Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Jumat, 07 Februari 2014

HARTA

Bolehkah orang kristen kaya? Bolehkah orang kristen bekerja dengan keras? Kaya yang bagaimana menurut kebenaran Firman Tuhan? Bagaimana melekatkan hati kita pada Tuhan kalau ada dan tidak adanya uang? Bagaimana caranya mengumpulkan harta di Surga? Mengapa banyak orang memberi hartanya kepada orang lain tetap tidak diberkati?

Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.
Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu;
jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu. Matius 6:21-23

Sering ada perkataan bahwa mata tidak akan pernah puas memandang. Jika kita melihat kemegahan Dunia ini yang ditawarkan untuk dinikmati kita bisa lupa akan kehendak Allah, maka hatipun menjadi beralih sama seperti saat Esau menukarkan hak kesulungannya. Hak kita sebagai anak Allah ditukarkan dengan semangkok hawa nafsu yang masuk lewat mata atau panca indera. Dan walaupun Esau mencarinya dengan mencucurkan air mata, hak itu tidak didapatkannya kembali.

Manusia tidak akan pernah puas dengan keinginannya walau demikian itu sangat wajar bila diarahkan kearah yang positip, tapi kebanyakan manusia menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya, menjilat dengan atasannya, korupsi, menjatuhkan rekan kerjannya, mencuri, membunuh dan menghancurkan itu akan sering dijumpai dalam kehidupan sehari harinya. Kita masih hidup di Dunia ini, Dunia ini menawarkan godaan yang sulit dihindari yaitu hidup menurut ukuran Dunia

Kemegahan dan keinginan Dunia itu tidak akan menjatuhkan manusia, yang membuat manusia jatuh karena Iblis memakai kemegahan dan keinginan Dunia sebagai prasarana untuk menjatuhkan manusia. Sama seperti zaman Hawa, Iblis memakai perintah Tuhan sebagai prasarana untuk menjatuhkan Hawa. Iblis bisa memakai berbagai cara untuk menjatuhkan manusia salah satunya yaitu melalui harta.
Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada. Matius 6:21
Jangan biarkan harta itu menguasai kita, kalau harta itu menguasai kita Iblis akan mendompleng dan menjatuhkan kita. Kalimat ini bukan ‘dimana uangmu berada’ tapi ‘dimana hartamu berada’, jadi makna harta dari Firman ini cukup luas.
Kemegahan dan keinginan Dunia bukanlah dosa.
contohnya kita punya emas, rumah, sepeda motor, pakaian, makanan dan
minuman dsb. Kalau itu semua dosa ya tidak usah dipakai semuanya dan dimakan, nanti jadi Adam dan Hawa yang berada di Taman Eden.
Harta yang kita punya tidak salah untuk kita miliki tapi jangan biarkan melebihi kasih kita pada Kristus. Kadang manusia menghalalkan semua cara untuk mendapatkannya bahkan mereka mampu menjual harga dirinya bahkan dirinya (melacur) untuk ditukar dengan sesuatu yang tidak kekal.

Jangan biarkan kemiskinan atau kekayaan menghancurkan kita, jangan biarkan anak atau keluarga mampu menciptakan ilah lain, jangan biarkan sedikit kemewahan mampu menjual diri kita. Banyak orang jatuh karena harta itu dijadikan allah untuk mereka.

Untuk hati dan pikiran terarah terus pada Tuhan tidaklah gampang karena kita tinggal di Bumi dan setiap harinya banyak yang kita lihat dan kecap, setiap harinya selalu dihadapkan dengan situasi dan kondisi yang berbeda, selain itu keinginan mata dan hati yang selalu mengoda. Setelah merasakan kenikmatan yang ada lalu dialihkan mata dan hati kepada Kristus tidaklah gampang.
Menikmati sesuatu yang ada didalam Dunia tidaklah dosa selama sesuai dengan kehendak Allah.

Kaya yang menurut Firman Tuhan
Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah." Lukas 12:21
Kita boleh kaya, kita boleh mengumpulkan harta, bahkan harus rajin contohnya kita harus serajin semut, tapi kekayaan yang kita alami harus sesuai dengan kehendak Tuhan yaitu dalam kebenaran, itulah kerinduan Tuhan.
Kaya yang bagaimana menurut kaca mata Allah
Orang yang kaya materi tapi kikir dan tak mau berbagi adalah orang yang miskin dalam pandangan Allah. Tapi sebaliknya meskipun orang tersebut miskin tapi kalau ia suka berbagi maka ia adalah orang kaya dalam kaca mata Allah. Dengan kata lain ukuran kayanya seseorang dalam kacamata Allah diukur dari keberanian dalam memberi atau berbagi. Keberanian dalam memberi atau berbagi ini dikenal dengan istilah “kaya dalam kemurahan.”

Pada waktu sekolah SD dalam pelajaran matematika ada penjumlahan, perkalian dan pembagian. Dari semuanya itu “pembagian” diajar paling terakhir, karena memang “pembagian” adalah hal yang paling sulit dalam matematika SD. Demikian juga halnya sekarang banyak orang Kristen lebih gampang mengumpulkan (penjumlahan dan perkalian) daripada pembagian (berbagi). Penyebabnya adalah karena berbagi adalah pelajaran yang sulit sehingga perlu dilatih secara intensif.

Contoh-contoh orang yang suka berbagi.
 Jemaat Makedonia adalah jemaat yang miskin namun suka berbagi.
Saudara-saudara, kami hendak memberitahukan kepada kamu tentang kasih karunia yang dianugerahkan kepada jemaat-jemaat di Makedonia.
Selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan. II Korintus 8:1-2
 Paulus juga orang yang suka memperkaya banyak orang.
sebagai orang berdukacita, namun senantiasa bersukacita; sebagai orang miskin, namun memperkaya banyak orang; sebagai orang tak bermilik, sekalipun kami memiliki segala sesuatu II Korintus 6:10

Berbagi dan tidak menjadi miskin
Bagaimana mungkin saat kita berbagi kita tidak akan kekurangan, padahal nyatanya uang atau harta kita jadi berkurang? Jawabannya adalah saat orang mau berbagi akan semakin di berkati Tuhan, ini prinsip yang diterapkan oleh Firman Tuhan. Sedang prinsip ekonomi yaitu berusaha sekecil kecilnya untuk memperoleh hasil sebesar besarnya.

Bagaimana caranya mengumpulkan harta di Surga
Paulus mengatakan bahwa cara menabung di Surga, bukan pergi ke Bank tapi berbagi. Menabung atau mengumpulkan harta di Surga dilakukan dengan tidak “mengumpulkan” tapi justru “suka memberi dan membagikan”.
Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi
dan dengan demikian mengumpulkan suatu harta sebagai dasar yang baik bagi dirinya di waktu yang akan datang untuk mencapai hidup yang sebenarnya. I Timotius 6:18,19
Mungkin ada yang tidak setuju dengan point ini. Tuhan Yesus menyuruh kita untuk menggumpulkan harta di Surga dengan pertimbangan bahwa harta itu seperti “Lem” yang mempunyai daya rekat yang sangat kuat. Karena harta bisa membuat hati kita melekat padanya, sehingga di mana saja harta kita berada di situ juga hati kita berada.
Kalau harta kita ada di Surga maka disitulah hati kita terekat disana, dengan demikian ketika kita berbagi, kita sedang menyimpan harta pada tempat yang tepat, sehingga hati kitapun akan ikut melekat di mana tempat harta kita di simpan. Ketika harta kita disimpan di Surga, maka hati kitapun akan ikut ke Surga. Sehingga dengan demikian pikiran kita akan selalu memikirkan perkara-perkara di Surga.

Mengapa banyak orang sukar memberi kepada orang lain maupun pekerjaan Tuhan?
Karena mereka belum memberi dirinya kepada Allah. Berilah dirimu terlebih dulu kepada Allah dan engkau akan melihat bahwa berbagi adalah sebuah sukacita besar dan bukan sebuah beban atau keterpaksaan.
Sikap kita terhadap harta yang menentukan penilaian Tuhan terhadap kita. Kalau kita bersandar pada harta, memegahkan harta dan bukan pada Tuhan sebagai pemberi harta maka pada hakikatnya kita adalah orang miskin dalam kaca mata Allah, meskipun mungkin secara materi kita adalah orang yang kaya raya.

Alkitab juga menjelaskan jenis jenis kekayaan yang akan kita terima ketika kita berada dalam Yesus.
1. Kaya dalam iman, Yakubus 2:5
2. Kaya dalam kemurahan, II Korintus 8:2
3. Kaya dalam Perkataan, I Korintus 1:5; II Korintus 8:7
4. Kaya dalam pengetahuan, I Korintus 1:5; II Korintus 8:7
5. Kaya dalam kebajikan, I Timotius 6:18; II Korintus 8:7
6. Kaya dalam Kasih, II Korintus 8:7

Dengan demikian, siapapun engkau entah miskin maupun kaya secara materi, entah hitam atau putih kulitmu, entah apa bahasamu, ketika engkau sudah lahir baru, saudara dan saya adalah orang-orang yang kaya dalam penilaian Allah.
Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya. II Korintus 8:9
Oleh: Ev. Liem Thin Ping

IMAN YANG BERKEMENANGAN

Ketika Yesus masuk ke Kapernaum, datanglah seorang perwira mendapatkan Dia dan memohon kepada-Nya: "Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita." Yesus berkata kepadanya: "Aku akan datang menyembuhkannya." Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: "Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh. Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya." Setelah Yesus mendengar hal itu, heranlah Ia dan berkata kepada mereka yang mengikuti-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorangpun di antara orang Israel. Matius 8:5-10
Dalam Alkitab ada 200 kata ”iman” dan semuanya didalam perjanjian baru

Mengapa harus hidup dengan iman?
1. Orang benar hidup karena iman
Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman." Roma 1:17
2. Orang yang hidup karena iman, diberkati
Jadi mereka yang hidup dari iman, merekalah yang diberkati bersama-sama dengan Abraham yang beriman itu. Galatia 3:9
3. Dibenarkan karena iman
Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus. Roma 5:1
4. Dosa diampuni karena iman
Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!" Markus 2:5
5. Diselamatkan karena iman
6. Meminta harus dengan iman
Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.
Yakobus 1:6
7. Tidak ada yang mustahil bagi orang percaya
Jawab Yesus: "Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!" Markus 9:23
8. Perjalanan kami, adalah perjalanan iman
9. Berdiri teguh dalam iman
Berjaga-jagalah! Berdirilah dengan teguh dalam iman! Bersikaplah sebagai laki-laki! Dan tetap kuat! 1 Korintus 16:13
10. Melawan iblis dengan iman
Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama. 1 Petrus 5:8,9

Bagaimana jika tidak punya iman?
1.Tanpa iman, Allah tidak berkenan
Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia. Ibrani 11:6
2.Tanpa iman,adalah dosa
Tetapi barangsiapa yang bimbang, kalau ia makan, ia telah dihukum, karena ia tidak melakukannya berdasarkan iman. Dan segala sesuatu yang tidak berdasarkan iman, adalah dosa. Roma 14:23
3.Jika undur dari iman, Tuhan tidak berkenan
Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya." Ibrani 10:38

Seberapa besar iman yang harus kita miliki?
Sebesar biji sesawi
Lalu kata rasul-rasul itu kepada Tuhan: "Tambahkanlah iman kami!" Jawab Tuhan: "Kalau sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada pohon ara ini: Terbantunlah engkau dan tertanamlah di dalam laut, dan ia akan taat kepadamu."Lukas 17:5,6
Bagaimana cara memperoleh iman?
1. Iman “timbul” karena mendengar Firman Allah
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus. Roma 10:17
2. Iman diterima dari Roh Kudus
Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan. 1 Korintus 12:9
Bagaimana fungsi iman dalam hidup kita?
1. Iman berfungsi sebagai “perisai”
dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, Efesus 6:16
2. Iman berfungsi sebagai “Bajuzirah”
Tetapi kita, yang adalah orang-orang siang, baiklah kita sadar, berbajuzirahkan iman dan kasih, dan berketopongkan pengharapan keselamatan. 1 Tesalonika 5:8

Bagaimana supaya Iman dapat berfungsi dengan baik?
1. Melakukan perbuatan-perbuatan Iman
Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna. Yakobus 2:22
2. Menguji diri sendiri
Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji. 2 Korintus 13:5
Contoh:Iman Abraham diuji
Karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal, walaupun kepadanya telah dikatakan: "Keturunan yang berasal dari Ishaklah yang akan disebut keturunanmu." Karena ia berpikir, bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang-orang sekalipun dari antara orang mati. Dan dari sana ia seakan-akan telah menerimanya kembali. Ibrani11:17-19
Oleh: Pdt Robby Schramm-Mojoagung

Jumat, 31 Januari 2014

SETIA SAMPAI AKHIR

Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! Sesungguhnya Iblis akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam penjara supaya kamu dicobai dan kamu akan beroleh kesusahan selama sepuluh hari. Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan. Wahyu 2:10

Apakah itu setia?
Taat melakukan segala perintah Tuhan setiap waktu
Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang. Matius 24:46
Contoh: 1. Abraham (Pengiringan)
Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui. Ibrani 11:8
2. Musa (Pelayanan)
Dan Musa memang setia dalam segenap rumah Allah sebagai pelayan untuk memberi kesaksian tentang apa yang akan diberitakan kemudian, Ibrani 3:5
3. Daniel (Ibadah)
Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya. Daniel 6:11

Yang tidak setia akan dihukum
Akan tetapi, jikalau hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba laki-laki dan hamba-hamba perempuan, dan makan minum dan mabuk, maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang yang tidak setia. Lukas 12:45,46
Allah mau kita setia
"Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?" Mikha 6:8

Allah suka orang yang setia
Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih dari pada korban-korban bakaran. Hosea 6:6
Kejarlah kesetiaan
Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan. 1Timotius 6:11
Hanya orang setia yang menang
Mereka akan berperang melawan Anak Domba. Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja. Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia." Wahyu 17:14
Janji Allah bagi orang yang setia
1. "Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.
8 TUHAN akan memerintahkan berkat ke atasmu di dalam lumbungmu dan di dalam segala usahamu; Ia akan memberkati engkau di negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu. Ulangan 28:1,8
Tuhan mau menjadikan engkau kepala
TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia, Ulangan 28:13

Bagaimana supaya tetap setia?
1. Bertekun
Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. Matius 24:12,13(TL)
2. Menyukai Firman Allah
Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu, maka engkau akan mendapat kasih dan penghargaan dalam pandangan Allah serta manusia. Amsal 3:3,4
3. Suka beribadah
Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat. Ibrani 10:25
4. Tidak mundur
Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya." Tetapi kita bukanlah orang-orang yang mengundurkan diri dan binasa, tetapi orang-orang yang percaya dan yang beroleh hidup. Ibrani 10:38,39
5. Setia dalam segala perkara
"Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar. Lukas 16:10
6. Tidak takut kesusahan
Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! Sesungguhnya Iblis akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam penjara supaya kamu dicobai dan kamu akan beroleh kesusahan selama sepuluh hari. Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan. Wahyu 2:10
Oleh: Pdt.Y.R.Schramm-Mojoagung

DIRHAM YANG HILANG

"Atau perempuan manakah yang mempunyai sepuluh dirham, dan jika ia kehilangan satu di antaranya, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya?
Dan kalau ia telah menemukannya, ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dirhamku yang hilang itu telah kutemukan.
Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat." Lukas 15:8-10
Kalau uang kita 10 Milyar, lalu uang 1 Milyar jatuh ke got comberan pasti kita cari.
Tapi kalau yang jatuh uang 1 000,- logam jatuh ke got apakah kita mencarinya?
Bagaimana nilai saudara di hadapan Tuhan, apakah kita begitu bernilai sehingga Allah berusaha mencari saudara.

Kalau kita bernilai atau berharga maka kedatangan kita akan menimbulkan sukacita dan berkat bukan kehancuran atau dukacita.
Karena 1 orang bertobat maka akan terjadi sukacita baik di bumi maupun di surga.
Kita patut bersukacita dan bergembira karena adikmu telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali.. Lukas 15: 32
Ayat ini membahas bukan orang yang berdosa, tetapi untuk anak yang hilang.

Kalau kita sebagai anak yang hilang kita perlu datang sendiri pada Bapa dan bertobat
Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia. Lukas 15:20

Kalau anak yang hilang itu tidak bangkit dan datang pada Bapa akan dibuang dan tidak mengalami permbaruan
Sebab mereka yang pernah diterangi hatinya, yang pernah mengecap karunia sorgawi, dan yang pernah mendapat bagian dalam Roh Kudus,
dan yang mengecap firman yang baik dari Allah dan karunia-karunia dunia yang akan datang,
namun yang murtad lagi, tidak mungkin dibaharui sekali lagi sedemikian, hingga mereka bertobat, sebab mereka menyalibkan lagi Anak Allah bagi diri mereka dan menghina-Nya di muka umum. Ibrani 6:4-6

Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar. Yohanes 15:6
Orang yang tidak tinggal di dalam Anak, Ia dibuang walau ia pernah jadi bagian (ranting) dari Dia.
Contoh: Yudas harus mati karena Yudas tidak tinggal dalam Dia, bukan Tuhan tak mampu menolong tapi Yudas sudah memilih jalannya untuk keluar dari kasih Kristus.

Setiap kali kita makan, kita memasukkan sesuatu yang sudah mati (ikan, ayam, daging sapi) kedalam tubuh kita, hal itu tidak bisa dijawab oleh para ilmuwan sekalipun, karena apa yang dimasukkan itu malah memberi kehidupan kepada tubuh.
Walau kita hilang atau roh kita sudah sakit. Tuhan sanggup memberi kehidupan dan kesembuhan kalau kita mau datang kepadaNya.
Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu Yohanes 17:9
Yesus hanya berdoa yang menjadi milikNya, yang bukan milikNya, Dia tidak akan berdoa. 
 Oleh: Ev. Liem Thin Ping

CAHAYA PELITA

Banyak orang berkata terang itu harus menerangi diluar bukan di gereja benarkah demikian? Lalu buat apa pendeta kotbah di gereja yang isinya cuma terang saja? Lalu kapan terang itu mulai ada? Bisakah terang itu pudar?

"Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya.
Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan. Lukas 8:16,17
Pelita pasti mempunyai bayangan. Selain terang dalam diri seseorang, dia juga punya sisi gelap dalam bayangan dari masa lalu maupun masa sekarang. Yesus sudah tahu sisi gelap yang ada pada kita, Dia ingin kita bersungguh sungguh memancarkan terang itu dan melalui proses waktu gelap itu akan hilang saat terang kita memancar terang sekali.

Rabu, 15 Januari 2014

SETIA SAMPAI AKHIR

Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang? Roma 8:35

Apakah yang dapat memisahkan kita dari Kasih Kristus?
Kasih/kesetiaan kita kepada Tuhan Yesus sering diuji dengan:
1. Penindasan
Tekanan Jiwa, Gelisah, Bimbang.
Tuhan melihat kesukaran dan penindasan kami
Maka kami berseru kepada TUHAN, Allah nenek moyang kami, lalu TUHAN mendengar suara kami dan melihat kesengsaraan dan kesukaran kami dan penindasan terhadap kami. Ulangan 26:7

2. Kesesakan
Perasaan tertekan, Perasaan tidak nyaman atau tidak enak, Perasaan menderita.
Tuhan meluputkan dari kesesakan
Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku." Sela Mazmur 50:15

3. Penganiayaan
Perkataan orang yang menyakitkan, Difitnah, Dibenci, Dikhianati.
Tuhan telah mengalahkan dunia
Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia." Yohanes 16:33

4. Kelaparan
Kesulitan ekonomi, Ditinggalkan teman-teman.
Singa muda boleh kekurangan, tapi yang mencari Tuhan diberkati
Singa-singa muda merana kelaparan, tetapi orang-orang yang mencari TUHAN, tidak kekurangan sesuatupun yang baik. Mazmur 34:11

5. Ketelanjangan
Perasaan rendah diri, Merasa dipermalukan.
Tuhan memberi kekayaan dan pakaian putih
maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat. Wahyu 3:18

6. Bahaya
Ancaman bahaya, Kekuatiran.
Dalam keadaan yang menakutkan, Tuhan ada
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. Mazmur 23:4

7. Pedang
Penyakit, Penderitaan, Kematian.
Walau beribu jatuh disisimu, Tuhan tetap melindungimu
Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu. Mazmur 91:7

SEBAB ITU: Setialah sampai mati
Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! Sesungguhnya Iblis akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam penjara supaya kamu dicobai dan kamu akan beroleh kesusahan selama sepuluh hari. Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan. Wahyu 2:10
Oleh: Pdt.Y.R.Schramm-Mojoagung

5 GADIS BIJAK DAN 5 GADIS BODOH

Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki.
Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana.
Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak,
sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan juga minyak dalam buli-buli mereka.
Tetapi karena mempelai itu lama tidak datang-datang juga, mengantuklah mereka semua lalu tertidur.
Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!
Gadis-gadis itupun bangun semuanya lalu membereskan pelita mereka.
Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah kami sedikit dari minyakmu itu, sebab pelita kami hampir padam.
Tetapi jawab gadis-gadis yang bijaksana itu: Tidak, nanti tidak cukup untuk kami dan untuk kamu. Lebih baik kamu pergi kepada penjual minyak dan beli di situ.
Akan tetapi, waktu mereka sedang pergi untuk membelinya, datanglah mempelai itu dan mereka yang telah siap sedia masuk bersama-sama dengan dia ke ruang perjamuan kawin, lalu pintu ditutup.
Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain itu dan berkata: Tuan, tuan, bukakanlah kami pintu!
Tetapi ia menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu. Matius 25:1-12
Setiap kita sebagai orang Kristen disebut terang, terang itu ada sejak kita lahir. Setiap orang membawa terangnya masing masing. Masing masing bertanggung jawab terhadap pelitanya yang ia bawa. Bagaimana ia menjaganya sampai Sang mempelai pria datang (akhir zaman), dan bagaimana pelita itu tetap menyala dengan minyak yang selalu penuh.

Hari ini kita belajar tentang 5 gadis bodoh dan 5 gadis bijak, kedua kelompok ini merupakan perwakilan dalam hidup kita. Saat kita terima Yesus terang itu menyala, kalau menyala berarti pelita itu sudah terisi penuh oleh minyak. Minyak dilambangkan Roh Kudus.
Ia membuat kata-kataku setajam pedang, dengan tangan-Nya sendiri* Ia melindungi aku. Ia menjadikan aku seperti anak panah yang terasah, dan menyimpannya dalam tabung supaya siap dipakai. Yesaya 49:2

Pada zaman itu, di daerah-daerah Palestina sudah menjadi kebiasaan bahwa ketika akan mengadakan perjamuan kawin, perempuan-perempuan atau gadis-gadis di desa itu mempersiapkan dirinya untuk menunggu kedatangan mempelai Pria untuk menjemput mempelai wanita dan mengadakan pesta perjamuan kawin dirumahnya. Gadis-gadis tidak boleh menunggu di luar tanpa pelita. Mereka harus memiliki pelita ketika menunggu mempelai laki-laki datang untuk menjemput mempelai perempuan dan mengadakan pesta perjamuan kawin. Oleh karena itu, Yesus mengambil kebiasaan di desa-desa ini untuk menggambarkan kedatangan-Nya. Yesus menjelaskan perihal kedatangannya dengan menggunakan kebiasaan yang terjadi pada saat itu supaya perumpamaan yang disampaikan-Nya dapat dimengerti oleh pendengar-Nya.

5 gadis yang bodoh
5 gadis bodoh itu mengisi minyak dalam pelitanya penuh tapi gadis ini bodoh karena tidak membawa cadangan minyak. Disini mengambarkan orang Kristen yang hidupnya sungguh sungguh pada mulanya lalu karena ada masalah atau menghadapi masalah lupa untuk melibatkan Roh Kudus, karena dia merasa sudah dalam zona yang enak, nyaman dan tenang. Hidupnya mulai mengandalkan kekuatannya sendiri, dengan kebodohannya akhirnya ia jatuh berbagai macam masalah. Untuk mengatasi atau menyelesaikan masalahnya ia harus membeli ‘minyak yang lain’ (asli tapi palsu) asal pelita dalam hidupnya menyala.

Kadang kita menutupi hidup kita dengan segala jenis aktifitas rohani biar kelihatan rohani untuk menutupi bahwa minyak kita sudah hampir kering, sedang minyak yang diisi sekarang ini bukan dari Roh Kudus. Mereka membeli minyak disembarang tempat, ini bukan minyak yang disediakan oleh Yesus, ini bukan Roh Kudus tapi ‘roh yang lain’. Karena itu saat 5 gadis bodoh itu ingin masuk, tuan itu berkata “sesungguhnya aku tidak mengenal kamu”.
Kenapa tuan itu tidak mengenal gadis itu? Padahal semua orang tahu dia sudah ada sejak dari tadi (Matius 25:5). 5 gadis ini menunggu bersama 5 gadis yang lainnya sampai mengantuk dan akhirnya tertidur bagaimana mungkin tidak dikenal. Yang menyebabkan ia tidak dikenal karena gadis itu membawa minyak yang lain, minyak yang bukan berasal dari Roh Kudus, sehingga nyala pelita itu juga lain.

Banyak dari kita begitu bodoh, kita memulai segala sesuatu dengan kebenaran dan kesungguhan. Sekarang malah mengandalkan cara berpikir kita lalu sekarang ditimpa berbagai macan masalah, saat bertemu pujaan hati, saat melihat kilauan uang atau harta, saat dapat barang, saat kenaikan jabatan (promosi), saat punya anak, saat saat kita lupa Tuhanlah yang memberikannya tapi kita lebih rela mengutamakan yang fana untuk ditukar yang kekal. Maka itu Yesus berkata aku tidak kenal engkau.
Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" Matius 7:23
Semua untuk keluarga, anak, kilauan harta, jabatan, nama baik, binatang peliharaan semua untuk semuanya, Tuhan jadi nomor 2. Tanpa sadar kita buat semua yang fana itu menjadi ilah yang lain dalam hidup kita. itulah kehidupan gadis yang bodoh.
Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah. Matius 13:22

Seorang yang bodoh tidak bisa mengerti nilai sebuah keselamatan. Ia berbuat dosa berulang ulang tanpa takut karena ia berpikir masih ada pengampunan hingga nilai keselamatan dihadapannya begitu kecil. Orang yang demikian pastinya tidak bisa melihat sesuatu yang dahsyat dalam hidupnya.

5 gadis yang bijaksana
"Dengarlah! Aku datang seperti pencuri! Berbahagialah orang yang tetap siaga dan menjaga pakaiannya, sehingga ia tidak berjalan dengan telanjang dan menjadi malu di depan umum!" Wahyu 16:15
5 gadis bijaksana selalu membawa minyak (Roh Kudus) disetiap kehidupannya, bahkan mencadangkan minyaknya walau minyak dalam pelita itu masih penuh. Dia selalu siaga dalam situasi, lingkungan dan keadaan apapun agar minyak dari dalam hidupnya tetap bersinar terus (berani bayar harga).

Orang yang berani bayar harga jarang ditemui dalam kekritenan yang ada asal aku bahagia, asal aku kaya, asal hutangku bebas, asal masalahku beres, asal hartaku banyak, asal dan asal yang berbau kenikmatan baru aku mau melayani Tuhan.
Orang bijak melihat segala sesuatu dengan kaca mata Kristus, memandang dengan sudut pandang Kristus. Hanya orang bijaklah yang dapat melihat segala sesuatu dari sudut pandang Allah. Kenikmatan yang ada di Dunia bukan menjadi sasaran utama.
Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada. Matius 6:21

Dunia menyediakan kenikmatan, ditangan orang bijak kenikmatan Dunia akan menjadi berkat bagi banyak orang, ditangan orang bodoh kenikmatan Dunia membuat orang itu menjadi sombong dan angkuh, karena berkat yang dia terima untuk diri sendiri atau orang terdekatnya (keluarga).

Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,
dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. Matius 25:32,33
Sebelum menuju akhir zaman domba dan kambing disatukan menuju satu kawanan tapi saat ini kawanan domba (orang yang mau mendengar suara Gembalanya Yohanes 10:16) dan kambing (orang yang bebal) akan dipisahkan. Sama seperti 5 gadis bijak dan 5 gadis bodoh, pertama mereka bersatu tapi pada akhirnya mereka harus dipisahkan karena proses pemurnian.

Bagi domba mereka menerima berkat (Matius 25:34) karena mereka melakukan sesuatu untuk orang lain (Matius 25:40). Sedang kambing menerima hukuman (Matius 25:41) karena apa yang dilakukannya untuk kepentingannya sendiri (Matius 25:45).
Semua orang selalu mengambil pilihan menjadi gadis yang bijaksana, sedang gadis yang bodoh bukan pilihanku atau tipeku, tapi kenyataannya hidup kita sama seperti gadis yang bodoh itu. 
Oleh: Ev. Liem Thin Ping