Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Rabu, 11 Mei 2011

BURUNG RAJAWALI



Burung Rajawali adalah seekor burung yang sangat istimewa. Mempunyai banyak kelebihan dibandingkan dengan burung yang lain. Di Alkitab, burung tersebut sering disebutkan.

Rajawali mempunyai tubuh yang besar, mampu terbang tinggi membumbung di awan. Dia diam dan bersarang di bukit batu, dan di gunung yang sulit didatangi. Rajawali terbang tidak kenal lelah, bukan karena sayapnya yang kuat, tetapi karena angin yang membawanya naik ke tempat-tempat yang tiada terhampiri.

Di sini angin menandakan gambaran dari kuasa Roh Kudus, seperti waktu pencurahan Roh Kudus. Dengan mempunyai Roh Kudus, menjadikan orang yang beriman bagaikan rajawali yang tidak kenal lelah dan memberi kekuatan yang membuat umat Tuhan bisa hidup dalam kekudusan, yang tidak dapat dilakukan oleh orang lain. Dan orang Kristen yang bagaikan rajawali ini akan menyediakan waktu yang limpah dengan berdoa dan berharap, dan menantikan Tuhan. Di situlah letak kekuatan mereka.



Atas perintahmukah rajawali terbang membubung, dan membuat sarangnya di tempat yang tinggi? Ayub 39:30




Sarang rajawali ada di tempat yang tinggi. Begitu juga dengan orang beriman yang seperti rajawali, akan hidup begitu dekat dengan Allah dan bersemayam di tempat yang Maha Tinggi. Orang yang dekat dengan Allah harus mau hidupnya dipimpin dan diperintah oleh Roh Kudus. Ciri-cirinya: dalam perkataan, dalam perbuatan, dan matanya tertutup bagi hal-hal yang jahat.

Dan juga orang Kristen seperti ini, mau hidup kudus, mau mematikan keinginan dagingnya dan mau pikul salib.

Mata rajawali mampu mengamati dari jauh, yang menyebabkan dia tidak kekurangan makan. Maksudnya orang Kristen rajawali akan selalu disertai Tuhan. Jadi tidak akan kekurangan berkat.

Anak-anak Rajawali yang sudah cukup dewasa akan dipaksa terbang oleh induknya untuk mencari makannya sendiri, sedangkan sarangnya ada di ketinggian puncak gunung. Jadi akan mengakibatkan anak Rajawali bisa jatuh dan mati. Tetapi, karena punya insting untuk menyelamatkan dirinya, ia berusaha kuat untuk mengepak-ngepakkan sayapnya.
Berhubung belum terbiasa dan sayapnya belum kuat, ia jatuh dan meluncur ke bawah.

Melihat anaknya jatuh dalam bahaya, si Induk menyambar dengan cepat dan menolong dan menopang di atas sayapnya. Hal ini dilakukan berulang-ulang sampai si anak dapat terbang sendiri menembus awan seperti induknya.

Begitu juga dengan kita sebagai orang Kristen dihadapkan pada goncangan-goncangan, baik dalam kehidupan rumah tangga, ekonomi, kesehatan, dsb. Menghadapi semua itu, jangan sampai kita menyerah.

Justru hal ini merupakan kesempatan untuk melatih iman supaya bisa tumbuh dewasa. Dan Tuhan sebagai Bapa kita tidak akan membiarkan kita menghadapi kejatuhan (pencobaan) itu sendirian.
Matanya selalu mengawasi anakNya berseru memanggilNya dan tanganNya selalu siap menopang kita. Oleh sebab itu, marilah kita mengandalkan Bapa kita di Surga.

Mata TUHAN tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada teriak mereka minta tolong; Mazmur 34:16

TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya.
Mazmur 37:23-24

Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Yeremia 17:7

Dan agar supaya bisa tumbuh menjadi dewasa rohani, harus ada keinginan di dalam diri kita sendiri untuk berubah. Memang sukar untuk perubahan ini, tidak bisa berubah dengan sendirinya, dengan mengandalkan kekuatan sendiri. Tetapi, marilah kita meminta kepada Tuhan kekuatan untuk itu.
Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. Yesaya 40:31

Burung Rajawali tidak takut badai, bahkan ia selalu menunggu datangnya badai. Begitu juga dengan orang Kristen Rajawali, pasti tidak akan takut goncang hidupnya.

Karena mereka punya Roh Kudus dalam dirinya yang akan mengangkatNya lebih tinggi dan lebih dekat kepada Kristus.Marilah kita belajar hidup seperti burung Rajawali yang kuat menghadapi badai.
Oleh: Ibu Kimling

KUASA DAN MUJIZAT


Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya: "Apa ini? Suatu ajaran baru. Ia berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahatpun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya." Markus 1:27
Kalau kita tahu mengapa orang farisi dan orang saduki begitu membenci Yesus karena biasanya mereka dihormati dan dipuja tapi sejak Yesus datang mereka tidak ada apa apanya. Karena Yesus datang membawa suatu kuasa dan mujizat.

Kalau didalam Gereja ada orang yang punya kuasa dan mujizat yang dahsyat pasti ada perubahan dalam diri gereja dan orang didalamnya, apalagi dia seorang pemimpin atau Gembala, maka perubahan dalam diri gereja itu akan besar.

Maka gereja gereja yang disekitarnya akan gentar, iri dan takut kalau dombanya lari, padahal domba itu milik Tuhan bukan milik kita. Yang biasanya mereka adem ayem dan dihormati sejak kuasa dan mujizat yang diberikan pada orang yang dicintaiNya maka pamor mereka jadi tidak ada lagi, jadi mereka berusaha untuk menjatuhkan orang itu atau gereja itu.


Orang berusaha menjatuhkan, bukan berusaha untuk berlomba untuk menjadi lebih sungguh sungguh lagi. Manusia tidak mau berusaha keras untuk bertemu dan dekat pada Yesus. Cukup menjadi Kriten, pergi ke gereja, punya anak, dan harta cukup tidak perlu susah payah, tapi saat ada orang dipakai luar biasa oleh Tuhan, ia iri lalu menjatuhkan.
Cara agar orang percaya punya kuasa:
1. Mati dan hidup didalamNYa
Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya Yohanes 1:12

2. minta pada Yesus untuk sentuh dan jamah hati kita
Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Matius 28:18
Saat perempuan yang sakit pendarahan itu menyentuh Yesus maka mujizat terjadi perempuan itu sembuh
Tetapi Yesus berkata: "Ada seorang yang menjamah Aku, sebab Aku merasa ada kuasa keluar dari diri-Ku." Lukas 8:46
Saat ini jamah dan sentuh Dia maka engkau akan menerima kuasa dari Dia. Maka itu alami lawatan Allah dalam diri Yesus Kristus yang mengalir dalam diri kita.

3. saat ada Roh Kudus dalam hidup kita
Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." Kisah para rasul 1:8

Tidak semua orang percaya Yesus, dan Roh Kudus ada padanya pasti punya kuasa. Hanya orang berusaha mencari dengan segenap hatinya (sungguh sungguh) akan mendapat.
"Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.
Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah.
Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu." Matius 13:44-46

4. jadi biji mataNya
Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam, yang dalam kemuliaan-Nya telah mengutus aku, mengenai bangsa-bangsa yang telah menjarah kamu--sebab siapa yang menjamah kamu, berarti menjamah biji mata-Nya Zakharia 2:8


5. setia
Orang yang memiliki hati Allah pasti setia dalam pelayanan tak pernah ia meremehkannya, baik pelayanan kecil hingga besar (setia dalam perkara kecil)
Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar Lukas 16:10

Alkisah, di depan pintu nabi Samuel telah berkerumun orang - orang yang mencari mujizat kesembuhan. Ketika mereka minta didoakan, nabi Samuel pun menyampaikan pesan TUHAN
"Katakan padaKU, mengapa AKU mesti menyembuhkanmu?”
Seorang dari mereka beralasan, "Karena aku adalah orang yang saleh." Lalu TUHAN menjawab, "Jika engkau adalah orang yang saleh, maka dalam keadaan sehat atau sakit, engkau tetap saleh. Tidak ada alasan untuk menyembuhkan mu."

Yang lain beralasan, "Karena aku telah banyak menyumbang untuk Bait Suci." Lalu
TUHAN menjawab, "Banyak orang yang telah menyumbang untuk bait suci lebih banyak daripadamu. Tidak ada alasan untuk menyembuhkanmu."

Demikianlah banyak orang yang mengemukakan alasannya, namun tidak memuaskan hati TUHAN. Akhirnya satu - persatu merekapun pulang sehingga tinggal satu orang yang tinggal sedaRi tadi diam saja. Nabi Samuel pun bertanya, "Apa alasanmu sehingga TUHAN menyembuhkanmu?"

Orang itu menjawab, "Ah aku telah berbuat dosa kepada TUHAN. Aku lalai menjaga tubuh ciptaan TUHAN ini sehingga sakit. Aku berserah, jika TUHAN hendak mengambil tubuh ini kembali. Tetapi sekiranya TUHAN masih memberikan kesempatan, biarlah TUHAN menyembuhkan tubuh ini untuk kurawat lebih baik lagi." Mendengar alasan itu, TUHAN pun tersenyum dan berkata, "Jadilah sembuh!"

Daud kecil yang melihat kejadian itu pun bertanya dengan terheran - heran, "Guru, Mengapa orang itu yang disembuhkan TUHAN? Bukankah ia sendiri sudah mengaku tidak layak untuk menerima mujizat?" Nabi Samuel menjawabnya, "Anakku, menerima mujizat itu penting. Tetapi bertanggung jawab atas mujizat yang diterima, itu jauh lebih penting."

Inti dari Firman ini
bagaimana kita bertanggung jawab terhadap mujizat
yang Tuhan beri
Oleh: Ev. Liem Thin Ping

LALANG DAN GANDUM



Maka Yesuspun meninggalkan orang banyak itu, lalu pulang. Murid-murid-Nya datang dan berkata kepada-Nya: "Jelaskanlah kepada kami perumpamaan tentang lalang di ladang itu." Ia menjawab, kata-Nya: "Orang yang menaburkan benih baik ialah Anak Manusia; ladang ialah dunia. Benih yang baik itu anak-anak Kerajaan dan lalang anak-anak si jahat. Musuh yang menaburkan benih lalang ialah Iblis. Waktu menuai ialah akhir zaman dan para penuai itu malaikat. Maka seperti lalang itu dikumpulkan dan dibakar dalam api, demikian juga pada akhir zaman. Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya. Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi. Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam Kerajaan Bapa mereka. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!" Matius 13: 36-43



Tumbuhan lalang dan tumbuhan gandum sepintas terlihat sangat mirip sebab daun gandum dan daun lalang sangat mirip. Lalang sejenis rumput yang selalu tumbuh diantara tanaman gandum dan jelai. Biasanya saat mereka sama-sama kecil, sukar untuk membedakan sehingga tidak dapat dipisahkan.




Tetapi jika dibiarkan sama-sama tumbuh, maka setelah musim menuai, akan terlihat nyata bedanya. Yang dapat membedakannya adalah buahnya. Saat tumbuh bersama, kemungkinan besar akar lalang dan akar gandum saling menempel/berkaitan oleh sebab itu sebelum gandum berbuah, lalang tidak boleh dicabut. Tetapi jika sudah musim menuai, maka buah gandumlah yang dipisahkan.

Keserupaan lalang dengan gandum adalah keserupaan kita sebagai orang percaya, sama-sama orang percaya, namun apa yang diajarkannya adalah menyesatkan, berada diantara kita untuk mengacaukan pengajaran yang benar.

Pengajaran yang sepertinya benar, tetapi jika disimak baik-baik, menyimpang dari kebenaran firman Tuhan. Seperti ular yang memutar balikkan firman kepada Hawa. Lalang ditabur oleh si jahat. Orang yang termasuk lalang, bersikap seperti orang percaya, tetapi mereka melakukan kejahatannya diantara kita dengan cara yang sangat halus, mereka juga melakukan banyak hal seperti yang dilakukan oleh orang percaya, namun tujuan akhirnya tetap untuk menyeret kita dari kebenaran firman.

KINI KITA DAPAT MENGOREKSI DIRI SENDIRI, APAKAH YANG KITA AJARKAN ADALAH SUNGGUH KEBENARAN FIRMAN YANG TIDAK MENYIMPANG ATAUKAH YANG KITA AJARKAN MENYIMPANG DARI KEBENARAN FIRMAN?
LALANG ATAU GANDUMKAH KITA? BIARLAH KIRANYA KASIH KARUNIA TUHAN MENYERTAI KITA SELALU.
Oleh: Pdt. Robby Schramm-Mojoagung

Sabtu, 07 Mei 2011

LUKA LAMA


Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus. Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus. Filipi 3:12-14
Kesaksian:
Orang yang tangannya menggenggam (stroke) tidak bisa terbuka kemudian sembuh, lalu sekarang luka dalam, yang dari luar tidak kelihatan. Lalu luka ini menggerogoti luka bagian luar maupun dalam.

Kita kelihatannya senyum-senyum namun di dalamnya ada luka yang dalam, ada luka dendam, sakit hati, untuk tidak bisa mengampuni.
Sering kali karena beban, penderitaan, berbagai alasan kita menunda-nunda dan menangguhkan panggilan Tuhan sehingga kita tidak mampu berlari. Kita berhenti sambil beralasan karena kesalahan orang lain (ortu, saudara, orang Kristen, ekonomi, pekerjaan, dan utang) hingga kita frustasi.

Kita tidak berusaha bangkit dan menyelesaikan pertandingan, yang ada hidup dalam permasalahan.

Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya. Matius 9:17
Perubahan hidup harus diimbangi dengan perubahan hati, pikiran, jiwa, dan tingkah laku (perubahan dari luar maupun dalam)

Bagaimana kita menyelesaikan pertandingan:
 Melupakan apa yang ada di belakang kita, berarti mau mengampuni, melupakan, dan jadikan masa lalu sebagai suatu cambuk untuk menuju masa depan yang lebih baik lagi
 Mengarahkan diri kepada apa yang ada di depan kita. Mata kita tertuju kepada Kristus, bukan kepada keinginan yang lainnya
Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. Ibrani 12:2
 Berlari untuk mencapai tujuan.

Maklumkanlah hal ini di antara bangsa-bangsa: bersiaplah untuk peperangan, gerakkanlah para pahlawan; suruhlah semua prajurit tampil dan maju! Yoel 3:9
Dalam peperangan orang perlu maju (prajurit Allah) karena bersama Yesus kita pasti menang.

Seorang pemenang selalu melihat kesempatan dalam hambatan. Seorang pecundang selalu melihat hambatan dalam setiap kesempatan.

Suatu keberhasilan berasal dari tekad. Tekad kecil akan membuahkan hasil yang kecil, tekad yang besar membawa dampak yang besar pula.

Kadang butuh luka untuk menjadi tegar, butuh derita untuk mengerti makna hidup. Butuh hina untuk menjadi kuat. Butuh hati yang hancur untuk mengerti cara bangkit. Butuh Tuhan untuk menjadikan semuanya indah.

Orang bijak berkata “Hidup tidak ada bedanya dengan kotbah, lebih penting isinya daripada panjangnya. Namun Tuhan dapat memberi kedua-duanya bagi orang percaya

Hai anakku, janganlah engkau melupakan ajaranku, dan biarlah hatimu memelihara perintahku,
karena panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkan nya kepadamu. Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu, Amsal 3:1-3
Oleh: Ev.Liem Thin Ping

SIBUK SENDIRI


Lukas 10:42 tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.” Ketika Yesus dan murid-muridnya sedang dalam perjalanan, tibalah mereka disebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima TUHAN dirumahnya, perempuan ini mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Saat itu Marta terlihat super sibuk melayani Yesus dan orang-orang yang hadir di rumah mereka ; jika kejadian itu terjadi saat ini mungkin Marta tengah sibuk menyiapkan rendang, sop kimlo, ayam bakar, es teler, es krim Smile, sementara Maria duduk tenang didekat Tuhan, mendengarkan apa yang Tuhan sampaikan kepada orang-orang yang ada dirumah itu.

Melihat saudaranya hanya duduk-duduk, Marta ngomel, ”Tuhan, tidakkah Engkau perduli, bahwa saudaraku “Maria” membiarkan aku melayani seorang diri? suruhlah dia membantu aku “

Tapi jawab Yesus, ”Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.”

Seberapa sering kita mengatas namakan “keluarga”, dari subuh sampai subuh berkutat di kantor, cari segepok “rupiah” demi kebahagiaan keluarga?

Kita sering lupa bahwa keluarga tidak hanya perlu uang, tapi juga memerlukan senyuman, gelak tawa, kehangatan dan kehadiran anda. Bahkan banyak orang tua, tidak melihat perkembangan anak-anak mereka, dan menyesali waktu yang terlewatkan ketika menemukan anak-anak sudah terjerat narkoba, perkelahian antar sekolah.

Adakah anda dan saya mempunyai jadwal khusus, dan meluangkan waktu untuk merenungkan Firman Tuhan? Pemahaman bahwa BERLARI dengan kecepatan tinggi akan mempercepat anda dan saya mendapatkan apa yang kita impikan; pemahaman ini tidak salah!

Tapi bagaimana jika anda dan saya pada akhirnya akan kehilangan banyak hal karena terlalu cepat BERLARI?

SEBAB ITU PERHATIKAN BAGAIMANA KAMU HIDUP JANGAN SEPERTI ORANG BEBAL TETAPI SEBAGAI ORANG YANG BIJAKSANA.
Oleh: Pdt. Robby Shramm-Mojoagung

YESUS SUDAH BANGKIT


Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu: "Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu. Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring. Matius 28:5-6 Yesus bangkit membuktikan Dia Allah dan menurut Roh kekudusan dinyatakan oleh kebangkitan-Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa, Yesus Kristus Tuhan kita. Roma 1:4 Kalau Yesus tidak bangkit maka: 1. Kita tetap di dalam dosa Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu. I Korintus 15:17 2. Iman kita menjadi sia-sia Tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu. I Korintus 15:14

Perhatikan dan ingat bahwa:
• Maut tidak lagi berkuasa
Karena kita tahu, bahwa Kristus, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi: maut tidak berkuasa lagi atas Dia. Roma 6:9
• Yesus menjadi pembela kita
Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita? Roma 8:34

Sebab itu bangun dan bangkitlah!
Itulah sebabnya dikatakan: "Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu." Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. Efesus 5:14-16

Pikirkanlah perkara yang di atas
Dari Paulus, rasul Kristus Yesus, oleh kehendak Allah, dan Timotius saudara kita, kepada saudara-saudara yang kudus dan yang percaya dalam Kristus di Kolose. Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, menyertai kamu. Kami selalu mengucap syukur kepada Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, setiap kali kami berdoa untuk kamu, karena kami telah mendengar tentang imanmu dalam Kristus Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus, Kolose 3:1-4
Oleh: Pdt. Robby Schramm-Mojoagung

SIMSON


Simson (Ibrani: שִׁמְשׁוֹן Å imÅ¡on, Tiberias Å imšôn, Arab:شمشون Syamsyawn, Sam'un) adalah hakim ketiga dari terakhir dalam zaman Anak-anak Israel kuno, diceritakan dalam kitab suci Yahudi, Tanakh dan Talmud.

Hakim hakim:
1.Otniel Hakim hakim 3:7-11
2.Ehud Hakim hakim 3:12-30
3.Samgar Hakim hakim 3:31
4.Debora dan Barak Hakim hakim 4,5
5.Gideon Hakim hakim 6,7,8
6.Abimelekh Hakim hakim 9
7.Tola hakim hakim 10:1,2
8.Yair hakim hakim 10:3-5
9.Yefta Hakim hakim 11,12:1-5
10.Ebzan Hakim hakim 12:6-10
11.Elon Hakim hakim 12:11,12
12.Abdon Hakim hakim 12:13-15
13.Simson Hakim hakim 13-16
14.Eli I Samuel 1-7:1-14
15.Samuel I Samuel 7:15-17; 8-25:1.

Simson digambarkan dalam Kitab Hakim-Hakim 13 hingga 16. Dipercaya dirinya dimakamkan di Tel Tzora di Israel menatap Ngarai Sorek. Disana terdapat dua batu pualam besar untuk Samson dan ayahnya Manoah (berasal dari Zora dan dari keturunan Dan). Di dekatnya terletak altar untuk Manoah (seperti yang ditulis dalam Kitab Hakim-Hakim 13:19-24). Tempat ini berada antara kota Zorah dan Eshtaol.

Shimshon artinya "yang berasal dari matahari" – mungkin untuk menyebut bahwa dirinya menebarkan cahaya dan perkasa, atau "Dia yang melayani Tuhan".
Samson adalah seorang tokoh seperti Herkules, yang menggunakan kekuatan fisiknya yang luar biasa untuk bertempur melawan musuh-musuhnya dan melakukan beberapa aksi kepahlawanan yang tidak dapat dilakukan oleh manusia biasa:

1. bergulat melawan singa
Lalu pergilah Simson beserta ayahnya dan ibunya ke Timna. Ketika mereka sampai ke kebun-kebun anggur di Timna, maka seekor singa muda mendatangi Simson dengan mengaum. Pada waktu itu berkuasalah Roh TUHAN atas dia, sehingga singa itu dicabiknya seperti orang mencabik anak kambing--tanpa apa-apa di tangannya. Tetapi tidak diceriterakannya kepada ayahnya atau ibunya apa yang dilakukannya itu. Hakim-hakim 14:5,6

2. menghancurkan pasukan musuh dengan hanya menggunakan tulang rahang keledai
Kemudian ia menemui sebuah tulang rahang keledai yang masih baru, diulurkannya tangannya, dipungutnya dan dipukulnya mati seribu orang dengan tulang itu. Berkatalah Simson: "Dengan rahang keledai bangsa keledai itu kuhajar, dengan rahang keledai seribu orang kupukul." Hakim-hakim 15:15,16

3. dan merobohkan sebuah bangunan raksasa
Tetapi Simson tidur di situ sampai tengah malam. Pada waktu tengah malam bangunlah ia, dipegangnya kedua daun pintu gerbang kota itu dan kedua tiang pintu, dicabutnyalah semuanya beserta palangnya, diletakkannya di atas kedua bahunya, lalu semuanya itu diangkatnya ke puncak gunung yang berhadapan dengan Hebron. Hakim-hakim 16:3

Simson adalah manusia biasa, yang mendapat kasih karunia dari Allah yang luar biasa. Kalau kita telusuri dari Simson sebagai manusia biasa:

4. Simson adalah manusia pilihan Allah
Dan Malaikat TUHAN menampakkan diri kepada perempuan itu dan berfirman kepadanya, demikian: "Memang engkau mandul, tidak beranak, tetapi engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Oleh sebab itu, peliharalah dirimu, jangan minum anggur atau minuman yang memabukkan dan jangan makan sesuatu yang haram. Sebab engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; kepalanya takkan kena pisau cukur, sebab sejak dari kandungan ibunya anak itu akan menjadi seorang nazir Allah dan dengan dia akan mulai penyelamatan orang Israel dari tangan orang Filistin."
Hakim-Hakim 13:3-5
Menyatakan, Simson adalah manusia pilihan Allah. Alkitab mengajarkan secara jelas, bukan manusia yang memilih Allah, melainkan Allah yang memilih manusia. Allah telah memilih Abraham, Ishak, Yakub, serta tokoh-tokoh Alkitab yang lain, dan sekarang Simson.
Alkitab menyatakan, Allah telah memilih dan menetapkan Simson menjadi Hakim atas Israel. Pilihan itu sudah dinyatakan bahkan sebelum kelahiran Simson. Allah memilih Simson karena alasan yang terdapat dalam diri Allah sendiri, bukan karena kelayakan yang ada pada diri Simson.

Pilihan Tuhan atas Simson, tokoh-tokoh Alkitab lain, serta atas saudara dan saya, menyatakan kedaulatan Allah, menyatakan kemurahan Allah, dan pada akhirnya menyatakan kesetiaan Allah.

1. Lahir dari keluarga yang mengasihi Tuhan
Lalu Manoah memohon kepada TUHAN, katanya: "Ya Tuhan, berilah kiranya abdi Allah, yang Kauutus itu, datang pula kepada kami dan mengajar kami, apa yang harus kami perbuat kepada anak yang akan lahir itu." Hakim-Hakim 13:8

Menunjukan, Simson lahir dari keluarga yang mencintai Tuhan. Rancangan Tuhan atas hidup Simson benar-benar sempurna. Dia bukan hanya memilih dan menetapkan Simson menjadi alat-Nya, tetapi juga menyiapkan orang tua yang baik, mengasihi dan takut akan Tuhan, serta memiliki kerinduan untuk mendidik anaknya dalam jalan yang Tuhan tentukan baginya. Dalam segala hal Allah turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan atas orang-orang yang dikasihi-Nya.

2. Jatuh karena wanita dan dosa seksual
Simson pergi ke Timna dan di situ ia melihat seorang gadis Filistin. Hakim-Hakim 14:2 Pada suatu kali, ketika Simson pergi ke Gaza, dilihatnya di sana seorang perempuan sundal, lalu menghampiri dia. Hakim-Hakim 16:1
Sesudah itu Simson jatuh cinta kepada seorang perempuan dari lembah Sorek yang namanya Delila. Hakim-Hakim 16:4

Menunjukkan kelemahan Simson. Alkitab tidak pernah menyembunyikan dosa. Sebagaimana kekudusan dinyatakan dengan sangat jelas, demikian juga dosa dinyatakan secara terbuka. Simson jatuh karena wanita dan dosa seksual. Alkitab mencatat ada 3 wanita dalam kehidupan Simson, dan semua wanita tersebut tidak mengenal Tuhan. Wanita ketiga bernama Delila. Cinta terlarangnya terhadap Delila, membawa Simson dalam masalah besar, kejatuhan dalam dosa, dan ditinggalkan Tuhan.

3. Membayar mahal kesalahannya
Orang Filistin itu menangkap dia, mencungkil kedua matanya dan membawanya ke Gaza. Di situ ia dibelenggu dengan dua rantai tembaga dan pekerjaannya di penjara ialah enggiling. Hakim-Hakim 16:21
mengatakan: Orang Filistin itu menangkap dia, mencungkil kedua matanya dan membawanya ke Gaza. Di situ ia dibelenggu dengan dua rantai tembaga dan pekerjaannya di penjara ialah menggiling.
Dosa seksual, dan dosa apapun, selalu memiliki akibat, dan akibat yang ditimbulkannya selalu sangat besar. Cinta buta Simson membuatnya benar-benar buta. Semua kekuatan, kehormatan yang Tuhan berikan kepadanya, hilang dari hidupnya. Dosa telah menghancurkan hidupnya.

Kesempatan kedua
Berserulah Simson kepada TUHAN, katanya: "Ya Tuhan ALLAH, ingatlah kiranya kepadaku dan buatlah aku kuat, sekali ini saja, ya Allah, supaya dengan satu pembalasan juga kubalaskan kedua mataku itu kepada orang Filistin." Hakim-Hakim 16:28

Menunjukkan pertobatan Simson, serta pengharapannya akan kesempatan kedua dari Tuhan. Dalam kondisi buta (baik jasmani dan rohaninya), sekarang mata Rohani Simson mulai terbuka. Dia menyadari kesalahannya, dan berharap Tuhan memberi kesempatan yang kedua. Tuhan mengampuni, memulihkan, dan menyertainya kembali.
Dengan kekuatan dari Tuhan, Simson rela mati untuk tujuan Ilahi atas hidupnya, menjadi Hakim atas Israel.

Setiap orang Kristen, Tuhan selalu memberi kesepatan yang ke-sekian kalinya untuk membuat kita mau bertobat dan berubah. Selama ini penyertaan kita terhadap Tuhan sudah dibutakan oleh keinginan keinginan daging sehingga mata rohani kita sulit untuk melihat apa yang baik dan yang berkenan kepada Allah maka untuk kesekian kalinya saat kita berseru dan kesekian kalinya Ia mencelikkan mata hati kita. Jadi untuk kesekian kalinyalah Ia ingin kita mengalami perubahan.

Jadi selama kita punya kesempatan janganlah kita berbuat jahat lagi, janganlah mengikuti keinginan kita. Kini saatnya kita minta kepada Allah untuk mencelikkan mata rohani kita sehingga kita bisa hidup berkenan kepadanya.
“Karunia terbesar dalam kehidupan saya adalah penyertaan Roh Allah. Ketika Ia pergi, saya telah kehilangan segala-galanya. Saya menjadi tidak berguna dimata Tuhan dan sesama.” Amy Grant
Oleh: Ev.Liem Thin Ping