Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Minggu, 27 Mei 2012

ULAT SUTRA

Tetapi sekarang, beginilah firman TUHAN yang menciptakan engkau, hai Yakub, yang membentuk engkau, hai Israel: "Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku. Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau. Sebab Akulah TUHAN, Allahmu, Yang Mahakudus, Allah Israel, Juruselamatmu. Aku menebus engkau dengan Mesir, dan memberikan Etiopia dan Syeba sebagai gantimu. Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu. Janganlah takut, sebab Aku ini menyertai engkau, Aku akan mendatangkan anak cucumu dari timur, dan Aku akan menghimpun engkau dari barat. Yesaya43:1-5 
Ngengat sutra atau sutera (Bombyx mori: "ulat murbei") adalah ngengat yang memiliki nilai ekonomi tinggi sebagai penghasil serat atau benang sutra. Makanan ulat sutra hanyalah daun murbei (Morus alba). Ia berasal dari utara Tiongkok.

Telur ngengat sutra membutuhkan waktu sekitar 10 hari untuk menetas. Ulatnya membentuk kepompong sutra mentah, yang setelah dipintal bisa menghasilkan benang sutra sepanjang 300 hingga 900 meter perkepompong. Seratnya berdiameter sekitar 10 mikrometer. Kalau kita tahu bahwa sutra nilainya begitu tinggi, pasti kita tahu juga bahwa kita (saya) punya nilai lebih tinggi dari semua ciptaan Tuhan. Bahkan untuk mendapatkan kita (saya) Ia rela memberikan (menukar) manusia atau bangsa, yang diibaratkan oleh Firman Tuhan bangsa Etopia dan bangsa Syeba. Bahkan yang terakhir Allah menukarkan Yesus untuk menebus kita.
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Yohanes 3:16

Sebagaimana umumnya larva atau ulat, ulat sutra sangat rakus; makan sepanjang siang dan malam sehingga tumbuh dengan cepat. Apabila warna kepalanya sudah menjadi semakin gelap, ulat sutra akan segera berganti kulit atau cangkang. Dalam hidupnya, ulat sutra mengalami empat kali ganti kulit, hingga berwarna kekuningan dan lebih ketat, yang menjadi tanda akan segera membungkus diri dengan kepompong.  
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah. Yohanes 12:24 
Saat kita trima Yesus, hidup kita baru dikatakan bernilai saat kita berbuah atau saat melakukan sesuatu yang bernilai bagi Tuhan dan terus dibarui didalam Dia. Nilai (buah) itu akan bertambah saat dalam proses waktu kita mau dibentuk dan diatur menuju sesuatu yang diharapkan oleh Dia yang membuat jalan itu. Jadi hidup kita bukannya hidup kita lagi tapi Kristus yang ada dalam diri kita. Saat kita mengikuti langkah yang dikehendakiNya maka buah yang kita hasilkan akan bertambah lebat dan semakin disayang olehNya.

Sebelum ulat sutra menjadi matang dan keluar dari kepompongnya (kepompong digigiti hingga rusak dan tidak bernilai ekonomi), kepompong tersebut kemudian direbus untuk membunuh ulat sutra dan memudahkan penguraian seratnya. Ada juga beberapa ulat dibiarkan bertumbuh akhirnya menjadi kupu kupu. Adapun kupu-kupu dewasa yang dipelihara untuk bibit ulat sutra tidak bisa terbang. Karena sejarahnya yang panjang dan nilai ekonominya yang tinggi, genom ulat sutra menjadi salah satu objek penelitian ilmiah.  
Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu. Yesaya 55:8,9
Berjalan menurut kehendakNya, mau diatur, hidup dalam ketaatan, kesetiaan. Itu semuanya sulit. Bahkan untuk mengerti apa yang Dia mau juga sangat sulit, terlebih lagi percaya rancanganNya adalah rancangan damai sejahtera, sedang didepan kita masalah demi masalah sedang mengerogoti pikiran dan iman kita. Lalu Yesusnya ada dimana? Damai dan hari depan yang dijanjikan kita percaya, tapi saat menjalaninya kadang kita tertawa (tanda kurang percaya) sama seperti Abraham dan Sarah saat menerima janji dari Tuhan yaitu seorang anak.
Lalu tertunduklah Abraham dan tertawa serta berkata dalam hatinya: "Mungkinkah bagi seorang yang berumur seratus tahun dilahirkan seorang anak dan mungkinkah Sara, yang telah berumur sembilan puluh tahun itu melahirkan seorang anak?" Kejadian 17:17 
Saat kita tetap dalam lindungan sayapNya, kita akan bisa melihat penyertaan dan perlindunganNya ditengah ombak dan badai yang silih berganti menyerang kita. Tuhan mengijinkan itu terjadi biar kita kuat, kokoh dan semakin dewasa dalam pikiran dan kerohanian. Hanya orang tertentu saja yang bisa melewati hal itu. Orang itu kita sebut ‘umat pilihan Allah.’

Sejarah
Di Tiongkok kuno, terdapat legenda bahwa sutra yang didapati dari ulat sutra dilihat oleh Ratu Xi Ling-Shi (Hanzi: 嫘祖, pinyin: Léi Zǔ). Ia sedang bertamasya ketika ia melihat kepompong ulat sutra. Lalu digunakanlah jarinya untuk menyentuhnya, dan menakjubkan, selembar benang terkeluarDan semakin banyak keluar dan membaluti disekeliling jarinya, dia perlahan-lahan merasa panas. Apabila sutra itu habis, dia melihat kepompong kecil. Dengan serta merta, sang ratu menyadari bahwa kepompong itu merupakan sumber sutra. Dia lalu bercerita kepada semua orang dan hal ini menjadi dikenal secara luas. Selain legenda ini, terdapat banyak legenda lain mengenai ulat sutra. Kekristenan bukan teori tapi adalah suratan yang terbuka yang dinyatakan dalam diri kita. Dari kesaksian hidup kita, mujijat-mujijat dan tanda-tanda yang dinyatakan banyak orang dan menjadikan orang percaya akan Dia.
Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami dan yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang. Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia. II Korintus 3:2,3 

Manfaat medis
Ulat sutra yang digunakan untuk pengobatan tradisional China adalah "Bombyx batryticatus" atau "ulat sutra kaku" (Hanzi sederhana:僵蚕, tradisional: 僵蠶 pinyin: āngcán). Ia adalah larva kering 4–5th yang mati akibat penyakit muskadin putih disebabkan oleh jamur Beauveria bassiana, dimanfaatkan untuk mengobati masuk angin, mencairkan dahak dan meringankan kejang-kejang.

Makanan
Ulat sutra dikonsumsi di sejumlah kebudayaan. Di Korea, ulat sutra yang direbus serta dibumbui merupakan makanan ringan yang populer dan dikenal sebagai beondegi. Di China, sejumlah pedagang jalanan menjual ulat sutra yang dipanggang Sutra atau sutera merupakan serat protein alami yang dapat ditenun menjadi tekstil. Jenis sutra yang paling umum adalah sutra dari kepompong yang dihasilkan larva ulat sutra murbei (Bombyx mori) yang diternak (peternakan ulat itu disebut serikultur).
Sutra bertekstur mulus, lembut, namun tidak licin. Rupa berkilauan yang menjadi daya tarik sutra berasal dari struktur seperti prisma segitiga dalam serat tersebut yang membolehkan kain sutra membiaskan cahaya pada pelbagai sudut. Hidup yang memberi rasa dan memberi terang yang menyinari sekeliling itu adalah keharusan sebagai orangnya Allah. Pemintalan benang sutra dari kepompong ulat sutra.
"Sutra liar" dihasilkan oleh ulat selain ulat sutra murbei dan dapat pula diolah. Pelbagai sutra liar dikenali dan digunakan di Cina, Asia Selatan, dan Eropa sejak zaman silam, namun skala produksinya selalu jauh lebih kecil daripada sutra ternakan. Sutra liar berbeda dari sutra ternakan dari segi warna dan tekstur, dan kepompong liar yang dikumpulkan biasanya sudah dirusak oleh ngengat yang keluar sebelum kepompong tersebut diambil, sehingga benang sutra yang membentuk kepompong itu sudah terputus menjadi pendek.
Ulat sutra ternakan dibunuh dengan dicelup ke dalam air mendidih sebelum keluarnya ngengat dewasa, atau dicucuk dengan jarum, sehingga seluruh kepompong dapat diurai menjadi sehelai benang yang tak terputus. Ini membolehkan sutra ditenun menjadi kain yang lebih kuat. Sutra liar biasanya juga lebih sukar dicelup warna daripada sutra ternakan. Menjadi baik orang tidak bisa masuk surga hanya orang yang taat dan melakukan kehendakNyalah yang masuk kesurga jadi janganlah kasihmu pura pura  
Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik. Roma 12:9

Empat jenis ngengat sutra ternakan yang terpenting. Sutra juga dihasilkan oleh beberapa jenis serangga lain, namun hanya jenis sutra dari ulat sutra yang digunakan untuk pembuatan tekstil. Pernah juga dijalankan kajian terhadap sutra-sutra lain yang menampakkan perbedaan dari aspek molekul.
Sutra dihasilkan terutama oleh larva serangga yang bermetamorfosis lengkap, tetapi juga dihasilkan oleh beberapa serangga dewasa seperti Embioptera. Produksi sutra juga kerap dijumpai khususnya pada serangga ordo hymenoptera (lebah, tabuhan, dan semut), dan kadang kala digunakan untuk membuat sarang. Jenis-jenis arthropoda yang lain juga menghasilkan sutra, terutama arachnida seperti laba-laba.
Karena tubuh juga tidak terdiri dari satu anggota, tetapi atas banyak anggota. I Korintus 12:14 
Kehidupan kita selalu saling berkaitan satu sama lain, kita bisa jadi sekarang pasti karena tempaan sekeliling kita. Jadi janganlah kita merendahkan orang saat kita diatas justru harusnya kita bantu mereka untuk bisa berdiri dan saling menguatkan.
Dan kepada anggota-anggota tubuh yang menurut pemandangan kita kurang terhormat, kita berikan penghormatan khusus. Dan terhadap anggota-anggota kita yang tidak elok, kita berikan perhatian khusus. I Korintus 12:23 
Kedewasaan itu suatu ketika akan kita alami, saat kedewasaan itu hadir bagunkanlah sekelilingmu menjadi dewasa juga, layani sekelilingmu dengan hati yang tulus hingga suatu saat engkau akan berkata ‘aku sudah berlari dan aku sudah menyelesaikan lariku, hari ini aku sudah mendapat hadiah yaitu panggilan surgawi dari Allah dalam Kristus Yesus (Filipi 3:14) Amin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar