Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Rabu, 06 Februari 2013

TUJUAN TUHAN MEMBERKATI KITA

Sering kita jumpai orang bersusah payah dengan kekuatannya dan bebagai cara untuk menjadi kaya raya. Pada kenyataannya mereka menjadi kaya dengan cara mereka sendiri sendiri.
Bagaimana maksud berkat Tuhan menjadikan kita kaya? Apakah kita mengikut Tuhan pasti menjadi kaya raya? Yang perlu kita tahu berkat semua dari Tuhan.
Dari semangat, keuletan, kepintaran, tidak putus asa dan kerajinan kita, Allah melihat dan Allah mampu memberkati mereka sesuai yang Ia inginkan.

Contoh ada 2 orang yang bekerja, mereka sama sama ulet tapi satu lebih berhasil yang lainnya kurang berhasil, lalu kenapa? Karena Allah punya maksud untuk orang itu. Apakah kita mengikut Tuhan Yesus kita pasti kaya dalam keuangan? Tidak, tapi bila Ia memberkati Ia pasti punya maksud atas orang itu sama seperti Ia memberi kesembuhan pada seseorang. Cuma kita mau tahu tidak maksud kehendakNya saat kita ditempatkan diposisisi demikian (DOMINION MANDATE IN THE MARKET PLACE)

Untuk pemimpin biduan. Dengan permainan kecapi. Mazmur. Nyanyian.
Kiranya Allah mengasihani kita dan memberkati kita, kiranya Ia menyinari kita dengan wajah-Nya, Sela
supaya jalan-Mu dikenal di bumi, dan keselamatan-Mu di antara segala bangsa.
Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah; kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu.
Kiranya suku-suku bangsa bersukacita dan bersorak-sorai, sebab Engkau memerintah bangsa-bangsa dengan adil, dan menuntun suku-suku bangsa di atas bumi. Sela
Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah, kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu.
Tanah telah memberi hasilnya; Allah, Allah kita, memberkati kita.
Allah memberkati kita; kiranya segala ujung bumi takut akan Dia! Mazmur 67:1-8
Kita diciptakan sempurna dibandingkan semua ciptaan Tuhan yang lainnya. Semua itu karena Tuhan mengasihi kita. Dalam kehidupan kita, Tuhan tidak pernah berhenti memberkati kita. ‘Berkat’ selalu menjadi menu perbincangan yang menarik bagi anak-anak Tuhan. Siapa yang tidak mau menerima berkat? Setiap orang pasti tidak mau ketinggalan bila ada berkat. Berkat merupakan simbol betapa Tuhan mengasihi kita.
Banyak pula di antara orang Kristen sering berkata, “Sudah lama aku mengikut Tuhan mengapa masih belum diberkati?” perkataan itu sebenarnya salah, orang yang berkata demikian berarti orang itu belum menyadari betul arti dari berkat itu. Tuhan tidak pernah berhenti memberkati kita.

Ilustrasi
Suatu kali, seorang anggota jemaat pergi ke Papua. Setelah beberapa bulan di sana, ia pulang dan menemui pendetanya. Ia berkata, “Pak pendeta, saya sebenarnya tidak senang untuk mengatakan hal ini, tapi sejak saya pergi ke Papua, saya telah kehilangan iman kepada Allah dan kuasa doa. “Pendetanya terkejut, tetapi dengan sabar ia bertanya, “Mengapa bisa begitu?”

“Karena beberapa saat yang lalu, ketika saya berburu di hutan Papua, saya terpisah dari teman-teman saya dan tersesat di hutan yang lebat. Saya tidak tahu bagaimana harus keluar dari hutan itu dan setiap saat bisa menjadi mangsa binatang buas atau bertemu bahaya lainnya. Dalam keadaan putus asa dan ketakutan, saya berdoa kepada Tuhan agar menyelamatkan saya, tapi tidak ada sesuatu yang terjadi. “
Pendeta itu heran dan berkata, “Tapi kamu masih ada di sini dan bercerita kepada saya. Jadi, pasti ada seseorang yang menyelamatkan kamu. “Orang itu menjawab, “Memang benar, tapi bukan Tuhan yang menolong saya. Saya diselamatkan oleh suku Asmat.”

Banyak orang yang telah ditolong Tuhan melalui “suku Asmat”, tetapi mereka tidak bisa melihat tangan Tuhan di balik itu. Kita harus menyadari bahwa Tuhan biasanya berkarya menolong kita melalui seseorang atau sesuatu. Hanya dalam kesempatan khusus dan langka, Dia menolak kita secara langsung atau memakai malaikat untuk melepaskan kita dari kesulitan.

Tujuan Tuhan memberkati kita sebagi anak Tuhan adalah:
• Supaya kita memiliki rasa takut kepada Tuhan.
Di dalam ‘takut akan Tuhan’ tercangkup rasa hormat. Demikian juga dengan berkat yang kita terima, kita dapat memuliakan nama Tuhan, menaikkan pujian syukur, serta mengasihi Tuhan lebih lagi. Bukankah kita tahu bahwa hanya oleh anugerah dan rahmatNya berkat turun atas kita.
Kami tahu apa artinya takut akan Tuhan, karena itu kami berusaha meyakinkan orang. Bagi Allah hati kami nyata dengan terang dan aku harap hati kami nyata juga demikian bagi pertimbangan kamu. II Korintus 5:11
Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut. Ibrani 12:28
• Supaya kita menjadi berkat bagi orang lain yang ada di sekitar kita. Demikian juga berkat Tuhan yang turun atas Abraham
Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.
Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."
Kejadian 12:2
Kita disebut sebagai keturunan Abraham, karena berkat Tuhan yang turun atas Abraham. Kita juga disebut sebagai milik Tuhan
Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah. Galatia 3:29

Berkat yang kita terima bukan seharusnya dikonsumsi diri sendiri, melainkan harus dibagikan kepada saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan uluran tangan kita, untuk itu hati kita perlu dijamah oleh Roh Kudus, supaya dari dalam memancar kasih Kristus. Tapi disisi lain, sering kita menggantungkan diri kita kepada manusia yang lainnya. Kita haruslah bersandar dan berharap kepada Tuhan.
• Supaya kerajaan Allah diperluas di permukaan bumi.
Pemberitaan injil ke seluruh dunia sangat membutuhkan banyak dana dan biaya. Bahkan di zaman para rasul dulu, jemaat Tuhan sudah ikut terlibat dalam pembiayaan perjalanan para hamba Tuhan dalam memberitakan injil.

Contohnya: jemaat di Makedonia. Walaupun keadaan pas-pasan, mereka kaya dalam kemurahan dan turut mengambil bagian dalam pelayanan orang-orang kudus
Mereka memberikan lebih banyak dari pada yang kami harapkan. Mereka memberikan diri mereka, pertama-tama kepada Allah, kemudian oleh karena kehendak Allah juga kepada kami. II Korintus 8:5

Sungguh luar biasa berkat yang diberikan Tuhan dalam hidup kita. Sekarang tinggal kita yang harus mengerti keinginan Tuhan. Kita harus bisa menyenangkan hati Tuhan. Berkat dari Tuhan adalah untuk kebesaran dan kemuliaanNya saja.
Oleh: Ev. Liem Thin Ping

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar