Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Sabtu, 13 Maret 2010

DUNIA YANG HILANG (THE LOST WORLD)



D U N I A I : Manusia mengalami masa kecil yang bahagia dan juga mendambakan kebahagiaan yang sama setelah dewasa. Mereka melakukan berbagai cara untuk meraih kebahagiaan masa lalunya. Saat ia mengalami permasalahan, ia selalu berkata tentang masa lalunya yang bahagia..

D U N I A II : Manusia tidak mengalami kebahagiaan pada masa kecilnya dan hingga dewasa ia juga merasa tidak bahagia. Akhirnya, ia merasa putus asa karena tidak tahu jalan mana yang harus ia tuju. Ia merasa diperbudak oleh kehidupan. Kehidupan baginya seperti menjalani rotasi waktu yang tak kunjung berhenti. Ia merasa kehidupannya tidak berguna karena ia hanya menjalani rutinitas sehari-hari.

D U N I A III :
Manusia tidak mengalami kebahagiaan pada masa kecilnya, tapi waktu dewasa ia merasa bahagia, jadi saat dewasa ia ingin mengisi kehidupan masa kecilnya yang telah hilang. Akhirnya, sifatnya jadi seperti anak-anak, ingin disayang, dimanja, disuapi, diperhatikan atau bermain permainan yang masa kecilnya ia tidak nikmati..

D U N I A IV :
Manusia mengalami masa kecil yang bahagia. setelah dewasa juga mengalami kebahagiaan yang sama. Semua fasilitas itu membuat ia menjadi sombong, keras hati, semaunya sendiri, dan tidak mau diatur.

Manusia dalam menghadapi kenyataan yang ada, bila tidak sesuai dengan yang diharapkannya, akan menuju ke Dunia Maya (daya khayal yang negatif). Kalau khayalannya dibuahi akan menimbulkan kerusakan.
Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.Yakobus 1:14,15

Selain Kristus, Dunia sering kali juga menawarkan banyak cara untuk menyelesaikannya.
Setiap orang masuk dalam setiap tawaran itu. Sadar atau tidak kita sebagai orang Kristen juga menerima tawaran dari Dunia ini. Karena kita merasa cara Tuhan tidak kunjung datang, atau cara kerja Tuhan terlalu rumit, sehingga manusia menuju cara alternative dalam menyelesaikan setiap permasalahannya.

Manusia cenderung lari atau tertutup saat membicarakan masalahnya karena ia ingin orang tak tahu banyak tentang DUNIANYA YANG SUDAH HILANG.
Manusia cenderung lari dan tidak mengingatnya dari pada menyelesaikannya hingga hidupnya selalu dirundung kesedihan (menangis sendiri, tiba-tiba jadi marah, atau kecenderungan merusak diri sendiri maupun orang lain)
Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.Ibrani 12:15

Saat menghadapi masalah itu kita harus melihat sisi positifnya, yaitu setiap permasalahan yang terjadi Tuhan punya rencana dalam hidup kita untuk diproses menjadi Emas yang murni

Sesungguhnya, Aku telah memurnikan engkau, namun bukan seperti perak, tetapi Aku telah menguji engkau dalam dapur kesengsaraan.Yesaya 48:10

Aku akan menaruh yang sepertiga itu dalam api dan akan memurnikan mereka seperti orang memurnikan perak. Aku akan menguji mereka, seperti orang menguji emas. Mereka akan memanggil nama-Ku, dan Aku akan menjawab mereka. Aku akan berkata: Mereka adalah umat-Ku, dan mereka akan menjawab: TUHAN adalah Allahku!"Zakharia 13:9

Dalam proses pengujian kita sering gagal, dalam kegagalan kita perlu Yesus yang menompang hidup kita.
Karena Kitab Suci berkata: "Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan." Roma 10:11

Saat ini temukan dunia itu kembali! Dunia yang penuh kedamaian, sukacita dan hari depan yang penuh pengharapan. Bila perlu kita cari sampai dapat. Saat kita menemukan dan memegangnya (meraihnya), kita akan menikmati bagaimana Damai Sejahtera itu melimpah dalam hidup kita.

Lalu bagaimana mendapatkan damai itu:
Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti, maka keturunanmu akan seperti pasir dan anak cucumu seperti kersik banyaknya; nama mereka tidak akan dilenyapkan atau ditiadakan dari hadapan-Ku."Yesaya 48 :18,19

Gunakan waktumu yang ada sekarang untuk mencarinya, jangan sampai terlambat! Miliki damai itu, maka anak cucumu dan engkau sendiri akan ada dalam gengamanNya. Tanah liat yang jelek saat dipegang oleh seorang tukang periuk yang ahli, ia akan bernilai, sebuah balok kayu yang dipegang oleh seorang pemahat akan menjadi bernilai, apalagi hidup kita bila dipegang oleh tangan yang berkuasa.
Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.Mazmur 139:13

Kalau dari semula Ia telah memulai kenapa kita tak biarkan Ia meneruskan pekerjaanNya hingga selesai dalam hidup kita.
Oleh: Ev. Liem Thin Ping

Minggu, 07 Maret 2010

BISA MEMBAYAR CICILAN SEPEDA MOTOR DAN MELANJUTKAN KULIAH CUCUNYA

Nama: Bu Cahya-Jember (1 Maret 2010)
Saya pada waktu selesai memimpin PD di Jember, saya dihampiri oleh jemaat saya yang bercerita mengenai masalahnya. Dia mengambil kreditan sepeda motor yang pembayarannya belum dibayar tiga kali angsuran, kendaraan itu akhirnya disita oleh dealer.
Saya berdoa bersama Bu Cahya dan mengusulkan untuk segera ke dealer tersebut. Puji Tuhan, dealer yang pada saat menyita berkesan menekan dan mempersulit, pada akhitnya memberikan kesempatan kepada Bu Cahya beberapa hari untuk melunasinya.
Pada saat itu, Bu Cahya juga sedang tidak memiliki uang untuk melunasi sepeda motor tersebut. Tetapi melalui mujizat Tuhan, keesokan harinya mantan suami Bu Cahya datang membawa uang untuk pembayaran kendaraan tersebut dan juga memberikan separo uang kuliah cucnya. Akhirnya cucunya bisa mendapatkan sepeda motornya kembali dan melanjutkan kuliahnya.



BERPENYAKIT PROSTAT DAN USUS GEPENG AKHIRNYA SEMBUH

Nama: NN-Mojokerto (Akhir Februari 2010)
Saya diajak teman saya untuk mendoakan ayahnya yang sedang sakit dan dirawat di RS Adi Husada Surabaya. Menurut hasil pemeriksaan dokter, ayah teman saya tersebut terkena penyakit prostat dan ususnya gepeng/cemet.
Dan pasien ini mengalami kesulitan buang air besar selama beberapa hari, dan menurut dokter kalau tidak bisa buang air besar teru-menerus sangat berbahaya. Saya akhirnya mendoakannya. Saat saya masih berada di Adi Husada, pasien tersebut sudah bisa buang air besar. Ini semua karena kemurahan Tuhan. Puji Tuhan



DAHI YANG RETAK TUHAN SANGGUP SEMBUHKAN

Nama: NN-Surabaya(Kurang lebih minggu keempat februari 2010)
Saya diajak ke RS William Booth karena ada seseorang teman saya yang mengalami kecelakaan. Setelah saya melihat keadaannya, saya terkejt karena batok kepalanya pecah dan menurut dokter tidak bisa dipasang kembali karena sudah hancur, begitu juga dengan kulit kepalanya
Pada waktu saya disuruh mendoakan oleh keluarganya, teman saya tersebut baru selesai dioperasi. saya juga sempat berpikir dalam hati kecil saya apakah masih ada kemungkinan untuk sembuh. Tetapi, saya tetap berdoa, karena yang memberikan kesembuhan hanyalah Tuhan.
Tiga hari kemudian, saya mendapat kabar bahwa teman saya sudah bisa pulang dan dinyatakan sembuh. Ini semua berkat kemurahan Tuhan. Yang manusia katakan mustahil, tetapi bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Puji Tuhan



TUJUAN TUHAN MEMBERKATI KITA

Mazmur 67:1-8
Kita semua diciptakan sempurna dibandingkan ciptaan Tuhan yang lainnya. Semua itu karena Tuhan mengasihi kita. Dalam kehidupan kita, Tuhan tidak pernah berhenti memberkati kita. ‘Berkat’ selalu menjadi menu perbincangan yang menarik bagi anak-anak Tuhan. Siapa yang tidak mau berkat? Setiap orang pasti tidak mau ketinggalan bila ada berkat. Berkat merupakan simbol betapa Tuhan mengasihi kita.
Banyak pula di antara orang Kristen sering berkata, “Sudah lama aku mengikut Tuhan kok masih belum diberkati?” perkataan itu sebenarnya salah, orang yang berkata demikian berarti ornag itu belum menyadari betul arti dari berkat itu. Tuhan tidak pernah berhenti memberkati kita.

Tujuan Tuhan memberkati kita sebagi anak Tuhan adalah:
Supaya kita memiliki rasa takut kepada Tuhan. Di dalam ‘taku akan Tuhan’ tercangkup rasa hormat. Demikian juga dengan berkat yang kita terima, kita dapat memuliakan nama Tuhan, menaikkan pujian syukur, serta mengasihi Tuhan lebih lagi. Bukankah kita tahu bahwa hanya oleh anugerah dan rahmatNya berkat turun atas kita.
Supaya kita menjadi berkat bagi orang lain yang ada di sekitar kita. Demikian juga berkat Tuhan yang turun atas Abaraham (Kejadian 12:2) Kita disebut sebagai keturunan Abaraham, karena berkat Tuhan yang turun atas Abraham. Kita juga disebut sebagai milik Tuhan (Galatia 3:29). Berkat yang kita terima bukan seharusnya dikonsumsi diri sendiri, melainkan harus dibagikan kepada saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan uluran tangan kita, untuk iu, hati kita perlu dijamah oleh Roh Kudus, supaya dari dalam memancar kasih Kristus. Tapi, di sisi lain, janganlah ada manusia yang menggantungkan dirinya kepada manusia. Kita haruslah bersandar dan berharap kepada Tuhan.
Supaya kerajaan Allah diperluas di permukaan bumi. Pemberitaan injil ke seluruh dunia sangat membutuhkan banyak dana dan biaya. Bahkan di zaman para rasul dulu, jemaat tuhan sudah ikut terlibat dalam pembiayaan perjalanan para hamba Tuhan dalam memberitakan injil. Contohnya: jemaat di Makedonia. Walaupun keadaan pas-pasan, mereka kaya dalam kemurahan dan turut mengambil bagian dalam pelayanan orang-orang kudus (II Korintus 8:5a). Sungguh luar biasa berkat yang diberikan Tuhan dalam hidup kita. Sekarang tinggal kita yang harus mengerti keinginan Tuhan. Kita harus bisa menyenangkan hati Tuhan. Berkat dari Tuhan adalah untuk kebesaran dan kemuliaanNya saja.
Oleh: Sdri. Maria

MANTAN ORANG YANG DIURAPI

Saul orang yang pernah diurapi,
Lalu Samuel mengambil buli-buli berisi minyak, dituangnyalah ke atas kepala Saul, diciumnyalah dia sambil berkata: "Bukankah TUHAN telah mengurapi engkau menjadi raja atas umat-Nya Israel? Engkau akan memegang tampuk pemerintahan atas umat TUHAN, dan engkau akan menyelamatkannya dari tangan musuh-musuh di sekitarnya. Inilah tandanya bagimu, bahwa TUHAN telah mengurapi engkau menjadi raja atas milik-Nya sendiri: I Samuel 10:1

Kenapa ia menjadi mantan :
Mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan yang harusnya Samuel yang
melakukannya.(ia mau jadi seperti Samuel)
Ia menunggu tujuh hari lamanya sampai waktu yang ditentukan Samuel. Tetapi ketika Samuel tidak datang ke Gilgal, mulailah rakyat itu berserak-serak meninggalkan dia. Sebab itu Saul berkata: "Bawalah kepadaku korban bakaran dan korban keselamatan itu." Lalu ia mempersembahkan korban bakaran. I Samuel 13:8,9

Tidak taat dalam melangkah
Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai.” I Samuel 15:3
Tetapi Saul dan rakyat itu menyelamatkan Agag dan kambing domba dan lembu-lembu yang terbaik dan tambun, pula anak domba dan segala yang berharga: tidak mau mereka menumpas semuanya itu. Tetapi segala hewan yang tidak berharga dan yang buruk, itulah yang ditumpas mereka. I Samuel 15:9

Akibat ketidaktaatan Saul jadi kerasukan setan, darimana kuasa itu masuk?
Karena Roh Allah undur dari diri Saul
Tetapi Roh TUHAN telah mundur dari pada Saul, dan sekarang ia diganggu oleh roh jahat yang dari pada TUHAN. I Samuel 16:14
Karena selalu melawan atau menolak perintah Tuhan lama-kelamaan manusia tidak bisa peka akan suara dan kehendakNya.
Kalau ia tetap mendengar suara Tuhan itu pasti bukan dari Tuhan.

Bisa bisa orang yang dilayani bisa transfer keorang itu, itu berbeda dengan orang yang tak tahu apa-apa berdoa. Ia akan dilayakkan oleh Tuhan.

Ciri orang yang mantan diurapi
Ia selalu menunjukkan bahwa ia masih mampu walaupun Roh Allah meninggalkan dia. Dengan cara ia pernah mendokan lalu sembuh (semua masa lalu), tapi masa sekarang hampir tidak ada. Semua yang dilakukan (sampai sekarang) berdasarkan pengalaman.
Hidup penuh dengan kebencian dan iri hati ,karena ia sudah tidak bisa apa-apa Saul ingin membunuh Daud, kita juga menjatuhkan orang, saya rusak orang lain juga.
Ingin menunjukan kalau dirinya masih bisa, bukan Yesusnya yang sanggup tapi kita masih sanggup.
Hidupnya tidak mau diatur oleh Tuhan yang ada kemauannya saja.

Kemewahan tidak layak bagi orang bebal, apalagi bagi seorang budak memerintah pembesar. Amsal 19:10

Bagaimana kita bisa dipulihkan
Kembali kepada panggilannya semula seperti Yunus.
Jangan menawar kalau Ia memanggil.
Kembali kekasih mula mula.
Hidup mau diatur oleh Tuhan.
Percayakan hidupmu padaNya secara total.
Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak; Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang.
Mazmur 37:5,6
Oleh: Ev. Liem Thin Ping

Awal Sebuah Penggenapan Janji

Kemudian berpesanlah Yakub kepada mereka: "Apabila aku nanti dikumpulkan kepada kaum leluhurku, kuburkanlah aku di sisi nenek moyangku dalam gua yang di ladang Efron, orang Het itu, dalam gua yang di ladang Makhpela di sebelah timur Mamre di tanah Kanaan, ladang yang telah dibeli Abraham dari Efron, orang Het itu, untuk menjadi kuburan milik.Di situlah dikuburkan Abraham beserta Sara, isterinya; di situlah dikuburkan Ishak beserta Ribka, isterinya, dan di situlah juga kukuburkan Lea; ladang dengan gua yang ada di sana telah dibeli dari orang Het." Kejadian 49:29-32.

Menjelang Pileg maupun Pilpres, banyak tokoh politik yang “nyekar” ke makam orang-orang terkenal dinegara ini. Salah satu makam yang paling digemari adalah makam Bung Karno di Blitar.
Entah apa motivasi kedatangan mereka, bisa minta doa restu atau menarik simpati massa.

Berbicara masalah makam, sesungguhnya ada sebuah makam yang lebih terkenal dan lebih bermakna dibandingkan dengan makam tokoh tokoh yang ada, yaitu makam Abraham dan keluarganya di Gua Makhpela, yang berada di Hebron.

Abraham sendiri membeli tempat itu, yang pertama-tama diperuntukkan bagi makam Sara. Ia memperoleh Gua Makhpela melalui transaksi jual beli yang sah.
Dengan disahkan juga oleh seluruh bani Het, Abraham membayar 400 syikal perak, seperti yang disepakati oleh pemiliknya, yaitu Efron bin Zohar.

Lalu Abraham menerima usul Efron, maka ditimbangnyalah perak untuk Efron, sebanyak yang dimintanya dengan didengar oleh bani Het itu, empat ratus syikal perak, seperti yang berlaku di antara para saudagar. Demikianlah ladang Efron, yang letaknya di Makhpela di sebelah timur Mamre, ladang dan gua yang di sana, serta segala pohon di ladang itu, bahkan di seluruh tanah itu sampai ke tepi-tepinya, diserahkan kepada Abraham menjadi tanah belian, di depan mata bani Het itu, di depan semua orang yang datang di pintu gerbang kota. Kejadian 23:16-18
Menarik sekali bahwa penduduk setempat tidak menolak keinginan Abraham untuk memiliki goa itu dan menjadikannya sebagai makam keluarga. Itu disebabkan karena mereka menganggap Abraham sebagai raja yang agung

Oleh sebab itu, ketika Abraham meninggal dan anak anaknya, inipun diterima dengan baik. Sejenak kita bisa membandingkan dengan para teroris di Indonesia yang sulit mendapat tempat peristirahatan terakhir karena ditolak oleh masyrakat.

Pembelian gua Makhpela dan penguburan Abraham beserta keluarganya di tempat itu, sebenarnya merupakan
1.Simbol kepemilikan tanah perjanjian dan melambangkan istirahat yang dinantikan sudah tiba.
2.Kuburan Abraham dan keluarga mengawali pekerjaan untuk meraih tanah perhentian dari Tuhan.
Berabad-abad kemudian makam ini menjadi kunjungan keagamaan.
Umat Islam membangun suatu tempat Ibadah disana yang dinamai “Haram el-Khalil”, yang artinya kuburan suci para sahabat dari Yang Maha Pengasih.

Kota Hebron sendiri sekarang berada dibawah kekuasaan Palestina, sedang daerah Gua Makhpela dikuasai oleh Israel.
Setiap orang yang berkunjung kesanapun, khususnya yang berasal dari 3 agama besar Yahudi, Kristen, dan Islam, akan merasa sangat bangga karena bisa berziarah kemakam tokoh imam mereka.
Tetapi hal itu tidak membuyarkan sejarah bahwa Hebron adalah awal penggenapan janji Tuhan kepada umatNya.

Mengenang makam Abraham dan keluarganya membangkitkan keyakinan kita bahwa Tuhan tak pernah lupa pada janjiNya.
Kadang apa yang dijanjikan Tuhan akan dengan cepat, kadang harus menunggu lama. Tetapi, kadang bukan kita menikmati, tetapi anak cucu kita. Namun bagaimanapun juga, janji Tuhan akan digenapi.

Untuk itu tetaplah yakin akan janji Tuhan dan tumbuhkan kepekaan, sebab jangan-jangan Tuhan sudah mulai mengenapi janjiNya saat ini.
Oleh: Ev. Liem Thin Ping