Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Minggu, 22 Juni 2014

NEBUKADNEZAR BERSUJUD

Seorang penguasa dunia? Seorang raja bersujud pada seorang budak (bangsa budak)? wow Ini cerita yang menghebohkan dan pasti menjadi cerita sepanjang masa. Bagaimana bisa terjadi? Mari ikuti ceritanya. Seorang budak menjadi orang ke 2 di Babel. 

Pada tahun yang kedua pemerintahan Nebukadnezar bermimpilah Nebukadnezar; karena itu hatinya gelisah dan ia tidak dapat tidur.
Lalu raja menyuruh memanggil orang-orang berilmu, ahli jampi, ahli sihir dan para Kasdim, untuk menerangkan kepadanya tentang mimpinya itu; maka datanglah mereka dan berdiri di hadapan raja.
Kata raja kepada mereka: "Aku bermimpi, dan hatiku gelisah, karena ingin mengetahui mimpi itu."
Lalu berkatalah para Kasdim itu kepada raja (dalam bahasa Aram): "Ya raja, kekallah hidupmu! Ceriterakanlah kepada hamba-hambamu mimpi itu, maka kami akan memberitahukan maknanya."
Tetapi raja menjawab para Kasdim itu: "Aku telah mengambil keputusan, yakni jika kamu tidak memberitahukan kepadaku mimpi itu dengan maknanya, maka kamu akan dipenggal-penggal dan rumah-rumahmu akan dirobohkan menjadi timbunan puing;
tetapi jika kamu dapat memberitahukan mimpi itu dengan maknanya, maka kamu akan menerima hadiah, pemberian-pemberian dan kehormatan yang besar dari padaku. Oleh sebab itu beritahukanlah kepadaku mimpi itu dengan maknanya!" Daniel 2:1-6

Raja Nebukadnezar lahir sekitar tahun 630 SM dan meninggal diusia 68 tahun sekitar 562 SM. Raja Nebukadnezar adalah anak tertua dari Nabopolassar yang sekaligus sebagai pendiri Kekaisaran Kasdim Setelah 2 tahun Nebukadnezar memerintah bermimpilah dia, dia mendatangkan semua ahli dan orang berilmu untuk menerangkan arti mimpinya. Semua yang dipanggil datang kecuali Daniel, Hananya, Misael dan Azarya, karena mereka tidak diundang.

Mungkin selama ini, Nebukadnezar mimpi selalu mengundang semua ahli dan orang berilmu untuk menerangkan semua mimpi mimpinya, tapi kali ini dia merasa mimpinya berbeda. Nebukadnezar ingin melalui mimpinya ia memiliki seorang yang luar biasa ahli yang berada disisinya senantiasa setiap saat dan memberi jawaban atau pendapat untuk setiap masalah yang dia alami (menjadi tangan kanannya).

Hari itu dia mimpi dan mimpinya ini membuatnya gelisah dan tidak dapat tidur, dia berketapan untuk tidak memberitahu isi mimpinya. Daniel dan temannya tidak bisa ikut walau mereka punya kemampuan 10x diatas rata rata (Daniel 1:20), karena mereka masih baru, seorang yang masih muda, orang buangan, bangsa budak dan belum memiliki kedudukan dalam pemerintahan Babel dan belum memiliki jasa apa apa. Sering kita jumpai perkataan kamu sudah dijajah dan sekarang kamu menjadi budak, kamu tidak akan punya masa depan apalagi di Babel orang yang pintar pintar itu banyak walau kamu 10x lebih pandai dan pintar kamukan bangsa budak, budak dimana mana tidak ada masa depan.

Ketika titah dikeluarkan supaya orang-orang bijaksana dibunuh, maka Daniel dan teman-temannyapun terancam akan dibunuh.
Lalu berkatalah Daniel dengan cerdik dan bijaksana kepada Ariokh, pemimpin pengawal raja yang telah pergi untuk membunuh orang-orang bijaksana di Babel itu,
katanya kepada Ariokh, pembesar raja itu: "Mengapa titah yang begitu keras ini dikeluarkan oleh raja?" Lalu Ariokh memberitahukan hal itu kepada Daniel.
Maka Daniel menghadap raja dan meminta kepadanya, supaya ia diberi waktu untuk memberitahukan makna itu kepada raja. Daniel 2:13-16
Semua orang berilmu, ahli jampi, ahli sihir dan para kasdim tidak bisa menerangkan mimpi raja, kemudian marahlah raja maka dititahkannya semua orang bijak diseluruh Babel dibunuh termasuk Daniel dan kawannya, padahal Daniel tidak terlibat saat itu.

Banyak dari kita juga mengalami sama seperti Daniel dan kawannya, kita tidak salah, kita tidak ikut ikutan tapi kita disalahkan bahkan sering kita menanggung akibatnya. Kalau kita memang ikut melakukan kejahatan lalu menerima akibatnya ya memang maklum. Tapi kalau kita tidak melakukakan lalu ikut disalahkan, lalu tidak bisa melawan yang ada dalam pikiran kita pasti menyalahkan nasib atau juga menyalahkan Tuhan, kita tidak pernah bisa melihat setiap permasalah yang terjadi itu seijin Tuhan dan membawa suatu kebaikan bagi orang yang dikasihiNya.

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. Yeremia 29:11

Sering yang kita lihat permasalahan demi permasalahan bukan rencana Allah yang besar yang sedang terjadi dalam hidup kita.
Daniel saat tahu pembunuhan yang sudah terjadi atas semua orang bijak di Babel (Daniel 2:14) mungkin juga saat itu Ariokh mendatangi kediaman Daniel dan kawannya untuk dibunuh, berkatalah Daniel dengan cerdik dan bijaksana sehingga pemimpin pegawal raja tidak jadi membunuh lagi (menunda pembunuhan) termasuk membunuh Daniel dan kawan kawannya. Daniel mendatangi raja dan meminta waktu untuk mengartikan mimpi raja berserta maknanya.

Maka rahasia itu disingkapkan kepada Daniel dalam suatu penglihatan malam. Lalu Daniel memuji Allah semesta langit.
Berkatalah Daniel: "Terpujilah nama Allah dari selama-lamanya sampai selama-lamanya, sebab dari pada Dialah hikmat dan kekuatan!
Dia mengubah saat dan waktu, Dia memecat raja dan mengangkat raja, Dia memberi hikmat kepada orang bijaksana dan pengetahuan kepada orang yang berpengertian;
Dialah yang menyingkapkan hal-hal yang tidak terduga dan yang tersembunyi, Dia tahu apa yang ada di dalam gelap, dan terang ada pada-Nya.
Ya Allah nenek moyangku, kupuji dan kumuliakan Engkau, sebab Engkau mengaruniakan kepadaku hikmat dan kekuatan, dan telah memberitahukan kepadaku sekarang apa yang kami mohon kepada-Mu: Engkau telah memberitahukan kepada kami hal yang dipersoalkan raja." Daniel 2:19-23

Untuk dapat menyingkapkan arti mimpi ini Daniel harus ‘tidur dan bermimpi.’ Mimpi yang dia dapat harus sama seperti mimpi raja Babel. Setiap orang bisa dapat mimpi tapi yang sama dan sedetil detilnya seperti mimpi orang lain itu sulit, apalagi disertai dengan arti mimpi itu sendiri pasti lebih sulit lagi. Daniel memuji Allah semesta langit yang sanggup menyingkapkan suatu perkara yang dahsyat dan yang tidak masuk akal.

Lalu sujudlah raja Nebukadnezar serta menyembah Daniel; juga dititahkannya mempersembahkan korban dan bau-bauan kepadanya.
Berkatalah raja kepada Daniel: "Sesungguhnyalah, Allahmu itu Allah yang mengatasi segala allah dan Yang berkuasa atas segala raja, dan Yang menyingkapkan rahasia-rahasia, sebab engkau telah dapat menyingkapkan rahasia itu."
Lalu raja memuliakan Daniel: dianugerahinyalah dengan banyak pemberian yang besar, dan dibuatnya dia menjadi penguasa atas seluruh wilayah Babel dan menjadi kepala semua orang bijaksana di Babel. Daniel 2:46-48
Raja Nebukadnezar sujud menyembah Daniel’, wow ini adalah perkara yang luar biasa, seorang penguasa dunia pada saat itu mau menyembah pada seorang buangan, seorang yang tidak ada apa apanya, seorang budak dari negara Israel, luar biasa bukan!

Daniel bukan siapa siapa saat pertama kali datang walau kepandaiannya 10x orang pandai tetap dia bukan siapa siapa, orang yang dekat dengan raja hanya orang yang berjasa dan bisa menujukkan kemampuannya yang luar biasa dan itu saja pasti perlu waktu yang lama baru bisa menjadi orang kepercayaan raja. Daniel beda, Allah yang buat Daniel dan kawannya bisa naik jabatan menjadi penguasa dan menjadi kepala atas semua orang bijak di seluruh wilayah Babel dengan waktu yang singkat. Hebatkan.

Permasalah yang spektakuler membuat orang menjadi spektakuler, permasalah yang biasa membuat orang menjadi biasa biasa saja.
Kita ingin yang mana hari ini, yang spektakuler atau yang biasa?
Kalau yang spektakuler tantangannya pasti luar biasa bahkan mungkin nyawa bisa melayang seperti Daniel, Hananya, Misael dan Azarya.

Daniel mau dibunuh karena masalah mimpi Nebukadnezar, lalu dilempar kegua singa karena menyampaikan permohonan kepada Tuhan, yang pada waktu dibuat peraturan dilarang menyampaikan permohonan (doa) apapun selain atas nama raja Darius (Daniel 6:7).
Sedang kawan Daniel - Hananya, Misael dan Azarya harus dilempar keperapian yang dibuat 7x lebih panas, karena tidak menyembah patung yang dibuat oleh raja Nebukadnezar (Daniel 3:15-20).

Mereka semua adalah orang orang pembuat sejarah, mereka ada dan cepat memperoleh kedudukan yang tinggi karena Allah mau memelihara hidup suatu bangsa yang besar.
Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar. Kejadian 50:20
Oleh: Ev. Liem Thin Ping

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar