke dalam jalur militer untuk menjadi prajurit kerajaan Israel untuk selanjutnya menjadikan raja atas kerajaan Israel.Di awal kariernya ini Allah mengurapi dia dengan kuasa Roh Kudus-Nya yang ditandai atau disimbolkan dengan pengurapan minyak oleh nabi Samuel.Sejak saat ituRoh Tuhan berkuasa atas kehidupan Daud.Urapan adalah bentuk campur tangan Illahi secara langsung dalam kehidupan kita melalui Roh Kudus-Nya.
Di sisi lain ada seorang raja, yang bernama Saul, yang telah kehilangan urapan Roh Kudus atas kehidupannya atau mantan orang diurapi.
Tetapi Roh Tuhan telah mundur dari pada Saul, dan sekarang ia diganggu roh jahat yang dari pada Tuhan. I Samuel 16 : 14
Mulai dari sini kita akan melihat pemandangan kontras antara orang yang diurapi Roh Kudus dan tidak diurapi Roh Kudus atau mantan orang yang diurapi. Orang yang diurapi dan mantan orang yang diurapi ia masih ada perlindungan dari Tuhan, hanya orang yang mantan diurapi kalau tidak mau adakan perubahan maka pada saatnya dia akan habis

Orang yang tidak diurapi mudah sekali diganggu oleh pikiran-pikiran dan hal-hal yang jahat dan itu membuatnya mudah sekali kesal, cemas, tersinggung dan naik darah atau gampang jatuh dalam dosa.Sebaliknya Daud yang penuh urapan dengan tenang dan damai memainkan harpanya di hadapan Saul. Orang yang diurapi mampu mengubah hal yang biasa menjadi sesuatu yang luar biasa.
Kemudian kedua orang ini sekarang dihadapkan dengan masalah besar yang sama: Goliat (1 Samuel 17:4-10). Tetapi lihatlah reaksi dari mereka masing-masing.Bagi orang yang tidak diurapi Roh Kudus maka reaksi yang muncul adalah cemas dan ketakutan.menuliskan:
Ketika Saul dan segenap orang Israel mendengar perkataan orang Filistin itu, maka cemaslah hati mereka dan sangat ketakutan. I Samuel 17:11

Tetapi Daud yang penuh dengan urapan Roh Kudus memberikan reaksi yang berbeda. Ia melihat ini sebagai tantangan (I Samuel 17:26,27). Reaksi Daud sangat positif dan optimis.
Daud berkata: "Janganlah seseorang menjadi tawar hati karena dia; hambamu ini akan pergi melawan orang Filistin itu" 1 Samuel 17:32
Sedangkan Saul sangat pesimis dengan mengatakan: "Tidak mungkin engkau dapat menghadapi orang Filistin itu untuk melawan dia" (ayat 33). Perkataan Daud sangat positif dan memberi harapan.

Orang yang diurapi akan memandang dengan sudut pandang yang berbeda masalah yang dihadapinya. Ia akan memandang dari sudut pandang Allah dan firman-Nya. Ia meyakini bahwa semua yang diijinkan Allah akan mendatangkan kebaikan bagi orang yang mengasihi Dia, sebab tangan Allah yang baik dan penuh kasih ada di belakang semua peristiwa itu (Roma 8:28). Akibatnya, reaksi orang yang diurapi terhadap persoalan yang sedang dihadapinya betapapun besarnya akanmelihat bahwa dia punya Allah yang sedang bertindak.

Urapan Roh Kudus juga membuat orang menjadi efektif.Apapun yang dipakai atau dipegang menjadi lebih efektif meskipun itu alat atau metode yang sederhana.Mengapa?Sebab kuasa Roh Kudus menyertainya dan membuatnya efektif.
Bagi Saul dan anaknya Yonathan meskipun mereka disertai dengan prajurit yang bersenjata namun ia tidak dapat dan tidak berani berbuat apa-apa. Semua yang dia miliki, baik prajurit maupun senjata menjadi tidak efektif.Itulah sebabnya Saul dan tentaranya tidak melakukan penyerangan dan terjebak dalam keadaan.

Sebaliknya Daud hanya memerlukan tongkat, lima batu yang licin dan sebuah
umban (katapel) untuk menghadapi Goliat yang bersenjata lengkap dan terlatih untuk berperang sejak masa mudanya. Ia begitu yakin sebab urapan Roh Kudus membuatnya yakin bahwa Allah menyertainya dan bahwa Allah menyelamatkan bukan dengan pedang dan lembing, sebab di tangan Allahlah kemenangannya
Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: "Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu.
Hari ini juga TUHAN akan menyerahkan engkau ke dalam tanganku dan aku akan mengalahkan engkau dan memenggal kepalamu dari tubuhmu; hari ini juga aku akan memberikan mayatmu dan mayat tentara orang Filistin kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang liar, supaya seluruh bumi tahu, bahwa Israel mempunyai Allah,
dan supaya segenap jemaah ini tahu, bahwa TUHAN menyelamatkan bukan dengan pedang dan bukan dengan lembing. Sebab di tangan Tuhanlah pertempuran dan Iapun menyerahkan kamu ke dalam tangan kami." I Samuel 17:45-47

Ketika Tuhan mengurapi kita maka meskipun apa yang kita miliki sekarang dinilai tidak memadai tetapi Allah dapat membuat kita berhasil. Sebaliknya jika Tuhan tidak menyertai maka meskipun kita memiliki fasilitas yang lengkap dan hebat dan metode yang baik tetapi belum tentu kita berhasil.
Dampak lain dari urapan Roh Kudus adalah ketajaman pandangan kita dalam melihat celah dan peluang. Goliat tampil dengan tubuhnya yang dilindungi oleh baju perangnya dari kepala sampai ke kaki.Tetapi Roh Kudus membuka mata Daud untuk melihat bahwa dahi orang Filistin itu terbuka dan tak terlindungi.Ia melihat apa yang tidak dilihat dan diperhatikan orang lain. Ia lalu memfokuskan serangannya pada dahi orang Filistin itu. Hanya diperlukan sebuah batu untuk merobohkan Goliat.Daud mengumbannya dan batu itu tepat tertancap di dahinya.

Orang yang diurapi karena berpikiran positif dan optimis dapat melihat peluang sekecil apapun yang selama ini diabaikan oleh orang kebanyakan,ia memanfaatkan peluang itu untuk mencapai keberhasilannya yang luar biasa. Daud mencapai kemenangan yang spektakuler.
Daud berhasil di segala perjalanannya, sebab Tuhan menyertai dia I Samuel 18:14
Pengurapan membawa keberhasilan dan keberhasilan itu semakin membuktikan penyertaan Tuhan atas kita.

Urapan dapat dibangun melalui persekutuan pribadi dengan Allah dan seiring dengan itu iman kita akan semakin teguh. Semakin kita dekat denganNya maka kekuatan dari kedekatan itu akan terasa bila kita berdekatan dengan orang lain,apalagi saat kita melayani baik bisnis maupun pelayanan. Kekuatan urapan itu akan semakin pekat atau terasa besar saat kita semakin hari semakin dekat denganNya.
Sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.
1 Yohanes 4:4b
Pengurapan diberi pada orang yang mampu memegangnya dan yang mampu melakukan kehendakNya, karena pengurapan itu akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa dan dahsyat bagi yang mendapatkannya. Saul saat memiliki urapan, apa yang diperbuatnya dibuat Allah berhasil tapi saat Roh Allah (urapan) meninggalkan dia, Saul tidak ada apa apanya.

Saat kita menjadi pengusaha maupun pembisnis yang diurapi maka apa yang dikerjakan mereka akan dibuat Allah berhasil, mereka yang berhasil tidak akan menjadi sombong karena mereka menyadari bahwa apa yang mereka kerjakan semua karena Tuhan saja. Orang yang berusaha menjatuhkan usaha mereka cepat ketahuan karena Allah tetap melindungi orang yang diurapiNya.
"Jangan mengusik orang-orang yang Kuurapi, dan jangan berbuat jahat kepada nabi-nabi-Ku!" Mazmur 105:15
Oleh: Ev. Liem Thin Ping

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar