Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Kamis, 26 Mei 2011

BERTANGGUNG JAWAB


Demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah. Roma 14:12

Setiap orang mempunyai tanggung jawab masing-masing sebagai warga Indonesia kita juga mempunyai tanggung jawab:
1. Membayar pajak.
Dengan pendapatan dari pembayaran pajak kita juga sudah membantu negara. Dengan membayar pajak berarti kita patuh kepada pemerintah, dan dengan demikian kita patuh kepada Allah, karena tidak ada permerintah yang tidak berasal dari Allah.
Tetapi supaya jangan kita menjadi batu sandungan bagi mereka, pergilah memancing ke danau. Dan ikan pertama yang kaupancing, tangkaplah dan bukalah mulutnya, maka engkau akan menemukan mata uang empat dirham di dalamnya. Ambillah itu dan bayarkanlah kepada mereka, bagi-Ku dan bagimu juga." Matius 17:27

2. Mentaati peraturan lalu lintas.
Apabila kita mentaati peraturan lalu lintas, maka tidak akan terjadi kemacetan lalu lintas dan resiko terjadinya kecelakaan dapat diperkecil.
TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati." Kejadian 2:15-17

Kalau tidak taat, tetap bandel, walau sudah diberi tahu masih melanggar, akibatnya ditanggung sendiri, yaitu jatuh dalam dosa karena melanggar.
Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya. Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi." Matius 25:14-30

Pada hamba yang jujur, setia, taat, dan bertanggung jawab, dipuji baik sekali oleh tuannya. Tuannya mengatakan, “Hai, hambaku yang baik dan setia, engkau setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil maka aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar.

Bagi hamba yang malas dan terlalu banyak perhitungan, tidak melakukan tugas, serta banyak bicara, tuannya akan berkata kepada hamba itu,” Hai hamba yang jahat dan malas yang tidak melakukan perintahku, tercampaklah engkau ke dalam kegelapan yang paling gelap dan terdapat ratap dan kertak gigi.

Nah, sekarang sudah jelas apa yang dikatakan Firman Tuhan tentang tanggung jawab. Bagaimana respon kita terhadap tanggung jawab yang sudah diberikan Tuhan kepada kita? Sudahkah kita melaksanakannya dengan baik?
Oleh: Pdp. Lilik-Jember

TRIBULASI (MASA 7 TAHUN)


Tribulasi adalah masa 7 tahun yang akan datang di mana Tuhan akan mengakhiri masa pendisiplinan terhadap Israel dan menyelesaikan penghakiman terhadap dunia yang tidak percaya.
Gereja, yang terdiri dari semua orang yang telah percaya pada pribadi dan karya Tuhan
Yesus yang menyelamatkan mereka dari hukuman dosa, tidak akan ada dalam dunia pada saat Tribulasi. Gereja akan diangkat dari dunia ini dalam peristiwa yang disebut Pengangkatan orang percaya (1 Tesalonika 4:13-18; 1 Korintus 15:51-53).

Gereja dilepaskan dari murka yang akan datang
Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, 1 Tesalonika 5:9

Dalam Alkitab, Tribulasi disebut dengan berbagai nama, seperti misalnya:
1) Hari Tuhan (Yesaya 2:12; 13:6, 9; Yoel 1:15; 2:1, 11, 31, 3:14; 1 Tesalonika 5:2)
2) Kesusahan atau kesengsaraan (Ulangan 4:30; Zefanya 1:15)
3) Kesengsaraan besar yang menunjuk pada masa yang paling berat pada bagian akhir dari masa 7 tahun (Matius 24:21).
4) Hari atau waktu kesesakan (Daniel 12:1; Zefanya 1:15).
5) Waktu kesusahan bagi Yakub (Yeremia 30:7)

Untuk memahami tujuan dan waktu dari Tribulasi, kita perlu mengerti

Tujuh puluh kali tujuh masa telah ditetapkan atas bangsamu dan atas kotamu yang kudus, untuk melenyapkan kefasikan, untuk mengakhiri dosa, untuk menghapuskan kesalahan, untuk mendatangkan keadilan yang kekal, untuk menggenapkan penglihatan dan nabi, dan untuk mengurapi yang maha kudus.
Maka ketahuilah dan pahamilah: dari saat firman itu keluar, yakni bahwa Yerusalem akan dipulihkan dan dibangun kembali, sampai pada kedatangan seorang yang diurapi, seorang raja, ada tujuh kali tujuh masa; dan enam puluh dua kali tujuh masa lamanya kota itu akan dibangun kembali dengan tanah lapang dan paritnya, tetapi di tengah-tengah kesulitan. Sesudah keenam puluh dua kali tujuh masa itu akan disingkirkan seorang yang telah diurapi, padahal tidak ada salahnya apa-apa. Maka datanglah rakyat seorang raja memusnahkan kota dan tempat kudus itu, tetapi raja itu akan menemui ajalnya dalam air bah; dan sampai pada akhir zaman akan ada peperangan dan pemusnahan, seperti yang telah ditetapkan. Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali tujuh masa. Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan; dan di atas sayap kekejian akan datang yang membinasakan, sampai pemusnahan yang telah ditetapkan menimpa yang membinasakan itu." Daniel 9:24-27

Bagian dari kitab Daniel ini berbicara mengenai 70 minggu yang telah ditetapkan atas “bangsamu.” “Bangsa” Daniel adalah orang-orang Yahudi, bangsa Israel, dan yang dikatakan oleh Daniel 9:24 adalah masa yang Tuhan berikan untuk “melenyapkan kefasikan, untuk mengakhiri dosa, untuk menghapuskan kesalahan, untuk mendatangkan keadilan yang kekal, untuk menggenapkan penglihatan dan nabi, dan
untuk mengurapi yang maha kudus.”

Tuhan menetapkan “70 minggu” untuk menggenapi semua ini. Adalah penting untuk dimengerti bahwa ketika disebutkan “70 minggu” yang dimaksudkan bukan minggu sebagaimana kita ketahui (7 hari). Kata Bahasa Ibrani (heptad) yang diterjemahkan sebagai minggu dalam Daniel 9:24-27 secara harafiah berarti “7,” dan 70 minggu secara harafiah berarti 70 kali 7.

Masa yang Tuhan bicarakan ini sebenarnya adalah 70 kali 7 tahun atau 490 tahun. Ini dikonfirmasikan oleh ayat lain dalam kitab Daniel. Dalam ayat 25 dan 26 Daniel diberitahukan bahwa sang Mesias akan disingkirkan selama 7 minggu dan 62 minggu (total 69 minggu) mulai dari perintah untuk membangun kembali Yerusalem. Dengan kata lain 69 x 7 tahun (483 tahun) setelah perintah untuk mendirikan Yerusalem Mesias akan disingkirkan.

Sejarahwan Alkitab mengkonfirmasikan bahwa 483 tahun telah berlalu sejak dari saat perintah untuk mendirikan Yerusalem sampai saat Yesus disalibkan. Kebanyakan sarjana Kristen, apapun pandangan eskatologis (masa-masa/peristiwa-peristiwa yang akan datang) mereka, memahami 70 minggu dalam kitab Daniel dengan pengertian yang sama dengan yang telah diuraikan di atas.

Dengan berlalunya 483 tahun dari perintah untuk mendirikan Yerusalem sampai pada penyingkiran Mesias, maka hanya tinggal 1 minggu (7 tahun) dari Daniel 9:24 yang masih harus digenapi “untuk melenyapkan kefasikan, untuk mengakhiri dosa, untuk menghapuskan kesalahan, untuk mendatangkan keadilan yang kekal, untuk menggenapkan penglihatan dan nabi, dan untuk mengurapi yang maha kudus.”
Masa 7 tahun yang terakhir ini dikenal sebagai masa Tribulasi – masa di mana Tuhan akan mengakhiri penghakiman atas Israel karena dosa-dosa mereka.

Daniel 9:27 memberi beberapa pokok-pokok penting dalam masa 7 tahun Tribulasi. Daniel 9:27 mengatakan “Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali tujuh masa.
Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan; dan di atas sayap kekejian akan datang yang membinasakan, sampai pemusnahan yang telah ditetapkan menimpa yang membinasakan itu." Pribadi yang dibicarakan dalam ayat ini adalah yang disebutkan oleh Yesus sebagai “Pembinasa keji”

"Jadi apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat kudus, menurut firman yang disampaikan oleh nabi Daniel para pembaca hendaklah memperhatikannya Matius 24:15
Dan disebut binatang dalam Wahyu 13. Daniel 9:27 mengatakan bahwa binatang itu akan menempatkan patung dirinya di tempat suci dan menuntut dunia untuk menyembah dia. Wahyu 13:5 menjelaskan bahwa ini akan terjadi selama 42 bulan, yaitu 3½ tahun. Karena Daniel 9:27 mengatakan bahwa ini akan terjadi pada tengah minggu, dan Wahyu 13:5 mengatakan bahwa binatang ini akan melakukan hal ini untuk masa 42 bulan, adalah mudah untuk melihat bahwa total lamanya adalah 84 bulan atau 7 tahun.

Ia akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, dan akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi; ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa. Daniel 7:25

Di mana “satu masa, dua masa dan setengah masa” (satu masa = 1 tahun; dua masa = 2 tahun; setengah masa = ½ tahun; keseluruhannya 3½ tahun) juga merujuk pada Kesengsaraan Besar, bagian terakhir dari 7 tahun Tribulasi ketika “kekejian yang menyebabkan kebinasaan” (binatang) akan berkuasa.

Untuk referensi lebih lanjut mengenai Tribulasi, lihat
Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya." Dan Aku akan memberi tugas kepada dua saksi-Ku, supaya mereka bernubuat sambil berkabung, seribu dua ratus enam puluh hari lamanya
Wahyu 11:2-3
Berbicara mengenai 1,260 hari dan 42 bulan.
Sejak dihentikan korban sehari-hari dan ditegakkan dewa-dewa kekejian yang membinasakan itu ada seribu dua ratus dan sembilan puluh hari. Berbahagialah orang yang tetap menanti-nanti dan mencapai seribu tiga ratus tiga puluh lima hari. Daniel 12:11-12

Berbicara mengenai 1,290 hari dan 1,335 hari yang kesemuanya menunjuk pada pertengahan Tribulasi. Hari-hari selebihnya dalam Daniel 12 mungkin termasuk masa pada akhir dari penghakiman terhadap bangsa-bangsa (Matius 25:31-46) dan masa untuk mendirikan Kerajaan Seribu Tahun milik Kristus

Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama
dengan Kristus untuk masa seribu tahun. Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu. Inilah kebangkitan pertama. Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya.
Wahyu 20:4-6
Oleh: Ev. Liem Thin Ping


AKU TIDAK MELUPAKANMU


Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau. Yesaya49:15 (TB)
"Tidak mungkin! Mungkinkah seorang ibu melupakan bayinya dan tidak mengasihi anak yang dari kandungannya? Sekalipun seandainya mungkin, Aku tidak akan melupakan engkau. Yesaya 49:15(FAYH)
Tidak akan ditinggalkan sebagai yatim piatu
Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu. Yohanes 14:18
Tuhan memperhatikan kesengsaraan ummat-Nya

Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umat-Ku di tanah Mesir dan Aku telah mendengar keluh kesah mereka, dan Aku telah turun untuk melepaskan mereka; karena itu marilah, engkau akan Kuutus ke tanah Mesir. Kisah Rasul 7:34

Tuhan mendengar “seruan” umat-Nya
Dan TUHAN berfirman: "Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umat-Ku di tanah Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah-pengerah mereka, ya, Aku mengetahui penderitaan mereka. Keluaran 3:7

Tuhan Yesus melihat segala kesusahan kita
Ketika Ia melihat betapa payahnya mereka mendayung karena angin sakal, maka kira-kira jam tiga malam Ia datang kepada mereka berjalan di atas air dan Ia hendak melewati mereka. Markus 6:48

Tuhan tahu kesusahan dan kemiskinan kita
Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu--namun engkau kaya--dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis. Wahyu 2:9

Kalau Tuhan tahu segala kesusahan kita,mengapa sekarang kita harus menderita?
Penderitaan menghasilkan kemuliaan kekal
Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami. II Korintus 4:17

Yang mau hidup beribadah kepada Tuhan,akan menderita aniaya
Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya, II Timotius 3:12

Jangan takut,sebab kuasa Tuhan ada menyertai kita
Jawabnya: "Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita dari pada yang menyertai mereka." II Raja-raja 6:16

Jangan takut, dan janganlah bimbang
janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan. Yesaya 41:10


Mengapa tidak boleh bimbang?
Karena orang yang bimbang,tidak akan mendapat apa-apa
Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.
Yakobus 1:6,7

Sebab itu janganlah takut
Bukankah burung pipit dijual lima ekor dua duit? Sungguhpun demikian tidak seekorpun dari padanya yang dilupakan Allah, bahkan rambut kepalamupun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.
Lukas 12:6,7
Oleh: Pdt Robby Scramm-Mojoagung

Rabu, 18 Mei 2011

METAMORFOSIS


Metamorfosis adalah proses biologis, yang meliputi perubahan bentuk binatang. Metamorfosis ada dua macam. Yaitu metamorfosis sempurna dan tidak sempurna.
Metamorfosis sempurna contohnya adalah kupu-kupu.
Dikatakan metamorfosis sempurna karena untuk menjadi kupu-kupu, ia harus melewati fase kepompong. Sedangkan metamorfosis tidak sempurna contohnya antara lain, kecoak, nyamuk, dll.
Mengapa ‘TEMA’nya metamorfosis? Karena dalam kehidupan, manusia juga sebenarnya melalui metamorfosis. Itu adalah salah satu tahap dalam kehidupan kita.

Metamorfosis kupu-kupu terdiri dari:
1. Telur.
Telur kupu-kupu saat pertama kali di keluarkan keras dan kulitnya bergerigi seperti cangkang. Telurnya juga dilapisi dengan cairan yang lengket seperti lem. Ini seumpama diri kita yang pertama kali dilahirkan di dunia ini oleh orang tua kita. Kita pun juga keras, dan lengket dengan dosa. Karena sebenarnya saat kita lahir ke dunia ini, kita sudah berdosa.
Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.
Mazmur 51:7
2. Ulat.
Setelah kita lahir ke dunia, dan kita masih hidup dalam kedagingan kita, maka kita seumpama yang rakus dan merusak. Yang bisa kita kerjakan hanyalah merusak. Ulat merusak pemandangan dan memakan daun-daun yang ada. Sehingga daun-daun menjadi berlubang dan tidak indah dipandang mata. Ulat juga ada yang menimbulkan gatal-gatal di kulit. Bahkan kita mendengar berita, bahwa ada pembasmian ulat besar-besaran beberapa waktu yang lalu.
Kita juga terkadang seperti ulat itu. Kita secara tidak sadar telah merusak kehidupan kita sendiri, yaitu dengan dosa-dosa yang kita perbuat.

Karena dahulu kita juga hidup dalam kejahilan: tidak taat, sesat, menjadi hamba berbagai-bagai nafsu dan keinginan, hidup dalam kejahatan dan kedengkian, keji, saling membenci. Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia, pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus, yang sudah dilimpahkan-Nya kepada kita oleh Yesus Kristus, Juruselamat kita, supaya kita, sebagai orang yang dibenarkan oleh kasih karunia-Nya, berhak menerima hidup yang kekal, sesuai dengan pengharapan kita.
Titus 3:3-7
3. Kepompong.
Berbeda dengan ulat yang sangat aktif dan perusak. Kepompong selalu berdiam diri. Ia tidak merusak sama sekali. Ini adalah fase yang tidak kalah penting, untuk menjadi seekor kupu-kupu. Dalam kepompong inilah, sayap dan organ-organ tubuh kupu-kupu yang lain bisa terbentuk.
Alkisah ada seorang anak yang merasa kasihan melihat seekor kupu-kupu berjuang untuk keluar dari kepompongnya. Lalu, ia berinisiat if untuk menolongnya, dengan cara merobek kepompong itu. Memang, kupu-kupu itu masih bisa hidup, tetapi ia cacat. Ia tidak bisa terbang, karena sayapnya masih belum tumbuh dengan sempurna
dan terlalu lemah.
Semua perkara yang dibuat Tuhan pasti memiliki sebuah maksud. Kita harus melewati semua prosesnya agar hasilnya bisa maksimal dan sempurna. Memang, kupu-kupu itu kalau dibantu keluar dari kepompongnya bisa lebih nyaman. Tetapi, akibatnya ia tidak bisa terbang. Berbeda dengan kupu-kupu yang bersusah payah dan melalui sakit yang begitu luar biasa untuk keluar dari kepompongnya, ia akan bisa terbang menjadi kupu kupu yang indah.

4. Kupu-kupu.
Ini adalah fase terakhir dari metamorfosis kupu-kupu. Kupu-kupu yang begitu indah, membuat semua mata memandang ke arahnya. Kupu-kupu juga sangat berbeda dengan telur yang keras dan lengket, ulat yang merusak, ataupun kepompong yang hanya bisa berdiam diri.
Marilah melalui Firman Tuhan kali ini, kita mau belajar untuk menjadi seekor kupu-kupu yang cantik di mata Tuhan. Marilah kita hiasi Rumah Allah dengan warna-warni cerah kita.
Oleh: Sdri Elizabeth

TAMU PERJANJIAN


Karena Yesus melihat, bahwa tamu-tamu berusaha menduduki tempat-tempat kehormatan, Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka: "Kalau seorang mengundang engkau ke pesta perkawinan, janganlah duduk di tempat kehormatan, sebab mungkin orang itu telah mengundang seorang yang lebih terhormat dari padamu, supaya orang itu, yang mengundang engkau dan dia, jangan datang dan berkata kepadamu: Berilah tempat ini kepada orang itu. Lalu engkau dengan malu harus pergi duduk di tempat yang paling rendah. Tetapi, apabila engkau diundang, pergilah duduk di tempat yang paling rendah. Mungkin tuan rumah akan datang dan berkata kepadamu: Sahabat, silakan duduk di depan. Dan dengan demikian engkau akan menerima hormat di depan mata semua tamu yang lain. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan." Dan Yesus berkata juga kepada orang yang mengundang Dia: "Apabila engkau mengadakan perjamuan siang atau perjamuan malam, janganlah engkau mengundang sahabat-sahabatmu atau saudara-saudaramu atau kaum keluargamu atau tetangga-tetanggamu yang kaya, karena mereka akan membalasnya dengan mengundang engkau pula dan dengan demikian engkau mendapat balasnya. Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta. Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu. Sebab engkau akan mendapat balasnya pada hari kebangkitan orang-orang benar." Lukas 14:7-14

Dalam kisah ini, Tuhan mengajarkan untuk duduk di paling belakang. Bila tuan rumah datang kepadamu dan berkata, “Silahkan duduk di depan” maka dengan cara demikianlah kita menerima hormat dari orang lain. Karena pada awalnya kita mau merendahkan diri di hadapan semua orang.
Bayangkan saja, kalau seandainya kita duduk di paling depan, padahal tempat itu telah ditujukan untuk orang lain, maka pada saat orang yang memiliki meja itu datang, kita dengan malu pasti harus meninggalkan meja tersebut. Agar kita tidak malu, maka rendahkanlah diri kita di hadapanNya, maka Ia akan meninggikan kita pada waktunya.

Di sini diceritakan bahwa sebaiknya kita mengundang orang-orang yang tidak mampu (secara rohani), untuk bersama-sama menikmati kebahagiaan dengan kita. Karena bila kita membawa orang yang mampu, maka balasan kita hanya sekedar hadiah dari orang tersebut. Lain hal-nya dengan kita mengundang orang yang miskin, cacat, dll. Mereka tidak mampu membalasnya langsung, maka Allah melihat dan pasti akan membalas perbuatan kita.

Tetapi, janganlah kita hanya menginginkan balasan dari Tuhan semata. Tetapi, biarlah kita melakukannya karena kita mengasihi mereka dan menganggap mereka adalah sahabat kita.
Untuk menikmati setiap hari selalu baru, Fresh dan hidup berkelimpahan, bukanlah tidak ada syarat-syaratnya. Kita harus taat dan setia, menabur banyak dan dengan kasih. Maka bila saatnya tiba, kita akan menuai berkat-berkatNya dengan sukacita. Amin!
Oleh: Pdp. Lilik-Jember

KASIH YANG DICURAHKAN


Sering kita dengar tentang kasih Allah yang dicurahkan pada kita manusia. Namun banyak dari kita merasa bingung, kasih Allah seperti apa ya ? Mengapa aku tidak bisa
merasa damai sejahtera.
Saudaraku yang terkasih dalam Kristus, KASIH ALLAH SESUNGGUHNYA DI CURAHKAN KE DALAM HATI KITA.
Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih ALLAH telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. Roma 5:5
Jelas sekali bahwa kasih ALLAH akan dicurahkan ke dalam hati kita oleh Roh Kudus. Oleh sebab itu, hati kita yang merupakan wadah, harus dibersihkan, agar ada ruang untuk kasih Allah yang akan dicurahkan bagi kita.

Kosongkan dari segala amarah, kesedihan, perjinahan, rencana jahat, dll. Jagalah hati kita agar tetap terpelihara. Sehingga kasih Allah Dapat kita rasakan, dan jika kita sudah bisa merasakan kasih Allah, maka kita akan merasa damai sejahtera.
Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. Amsal 4:23

Susahnya menjaga hati, sebab setiap hari kita selalu akan menemui hal-hal yang membuat kita marah, sedih, kesal, bahkan godaan untuk berjinah dari dalam hati, mungkin kita akan bertemu dengan keadaan yang memaksa kita untuk berbuat tidak layak, dll.
Sebab memang kita masih hidup didunia dan masih terpengaruh dengan kedagingan dan keadaan sekitar kita. Untuk dapat menjaga hati kita kita serahkan setiap hari kepada Tuhan.
SEBAB HANYA DIA YANG MAMPU MENJAGA PERASAAN KITA. ALIRAN KASIH AKAN MEMANCAR DALAM HATI. KITA AKAN MERASA TENANG. BISA TERSENYUM, BISA TERTAWA, DITENGAH PERSOALAN HIDUP. SEBAB ADA KASIH ALLAH DALAM HATI YANG BERSIH.
Oleh: Pdt. Robby Schramm-Mojoagung

PHOBIA


Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan. II Korintus 9:8
Fobia adalah rasa ketakutan yang berlebihan pada sesuatu hal atau fenomena. Istilah “phobia” berasal dari kata “phobi” yang artinya ketakutan atau kecemasan yang sifatnya tidak rasional; yang dirasakan dan dialami oleh seseorang.
Fobia bisa dikatakan dapat menghambat kehidupan orang yang mengidapnya. Bagi sebagian orang, perasaan takut seorang pengidap Fobia sulit dimengerti. Itu sebabnya, pengidap tersebut sering dijadikan bulan bulanan oleh teman sekitarnya.

Ada perbedaan "bahasa" antara pengamat fobia dengan seorang pengidap fobia. Pengamat fobia menggunakan bahasa logika sementara seorang pengidap fobia biasanya menggunakan bahasa rasa. Bagi pengamat dirasa lucu jika seseorang berbadan besar, takut dengan hewan kecil seperti kecoak atau tikus. Sementara di bayangan mental seorang pengidap fobia subjek tersebut menjadi benda yang sangat besar, berwarna, sangat menjijikkan ataupun menakutkan.

Dalam keadaan normal setiap orang memiliki kemampuan mengendalikan rasa takut. Akan tetapi bila seseorang terpapar terus menerus dengan subjek Fobia, hal tersebut berpotensi menyebabkan terjadinya fiksasi.

Fiksasi adalah suatu keadaan dimana mental seseorang menjadi terkunci, yang disebabkan oleh ketidak-mampuan orang yang bersangkutan dalam mengendalikan perasaan takutnya. Penyebab lain terjadinya fiksasi dapat pula disebabkan oleh suatu keadaan yang sangat ekstrem seperti trauma bom, terjebak lift dan sebagainya.

Contohnya
Rachel Green dalam serial Friends. Tokoh yang di perankan Jennifer Anniston ini ceritanya selalu menjauhi ayunan karena waktu kecil, rambutnya pernah menyangkut di rantai pegangannya.
R.Kelly, Whoopi Goldberg dan Dalai Lama, termasuk kategori selebrities, yaitu phobia terbang.

Kim Basinger, Rose McGowan dan si bintang Home Alone, Macaulay Culkin adalah penderita takut dengan tempat umum dan keramaian.

Penyanyi dan pencipta lagu, John Meyer punya 14 track di albumnya “Room for Squares”. Padahal track ke 13 tidak ada suara apa-apa alias hening selama 0,2 detik dan tidak ada title-nya di cover album. Kemungkinan besar, John Meyer pengidap takut angka 13

Masih tentang triskadeikaphobia. Adolf Hitler juga penderitanya. Pesawat temput NAZI yang tadinya bernomor seri He-112 diganti menjadi He-100 untuk menghindari adanya seri He-113.

Dan yang perlu diperhatikan, tidak ada mobil yang bernomor 13 di arena Formula 1 (F1). Mobil nomor 13 dihilangkan setelah ada dua pembalap meninggal memakai nomor tersebut.

Penyakit phobia ini kalau sudah parah, penderitanya bisa terserang panik saat melihat hal yang dia takuti. Sesak nafas, deg-degan, keringat dingin, gemetaran, bahkan sampai tidak bisa menggerakkan badannya.

Beberapa istilah sehubungan dengan fobia :
afrophobia - ketakutan akan orang Afrika atau budaya Afrika.
agoraphobia - takut pada keramaian, tempat umum
antlophobia - takut akan banjir.
arachnophobia - ketakutan pada laba-laba
Aviophobia, yaitu phobia terbang.
bibliophobia - takut pada buku
caucasophobia - ketakutan akan orang dari ras kaukasus.
cenophobia - takut akan ruangan yang kosong.
claustrophobia - takut akan naik lift.
dendrophobia - takut pada pohon
ecclesiophobia - takut pada gereja
felinophobia - takut akan kucing
genuphobia - takut akan lutut
hydrophobia — ketakutan akan air.
hyperphobia - takut akan ketinggian
iatrophobia - takut akan dokter
japanophobia - ketakutan akan orang jepang
lygopobia - ketakutan akan kegelapan
lachanophobia - ketakutan pada sayur-sayuran
necrophobia - takut akan kematian
panophobia - takut akan segalanya
photophobia - ketakutan akan cahaya.
ranidaphobia - takut pada katak
schlionophobia - takut pada sekolah
triskaidekaphobia - takut angka 13
thanatophobia - takut mati
uranophobia - ketakutan akan surga
venustraphobia - takut pada perempuan yang cantik
xanthophobia - ketakutan pada warna kuning

Apa yang menyebabkan Phobia
1. phobia disebabkan karena pernah mengalami ketakutan yang hebat atau pengalaman pribadi yang disertai perasaan malu atau bersalah yang semuanya kemudian ditekan kedalam alam bawah sadar.

2. Peristiwa traumatis di masa kecil yang menyebabkan terjadinya phobia. Imajinasi yang berlebihan dapat juga menyebabkan phobia”.

3. Ketakutan disebabkan oleh faktor keturunan.
Misalnya, mereka yang takut kepada beruang, nenek moyangnya pada waktu masih hidup di dalam gua, pernah diterkam dan hampir dimakan beruang, tapi selamat, sehingga dapat menghasilkan kita sebagai keturunannya, untuk takut terhadap sesuatu yang dapat mengancam kehidupan kita.

Ada beberapa teknik Untuk penyembuhan phobia diantaranya adalah sbb:
Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu. Filipi 4:9
1. Hypnotheraphy: pikirkan yang baik untuk menghilangkan phobia
Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. Filipi 4:8

2. Flooding: Exposure Treatment yang ekstrim.
Si penderita phobia yang ngeri kepada anjing (cynophobia), dimasukkan ke dalamruangan dengan beberapa ekor anjing jinak, sampai ia tidak ketakutan lagi.

Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! Yakobus 4:7

3. Desentisisasi Sistematis: Dilakukan exposure bersifat ringan.
Si penderita phobia yang takut akan anjing disuruh rileks dan membayangkan berada ditempat cagar alam yang indah dimana si penderita didatangi oleh anjing anjing lucu dan jinak.
Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Filipi 4:7

4. Abreaksi: melihat dan menghargai setiap karya Allah sebagai sesuatu yang agung, termasuk binatang, kegelapan, kendaraan yang lari kencang, alam dll.
Jadi lawan setiap ketakutan kita, hadapi, hampiri lebih dekat, katakan dalam dirimu engkau akan sanggup mengalahkan setiap halangan (termasuk bayangan) karena Kristus hidup dan ada dalamku.

5. Reframing: Penderita phobia selesaikan akar akar kepahitan yang ada dalam diri kita dan menjadi ciptaan baru.
Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. II Korintus 5:17

Jadi apa yang saat ini yang kita alami, Tuhan sanggup menyelesaikannya kita perlu datang ceritakan semuanya kepadaNya, percayalah tanganNya tidak kurang panjang menolong kita dengan caraNya, tidak ada yang dialkitab orang yang datang pulang dengan tangan yang hampa. Sekarang tinggal waktu untuk menantikan tanganNya bergerak.
Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. I Korintus 10:13
Oleh: Ev. Liem Thin Ping