Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Rabu, 23 Maret 2011

TRAGEDI CHERNOBYL


Pada awal bulan Mei 1986, nama Chernobyl tiba-tiba menjadi sangat terkenal di seluruh dunia, padahal tadinya tidak banyak orang yang tahu tentang tempat yang terdapat di kota Kiev di negara (waktu itu) Uni Soviet.
Di Chernobyl, terdapat sebuah pusat pembangkit listrik tenaga nuklir yang sudah bertahun-tahun berjalan dengan baik. Tetapi reactor nuklir itu pada suatu ketika mengalami kerusakan dan terjadilah kebakaran yang sangat dahsyat, yang mengakibatkan reactor itu tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya.

Uni Soviet tadinya menutupi berita itu, baru setelah Swedia merasa heran karena hujan yang turun mengandung kadar radioaktif tinggi, Uni Soviet membuka rahasia tentang kerusakan reactor atom di Chernobyl itu. Dengan segera pusat perhatian dunia ditunjukkan ke Chernobyl, sebab akibat dari kerusakan itu sangat besar dan berbahaya. Radiasi nuklir berkadar tinggi itu telah terpancar ke udara dan berbaur dengan awan yang bertiup ke arah Barat Laut.

Menurut ahli, kadar aman radiasi bagi manusia adalah 20 roentgen, tetapi setelah bencana Chernobyl itu, pada daerah sekitarnya tercatat kadar radiasi sampai 200 roentgen!
Ini sudah sungguh-sungguh berbahaya bagi manusia, sehingga tidaklah mengherankan pemerintah Uni Soviet segera mengungsikan ratusan ribu orang yang tinggal di dekat reactor itu.

Daerah yang dianggap paling berbahaya terletak pada radius 30 km dari reactor tersebut. Semua benda, binatang, dan manusia yang ada pada radius tersebut sudah dipastikan terkena radiasi amat berat.
Memang yang meninggal dunia secara langsung hanya sekitar 10 orang, tetapi dalam jangka waktu 5-10 tahun kemudian, kita melihat orang-orang mati akibat bencana radiasi atom ini. Radiasi radioaktif dari Strontium 90 jelas merusak sel-sel tulang sedangkan radiasi Plutonium akan menyerang lever manusia sehingga menimbulkan kanker ganas.
Awan yang sudah tercemar radioaktif dibawa angin jatuh dalam bentuk hujan di daerah-daerah Swedia, Denmark, Cekoslowakia, Austria, Jerman dan bahkan sampai ke Inggris bagian selatan.
Apabila hujan yang sudah dicemari radioaktif ini jatuh, maka tumbuh-tumbuhan dan tanah juga ikut tercemar. Karena itu, sapi yang makan rumput yang tercemar radioaktif, pada gilirannya akan mencemari tubuh manusia yang minum susu dari sapi itu.
Itulah sebabnya, di beberapa negara Eropa, sapi-sapi diperiksa dahulu dengan alat pendeteksi radioaktif yang sangat peka. Pihak dunia barat sangat menyesalkan Uni Soviet yang kurang memperhatikan factor keamanan reactor nuklirnya. Di Chernobyl, bangunan reactor itu hanya dilapisi dinding beton setebal 70-90 cm dan atapnya dibuat dari baja.
Sebaliknya reactor serupa di Amerika ditempatkan dalam bangunan yang berdinding beton mencapai ketebalan 2 meter, dan atapnya berbentuk setengah bulatan yang sama tebalnya, sehingga andaikata terjadi kebocoran pastilah bencananya tidak sehebat di Chernobyl.

Demikianlah bahaya radiasi radioaktif dapat membuat manusia sakit kanker. Alkitab menegaskan tentang jenis radiasi lain yang sangat hebat! Kalau radiasi Chernobyl hanya berpengaruh di Eropa saja, maka ada radiasi yang kini mempengaruhi seluruh dunia dan tak ada seorangpun yang dapat luput dari radiasi ini. Radiasi apa itu? Tak lain ialah- Radiasi Dosa.

Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah. Roma 3:23

Radiasi ini sanggup menghancurkan tubuh, jiwa dan roh kita, mungkin pengaruhnya tidak langsung mematikan tapi dalam proses waktu ia akan mematikan kita. kekuatannya ini amat besar dan membawa dampak keorang sekitarnya, dalam gereja, persekutuan, bisnis, keluarga, pernikahan, pergaulan, kehidupan dan keuangan.

Radiasi ini akan lebih parah bila ada pihak ketiga yang ikut menghembuskan agin dosa dan hujan permasalah, hujan tangisan, hujan hutang yang banyak, akan semakin menumpuk dan tidak kunjung selesai maka pada akhirnya orang itu akan mampu menjual imannya untuk mendapatkan segala sesuatunya.

Contoh dampak dari pengaruh radiasi dosa yang sudah lama mempengaruhi kita:
1. Saat kita membutuhkan uang Tuhan kirim seorang yang mampu (kaya) untuk membantu kita akibatnya hati, jiwa dan iman kita terjual, kita akan menyanjung dan mengagung agungkan orang itu (jadi penjilat), kita lupa kalau orang itu membantu karena Tuhan mengerakkan hatinya seharusnya kita mengagung-agungkan Dia.

2. Saat kita sakit parah kita berharap kepada dokter untuk menyembuhkan mereka walau harus mengeluarkan biaya besar, saat kita sembuh kita akan mengucapkan terima kasih kepada dokter yang telah menyembuhkan (menghargai). Bila kita sakit parah dan dokter tidak bisa menyembuhkan kita lalu Tuhan mengulurkan tangan memakai seorang hamba Tuhan (tanpa biaya/gratis) untuk menyembuhkan apakah kita juga mengucap syukur dan mau setia kepada Tuhan?

Karena tidak mengeluarkan uang manusia walau sudah sembuh cenderung tidak menghargai Tuhan yang memberi kesembuhan.
Kenapa demikian?
Karena radiasi dosa sudah mengenai kita
Manusia lebih cenderung menghargai dan menghormati yang kelihatan daripada yang tidak kelihatan. Mengapa demikian? Karena kita sudah terkena radiasi dosa.

Sejak zaman Adam sampai sekarang, sudah lewat ribuan tahun, namun radiasi dosa ini masih tetap dapat dirasakan pengaruhnya yang membuat manusia menderita kanker rohani. Selain itu radiasi ini menyebarannya sangat tinggi dan cepat.

Jadi apa yang harus kita lakukan? apa harus memasang tembok yang tebal supaya tidak kena radiasi?

karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. Efesus 6:12

Jadi untuk mengalahkan radiasi ‘dosa’ perlu mengenakan semua perlengkapan, supaya radiasi itu tidak menembus tubuh rohani kita, jadi jangan cuma satu atau sebagian atau hanya dengan doa saja, tapi kenakan semuanya baru bisa kita mengalahkan virus dosa itu.

Selain semua perlengkapan itu kita perlu lagi satu hal yaitu
punya keberanian (kemauan) untuk berperang
dan dibawah pimpinan Roh Allah
Oleh: Ev. Liem Thin Ping

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar