Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Sabtu, 21 April 2012

MUJIZAT

Kata mujizat berasal dari kata Yunani energemata dunameon yang artinya perbuatan yang penuh kuasa. Orang sakit atau bermasalah itu ada 5 macam penyebabnya:
 Karena kuasa kegelapan atau pekerjaan iblis Ayub 2 : 4 & 5
 Karena orang tua (kutuk) Yohanes 9 : 1 & 2 Penyakit kencing manis, stroke, gila, darah tinggi, hidup dalam berzinah. ada yang buat perjanjian dengan kuasa kegelapan akibatnya pada umur keberapa anaknya sakit permanen yang pada akhirnya nyawanya di ambil.
 Karena diri sendiri Yohanes 9 : 1 & 2, Ulangan 18:8-13 Suka menyimpan jimat, ke alternative, dukun, orang pintar, menyimpan kepahitan, kebencian, tidak ada roh pengampunan
 Karena pekerjaan Tuhan Yohanes 9:3  Karena orang lain (disantet).
Seperti janji Tuhan kepada Israel! Yang harusnya menuju Kanaan, tetapi kenyataannya hanya Kaleb, Yosua dan keturunan Israel yang berikutnya saja yang masuk. Mengapa mujizat bisa tertunda atau tidak terjadi?
• Manusia cenderung melihat sekarang, tidak melihat dengan kacamata Allah (meremehkan karya Tuhan) Ketika mereka itu masuk dan Samuel melihat Eliab, lalu pikirnya: "Sungguh, di hadapan TUHAN sekarang berdiri yang diurapi-Nya." Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati." I Samuel 16:6-7
• Ada kebencian (luka batin), akar kepahitan, tidak mau mengampuni, serta dendam yang selalu disimpan dalam hati (ada celah).  
Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu--seperti yang telah kubuat dahulu--bahwa barangsiapa melakukan ahal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. Galatia 5:19-21
• Kembali ke kehidupan lama atau pertobatannya tidak sungguh-sungguh  
Waspadalah, hai saudara-saudara, supaya di antara kamu jangan terdapat seorang yang hatinya jahat dan yang tidak percaya oleh karena ia murtad dari Allah yang hidup. Ibrani 3:12
• Jauh dari Firman Tuhan  
Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Yohanes 1:4
Kuasa itu bisa masuk melalui dari luar maupun dari dalam.
Dari dalam: melalui makanan, kepahitan masa lalu yang mengakibatkan memicu masalah yang akan datang, kepahitan terhadap keluarga, teman atau orang sekelilingnya.
Dari luar: melalui jimat, susuk, janji-janji, mempersembahkan sesuatu, manik-manik, kalung, atau gelang. Marilah kita menyelidiki dan memeriksa hidup kita, dan berpaling kepada Tuhan Marilah kita mengangkat hati dan tangan kita kepada Allah di sorga. Ratapan 3:40,41  
Berbahagialah bangsa, yang Allahnya ialah TUHAN, suku bangsa yang dipilih-Nya menjadi milik-Nya sendiri! Mazmur 33:12
 Kesembuhannya melalui:
• Mencari sumber yang memberi kesembuhan, dengan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru selamat, buka hati terima Yesus, jangan buka celah Yakobus 4:8, serahkan permasalahanmu kepada Yesus I Petrus 5:7, lawan iblis I Petrus 5:8, percayakan seluruh permasalahanmu dan percaya bahwa Ia sanggup menolongmu Roma 10:9
 • Mematahkan kutuk bila ada kutuk. Proses ini perlu waktu, walau ia saat ini berdoa minta ampun, tapi proses pemulihannya perlu waktu dan harus didoakan terus-menerus sampai pemulihan terjadi.   
Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihanNya yang siang malam berseru kepadaNya?Dan adakah ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka Lukas18:7
• Melalui pengurapan dan pengolesan. Pengolesan untuk orang sakit maupun pengurapan terhadap rumah melalui pengurapan dan percik (khusus untuk rumah) 
Dan mereka mengusir banyak setan, dan mengoles banyak orang sakit dengan minyak dan menyembuhkan mereka Markus 6:13
• Melalui persekutuan. tempat orang bersatu sehingga mujizat nyata Dan oleh rasul-rasul diadakan banyak tanda dan mujizat di antara orang banyak. 
Semua orang percaya selalu berkumpul di serambi Salomo dalam persekutuan yang erat. Kisah para rasul 5:12
• ada akar kepahitannya harus dicabut. dengan pembimbingan yang terus menerus dan keterbukaan maka akan ada penyelesaian (ini menyangkut masalah kejiwaan) 
Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang. Ibrani 12:15
• melalui pelepasan, bila sakit rohnya.  
Apabila roh jahat keluar dari manusia, iapun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian, dan karena ia tak mendapatnya, ia berkata: aku akan kembal ke rumah yang telah kutinggalkan itu. Lukas 11:24
Dan ketika anak itu mendekati Yesus, setan itu membantingkannya ke tanah dan menggoncang-goncangnya dengan keras dan menyembuhkan anak itu, lalu mengembalikannya kepada ayahnya. Lukas 9:42
• melalui hidup benar sesuai Firman Tuhan, dengan mengunakan seluruh perlengkapan senjata Allah, serta melakukan Firman Tuhan (minta karunia supaya mampu melakukan FirmanNya)
• melalui alat medis Jika kita hidup berdasarkan Firman Allah. Kita pasti percaya bahwa kita sanggup mengatasi penyakit kita melalui doa sendiri, tumpang tangan orang lain atau alat medis yang Ia sediakan bagi kita, tapi kesemuanya Ia yang menyembuhkan penyakit kita.  
Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi namaKu, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka. Markus 16:17
• Ada jenis tertentu yang harus dilakukan melalui doa dan puasa (untuk mengusir setan).
Kisah nyata ini terjadi di sebuah Rumah Sakit di Tennessee, USA. Seorang ibu muda, Karen namanya sedang mengandung bayinya yang ke dua. Sebagaimana layaknya para ibu, Karen membantu Michael anaknya pertama yang baru berusia 3 tahun bagi kehadiran adik bayinya. Michael senang sekali akan punya adik. Kerap kali ia menempelkan telinganya diperut ibunya. Dan karena Michael suka bernyanyi, ia pun sering menyanyi bagi adiknya yang masih diperut ibunya itu. Nampaknya Michael amat sayang sama adiknya yang belum lahir itu. Tiba saatnya bagi Karen untuk melahirkan. Tapi sungguh diluar dugaan, terjadi komplikasi serius. Baru setelah perjuangan berjam-jam adik Michael dilahirkan. Seorang bayi putri yang cantik, sayang kondisinya begitu buruk sehingga dokter yang merawat dengan sedih berterus terang kepada Karen; bersiaplah jika sesuatu yang tidak kita inginkan terjadi. Karen dan suaminya berusaha menerima keadaan dengan sabar dan hanya bisa pasrah kepada yang Kuasa. Mereka bahkan sudah menyiapkan acara penguburan buat putrinya sewaktu-waktu dipanggil Tuhan. Lain halnya dengan kakaknya Michael, sejak adiknya dirawat di ICU ia merengek terus! Mami, … aku mau nyanyi buat adik kecil! Ibunya kurang tanggap. Mami, … aku pengen nyanyi! Karen terlalu larut dalam kesedihan dan kekuatirannya. Mami, … aku kepengen nyanyi! Ini berulang kali diminta Michael bahkan sambil meraung menangis. Karen tetap menganggap rengekan Michael rengekan anak kecil. Lagi pula ICU adalah daerah terlarang bagi anak-anak. Baru ketika harapan menipis, sang ibu mau mendengarkan Michael. Baik, setidaknya biar Michael melihat adiknya untuk yang terakhir kalinya. Mumpung adiknya masih hidup! Ia dicegat oleh suster didepan pintu kamar ICU. Anak kecil dilarang masuk!. Karen ragu-ragu. Tapi, suster…. suster tak mau tahu; ini peraturan! Anak kecil dilarang dibawa masuk! Karen menatap tajam suster itu, lalu katanya: Suster, sebelum menyanyi buat adiknya, Michael tidak akan kubawa pergi! Mungkin ini yang terakhir kalinya bagi Michael melihat adiknya! Suster terdiam menatap Michael dan berkata, tapi tidak boleh lebih dari lima menit!. Demikianlah kemudian Michael dibungkus dengan pakaian khusus lalu dibawa masuk ke ruang ICU. Ia didekatkan pada adiknya yang sedang tergolek dalam sakratul maut. Michael menatap lekat adiknya … lalu dari mulutnya yang kecil mungil keluarlah suara nyanyian yang nyaring “… You are my sunshine, my only sunshine, you make me happy when skies are grey …” Ajaib! si Adik langsung memberi respon. Seolah ia sadar akan sapaan sayang dari kakaknya. You never know, dear, How much I love you. Please don’t take my sunshine away. Denyut nadinya menjadi lebih teratur. Karen dengan haru melihat dan menatapnya dengan tajam dan terus, … terus Michael! teruskan sayang! … bisik ibunya … The other night, dear, as I laid sleeping, I dream, I held you in my hands … dan sang adikpun meregang, seolah menghela napas panjang. Pernapasannya lalu menjadi teratur … I’ll always love you and make you happy, if you will only stay the same … Sang adik kelihatan begitu tenang … sangat tenang. Lagi sayang! bujuk ibunya sambil mencucurkan air matanya. Michael terus bernyanyi dan … adiknya kelihatan semakin tenang, relax dan damai … lalu tertidur lelap. Suster yang tadinya melarang untuk masuk, kini ikut terisak-isak menyaksikan apa yang telah terjadi atas diri adik Michael dan kejadian yang baru saja ia saksikan sendiri. Hari berikutnya, satu hari kemudian si adik bayi sudah diperbolehkan pulang. Para tenaga medis tak habis pikir atas kejadian yang menimpa pasien yang satu ini. Mereka hanya bisa menyebutnya sebagai sebuah terapi ajaib, dan Karen juga suaminya melihatnya sebagai Mujizat Kasih Ilahi yang luar biasa, sungguh amat luar biasa! tak bisa mengungkapkan dengan kata-kata. Bagi sang adik, kehadiran Michael berarti soal hidup dan mati. Benar bahwa memang Kasih Ilahi yang menolongnya. Dan ingat Kasih Ilahi pun membutuhkan mulut kecil si Michael untuk mengatakan “How much I love you”. Dan ternyata Kasih Ilahi membutuhkan pula hati polos seorang anak kecil “Michael” untuk memberi kehidupan. Itulah kehendak Tuhan, tidak ada yang mustahil bagiNYA bila IA menghendaki terjadi. Note: Kadang hal-hal yang menentukan … dalam diri orang lain … Datang dari seseorang yang kita anggap lemah … Hadir dari seseorang yang kita tidak pernah perhitungkan … maka bukalah mata hati kita mana tahu yang datang itu adalah pertolongan dari Tuhan sekalipun datangnya dalam wujud yang lain.
Oleh: Ev. Liem Thin Ping

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar