Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Minggu, 15 April 2012

PELAYANAN DI NERAKA


Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh, dan di dalam Roh itu juga Ia pergi memberitakan Injil kepada roh-roh yang di dalam penjara, yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu. I Petrus 3:18-20

Apakah Yesus pergi ke neraka pada saat antara kematian dan kebangkitanNya?
Dalam bahasa Ibrani, kata dunia orang mati adalah “Sheol.” Kata ini berarti “tempat orang-orang mati” atau “tempat roh-roh atau jiwa-jiwa yang meninggal.” Dalam bahasa Yunani “Hades,” yang juga menunjuk pada “tempat orang-orang mati.” Ayat-ayat Alkitab lain dalam Perjanjian Baru mengindikasikan bahwa Sheol atau Hades adalah tempat yang sementara, di mana jiwa-jiwa menanti kebangkitan dan penghakiman terakhir.

Ada 2 tempat yang dikujungi Yesus saat kematianNya
1. Kedunia orang mati atau kerajaan maut (Sheol atau Hades)
Yang dilakukan Yesus yaitu memberitakan Injil kepada orang-orang yang ada di Hades (roh-roh yang dalam penjara). Ini tidak mengherankan, karena Abraham bisa berbicara, berdialog dengan orang kaya yang ada di Hades, walaupun ke-2 nya ada jurang memisahkan. (Lukas 16:19-31)
Pemberitaan Injil disini jelas bukan untuk pertobatan. Seperti kisah Lazarus dan orang kaya, tidak ada kesempatan ke-2 untuk bertobat. Jadi "pemberitaan Injil" disini ditafsirkan sebagai proklamasi kemenangan Kristus.
2. Dipangkuan Abraham (Firdaus)
Ketika Yesus naik ke surga, Dia membawa mereka yang berdiam di Firdaus (orang-orang percaya) bersama dengan Dia
Itulah sebabnya kata nas: "Tatkala Ia naik ke tempat tinggi, Ia membawa tawanan-tawanan; Ia memberikan pemberian-pemberian kepada manusia." Bukankah "Ia telah naik" berarti, bahwa Ia juga telah turun ke bagian bumi yang paling bawah? Ia yang telah turun, Ia juga yang telah naik jauh lebih tinggi dari pada semua langit, untuk memenuhkan segala sesuatu. Efesus 4:8-10
Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah, dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit. Dan sesudah kebangkitan Yesus, merekapun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang. Matius 27:51-53
Bagian orang-orang terhilang di Sheol atau Hades tetap tidak berubah.

Lalu aku melihat suatu takhta putih yang besar dan Dia, yang duduk di atasnya. Dari hadapan-Nya lenyaplah bumi dan langit dan tidak ditemukan lagi tempatnya.
Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.
Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya.
Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api.
Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu. Wahyu 20:11-15
Membedakan keduanya dengan jelas. Neraka (lautan api) adalah tempat permanen dan tempat penghakiman terakhir bagi mereka yang tersesat. Hades adalah tempat sementara. Jadi Yesus tidak pergi ke “neraka” karena “neraka” adalah dunia yang akan datang, yang hanya akan ada setelah Tahta Putih yang besar untuk penghakiman (Wahyu 20:11-15).

Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya. Lukas 16:23
Tempat kediaman orang yang selamat dan yang terhilang dipisahkan oleh “jurang yang tak terseberangi”
Selain dari pada itu di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang. Lukas 16:26

Semua orang mati yang tidak percaya masuk ke sana untuk menantikan penghakiman terakhir di masa yang akan datang.
Apakah Yesus pergi ke Sheol atau Hades? Ya
Itulah sebabnya kata nas: "Tatkala Ia naik ke tempat tinggi, Ia membawa tawanan-tawanan; Ia memberikan pemberian-pemberian kepada manusia."
Bukankah "Ia telah naik" berarti, bahwa Ia juga telah turun ke bagian bumi yang paling bawah? Efesus 4:8-10

Saat Yesus sendiri di atas salib berkata kepada penyamun di sampingNya,
Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, Sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus. Lukas 23:43
TubuhNya ada di dalam kubur; jiwa atau rohNya pergi ke bagian “Firdaus” dan Sheol atau Hades. Di sana Dia memindahkan semua orang benar yang sudah mati dan membawa mereka bersama dengan Dia ke Surga.

Kematian Kristus di atas Salib dan penderitaanNya bagi kita yang menyediakan penebusan kita. DarahNya yang telah dicurahkan yang telah membersihkan kita dari dosa (1 Yohanes 1:7-9). Saat Dia tergantung di atas Salib, Dia menanggung beban dosa segenap umat manusia di atas diriNya. “Dia telah dibuatNya menjadi dosa karena kita,”
“Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.” II Korintus 5:21
Imputasi dosa menolong kita mengerti pergumulan Tuhan Yesus di taman Getsemani dengan cawan dosa yang akan dicurahkan atas Dia di salib.

Ketika Yesus berseru di salib, “BapaKu, mengapa Engkau meninggalkan Aku?” pada saat itulah Dia terpisah dari Bapa karena dosa yang dicurahkan ke atas diriNya. Saat Dia menyerahkan nyawaNya, Dia berkata, “Bapa, ke dalam tanganMu ku serahkan rohKu.” Penderitaannya adalah bagi kita. Jiwa dan rohNya pergi ke bagian Firdaus dari Hades. Yesus tidak pergi ke neraka. Penderitaan Yesus berakhir pada saat kematianNya. Hutang dosa telah dilunasi. Dia menantikan kebangkitan tubuhNya dan kembali kepada kemuliaanNya saat kenaikanNya. Apakah Yesus pergi ke neraka? Tidak. Apakah Yesus pergi ke Sheol atau Hades? Ya.
Oleh: Ev. Liem Thin Ping

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar