Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Jumat, 31 Januari 2014

CAHAYA PELITA

Banyak orang berkata terang itu harus menerangi diluar bukan di gereja benarkah demikian? Lalu buat apa pendeta kotbah di gereja yang isinya cuma terang saja? Lalu kapan terang itu mulai ada? Bisakah terang itu pudar?

"Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya.
Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan. Lukas 8:16,17
Pelita pasti mempunyai bayangan. Selain terang dalam diri seseorang, dia juga punya sisi gelap dalam bayangan dari masa lalu maupun masa sekarang. Yesus sudah tahu sisi gelap yang ada pada kita, Dia ingin kita bersungguh sungguh memancarkan terang itu dan melalui proses waktu gelap itu akan hilang saat terang kita memancar terang sekali.


Terang di Alkitab digambarkan sebagai pelita (bagi manusia), pelita adalah sumbu yang diberi minyak untuk menjadi penerang. Bila minyak itu tidak diisi lagi maka sumbu itu akan padam atau minyak itu habis maka terangnya akan padam. Kita adalah terang, Yesus menghendaki agar terang kita menyala terus sampai akhir hidup kita.
Karena bila Roh Kudus ada dalam kita maka minyak itu akan selalu ada dalam diri kita. Jadi jangan sekali kali kita mendukakan Roh kudus, kalau kita mendukakan Roh Kudus maka minyak kita akan habis yang pada akhirnya api dari terang itu akan suatu ketika padam.

Terang mulai bersinar dan pudar
Saat orang terima Kristus saat itu pula terangnya menyala, dia akan terus menyala sampai yang empuNya pelita tidak menghendaki ia menyala (mati) atau setelah kita murtad atau tidak ada minyak (Roh Kudus). Terang bisa pudar (redup) saat minyak yang didalam pelita sudah mulai habis atau saat kita suam suam kuku.
Buluh yang terkulai tak akan dipatahkan-Nya pelita yang redup tidak akan dipadamkan-Nya. Ia akan berjuang sampai keadilan tercapai; Matius 12:20

Pelita itu akan tetap menyala bila ada minyak yang selalu dituangkan pada tempat pelita setiap saat, minyak itu melambangkan Roh Kudus.
Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu.
Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal
I Korintus 13:11-12
Roh manusia adalah pelita TUHAN, yang menyelidiki seluruh lubuk hatinya. Amsal 20:27
Roh manusia merupakan alat yang dapat dimanfaatkan atau dipakai oleh Allah untuk memerangi jalan hidup orang percaya

Terang yang mengalir kesemua orang
Terang itu diibaratkan pelita bukan senter atau lampu mobil yang sewaktu waktu bisa dimatikan, jadi saat pelita itu dinyalakan dia akan menyala sampai akhir hidupnya yaitu mati atau murtad. Jadi terang itu akan menyala kemana saja disituasi apapun, keadaan apapun dan lingkungan manapun. Dilingkungan orang yang sungguh sungguh kepada Tuhan maupun orang yang belum kenal Kristus.

Ada orang yang memberi contoh, terang dengan terang bila menyala akan tidak berguna harus terang menuju ketempat yang gelap. Memangnya terang saudara seberapa, sampai tidak mau menerangi saudara seimanmu, memangnya saudaramu seiman terangnya seberapa hingga terangmu tidak perlu menyinarinya, siapa tahu terangnya sedang redup.
Tidak perlu lagi kami menulis kepadamu tentang bagaimana kalian harus mengasihi saudara-saudara yang seiman. Kalian sendiri sudah diajari oleh Allah untuk saling mengasihi.I Tesalonika 4:9
Bukti lagi ‘Pendeta” kenapa harus kotbah ke gereja disanakan terang bukan tempat gelap, harusnya pendeta kotbahnya di tempat maksiat atau dipenjara atau tempat karaoke atau dijalan jalan jangan di gereja.

Sumbu dalam pelita itu saat dinyalakan maka dia akan bertangung jawab bersinar sampai akhir hidupnya, dilingkungan dan situasi apapun tetap bersinar tergantung yang Empunya pelita kapan harus tetap hidup dan mati. Pelita saat diletakkan juga terserah dari yang Empunya pelita, jadi tidak perlu kita kuatir pelayan kita. Jemaat sedikit, tempatnya terpencil atau didesa. Karena semua manusia mencari terang.
Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Matius 5:14
Bertambahnya terang atau tidak, tergantung dari manusia itu sendiri dalam menghadapi dan menyelesaikan masalahnya. Lampu phillip 5 watt bisa terang 40 watt kalau hidup kita di tangan Dia, maka akan menjadi bernilai dan berharga demikian juga pelita, pelita kalau menyala terangnya memangnya seberapa maka itu kalau pelayanan jangan sombong. Yang membuat pelita itu terang sekali itu karena ada Yesus yang menjadi pusat terang didalam hidup kita.

Cahaya baru bisa bermanfaat maksimal saat ditempatkan pada tempat yang tepat (di atas kaki dian bukan dibawah kaki dian)
Hidup kita baru bisa berguna bila kita bisa menyatakan kasih Kristus kepada setiap orang, bukan dimiliki oleh diri sendiri.
Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga. Matius 5:16

Cahaya selain memancar dalam diri seseorang melalui pancaran wajah dan gerakan tubuh, cahaya juga memancar dalam hati manusia (Inner Beauty).
Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus, Efesus 1:18
Sebab Allah yang telah berfirman: "Dari dalam gelap akan terbit terang!", Ia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus. II Korintus 4:6

Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. I Yohanes 2:15

Cerita
Ada 2 ulat yang ingin cantik
Ulat pertama dia menuju salon, ulat bahkan dengan uangnnya dia menuju ke Paris agar dia diubah menjadi cantik, bahkan bulu yang ada ditubuhnya diberi warna. Bahkan dia mengikuti perawatan tubuh. Akhirnya ulat itu kembali ke Indonesia, dia menunjukan kecantikannya. Sedang ulat kedua tidak ketempat salon, tapi dia berdiam lalu membuat rajutan akhirnya terbentuklah rajutan kepompong, melalui proses waktu terjadi perubahan dari dalam kepompong itu keluarlah kupu kupu yang cantik.
Ulat pertama tetap menjadi ulat, sedang ulat kedua menjadi kupu kupu. Secantik cantiknya ulat tetap tidak bisa melebihi kecantikan kupu kupu (Inner beauty).

Kedamaian bisa didapat sementara di tempat hiburan, taman rekreasi, uang yang banyak atau rumah yang besar. Kedamaian yang kekal berasal dari hati, dari dalam hati terpancar seluruh kehidupan seseorang. Dengan uang manusia tidak bisa membeli ‘Damai yang kekal’.

Pada suatu hari, seorang petani Skotlandia yang hidup miskin mendengar tangisan seorang anak kecil yang terperosok ke dalam lumpur. Sang anak masuk kedalam lumpur yang amat berbahaya. Sang petani tersebut bernama Fleming, ia dengan cepat membantu si anak kecil keluar dari lumpur tersebut. Anak itu pun selamat dan dapat kembali ke rumahnya.

Keesokan harinya, ayah dari sang anak yang diselamatkan oleh Fleming datang kerumahnya. Sang Ayah ini mengucapkan terima kasih kepada Fleming. Kebetulan ia salah satu orang kaya. Ia menawarkan apa saja yang diinginkan oleh FLeming sebagai ucapan terima kasih atas jasa fleming menyelamatkan anaknya. Namun Fleming dengan rendah hati menolaknya, karena ia melakukan hal tersebut dengan sukarela.
Namun sang ayah dari anak yang diselamatkan ini mengajukan satu permintaan. Karena ia melihat ternyata Fleming juga memiliki seorang anak. Ia melihat kondisi rumah Fleming yang kecil dan kehidupannya yang miskin, pastilah Fleming tidak mampu membiayai sekolah anaknya hingga level universitas. Maka Orang kaya ini menawarkan akan membiayai sekolah anak Fleming hingga level universitas.

Tahun demi tahun berlalu, Anak Fleming kemudian dimasukkan ke universitas terbaik saat itu, yaitu St. Marys Hospital Medical School di London. Syukurnya anak fleming juga tidak menyia nyiakan kesempatan yang diberikan orang kaya tersebut.
Anak Fleming belajar dengan tekun dan menjadi sangat terkenal. Ia menemukan sebuah obat yang bernama Penicilin. Anak Fleming ini bernama Sir Alexander Fleming.
Bertahun tahun kemudian, anak si orang kaya yang membiayai kuliah fleming terserang pneumonia. Saat itu, tahukah anda satu satunya obat yang mampu menyelamatkan sang anak adalah Penicilin. Ya penicilin yang ditemukan oleh alexander fleming. Nama anak orang kaya tersebut adalah Sir Winston Churchill (Perdana Menteri Inggris).
Oleh: EV. Liem Thin Ping

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar