Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Rabu, 14 Agustus 2013

PEMBUAT SEJARAH

Maka selesailah tembok itu pada tanggal duapuluh lima bulan Elul dalam waktu lima puluh dua hari Nehemia 6:15
Zaman Nehemia adalah zaman di mana bangsa Israel sedang dibuang oleh Tuhan.Sebagian dibuang di Babel, sebagian dibuang di tanah kekuasaan raja Persia.Ezra dibuang diBabel sedangkan Nehemia dibuang di Persia. Nehemia berada pada zaman dimana Israel begitu susah dan dipermalu
kan.

Nahemia adalah seorang tokoh penting dalam sejarah pasca-pembuangan orang orang Yahudi. Ia adalah anak Hakhalya, (Nehemia 1:1) dan kemungkinan dari Suku Yehuda. Leluhurnya tinggal di Yerusalem, namun Nehemia tinggal dan berdinas di Persia. (Nehemia 2:3). Ia pernah bekerja dengan memangku jabatan yang tinggi, yaitu sebagai seorang juru minuman raja Artahsasta dari Kekaisaran Persia. Namun, ketika ia mendengar bahwa orang-orang yang tinggal di Yerusalem berada dalam keadaan tercela dan dalam kesulitan besar, ia meninggalkan pekerjaannya dan pergi ke Yerusalem. Di sana ia diangkat sebagai bupati dan berhasil membangun tembok kota Yerusalem.

Nehemia waktu mendengar saudara-saudaranya di Yerusalem berada dalam kesukaran dan keadaan tercela.Tembok Yerusalem terbongkar, pintu-pintu gerbang terbakar. Waktu Nehemia mendengar hal ini ia langsung duduk menangis dan berdoa. Nehemia berkabung selama beberapa hari dan berpuasa.
Riwayat Nehemia bin Hakhalya. Pada bulan Kislew tahun kedua puluh, ketika aku ada di puri Susan,
datanglah Hanani, salah seorang dari saudara-saudaraku dengan beberapa orang dari Yehuda. Aku menanyakan mereka tentang orang-orang Yahudi yang terluput, yang terhindar dari penawanan dan tentang Yerusalem.
Kata mereka kepadaku: "Orang-orang yang masih tinggal di daerah sana, yang terhindar dari penawanan, ada dalam kesukaran besar dan dalam keadaan tercela. Tembok Yerusalem telah terbongkar dan pintu-pintu gerbangnya telah terbakar."
Ketika kudengar berita ini, duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit, Nehemia 1:1-4
Laki-laki biasanya jarang menangis.Jika Nehemia sampai menangis pasti ini merupakan keadaan yang sangat berat dan melukai hatinya.Mengapa demikian?Karena hatinya tidak terletak pada harta yang kelihatan tetapi kepada Yerusalem. Bait Allah di Yerusalem merupakan simbol keagungan dan kebesaran Allah. Ini menjadi kebanggaan rohani bangsa Israel.Waktu bangsa Israel dijajah dan dibuang, mereka sebisa mungkin mempertahankan Yerusalem sebagai kebanggaan rohani mereka.Kini semuanya hancur. Dan Nehemia meski berada dalam posisi yang tinggi, kayadan kehidupan yang sudah nyaman tetapi hatinya begitu sedih dan hancur ketika mendengar tembok Yerusalem sudah terbongkar dan pintu-pintu gerbangnya dibakar.
Salah satu karya terbesar dalam sejarah Israel adalah pembangunan tembok Yerusalem.Hanya dalam 52 hari, tembok yang telah berpuluh tahun tidak pernah bisa dibangun dapat diselesaikan.John Maxwell dalam Leadership Bible bahkan mengatakan bahwa Nehemia adalah salah satu pembuat sejarah terbesar dan Kitab Nehemia adalah salah satu buku tentang leadership terhebat yang pernah dibuat. Bayangkan bila anda menjadi seorang yang dapat menyelesaikan masalah perusahaan anda yang bertahun-tahun tidak selesai hanya dalam 52 hari, atau menyelesaikan masalah bisnis yang telah berlarut larut hanya dengan waktu singkat, anda pasti akan mendapat promosi! Untuk itu mari kita belajar dari seorang yang bernama Nehemia ini.

Rahasia kepemimpinannya yang terbukti telah berhasil menggerakkan dan menginsiprasi banyak orang untuk melakukan sesuatu yang besar.
 Rahasia 1:
Nehemia adalah seorang pendoa.
Ketika kudengar berita ini duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari.Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit.” Nehemia 1:4
Langkah pertama untuk menjadi seorang pemimpin yang efektif adalah berdoa.
Mengapa berdoa? Karena:
• Doa memperdalam belas kasihan dan beban terhadap masalah yang di hadapi. Kita tidak pernah dapat menggerakkan orang lain bila kita tidak mempunyai beban yang kuat.
• Doa memurnikan motivasi kita dalam menyelesaikan masalah tersebut.
• Doa membuat kita mengerti kehendak Tuhan dan membuat kita peka terhadap pimpinan-Nya
• Dengan berdoa bahkan berpuasa kita merendahkan diri di hadapan Tuhan, sehingga kekuatan-Nya akan memampukan kita untuk menyelesaikan masalah tersebut.
 Rahasia 2:
Nehemia bertindak dengan hati-hati dan cermat.
Mengapa demikian? Karena ketika Nehemia mendapat kabar tentang tembok Yerusalem pada bulan Kislew, ia baru menyatakan kepada Raja tentang kerinduannya pada bulan Nisan. Dia tidak terburu-buru dalam bertindak. Dia menunggu hampir empat bulan sebelum dia mengungkapkan kepada Raja tentang rencananya untuk pergi ke Yerusalem. Selama menunggu dia berdoa dan berpuasa. Itu cara yang hebat untuk menjadi seorang pemimpin yang disertai Tuhan. Pada waktu yang tepat ketika Raja melihat perubahan pada wajah Nehemia, barulah Nehemia menyatakan keinginan hatinya.John Maxwell mengatakan ini adalah the law of timing. Pemimpin sejati tahu kapan harus bertindak dan berkata.
Nehemia segera menyatakan apa yang ia perlukan dan berapa waktu yang ia perlukan, serta surat-surat yang diperlukan (Nehemia 2:1-10). Ketika kesempatan tiba dia telah siap. Ini yang membedakan pemimpin dengan orang biasa. Banyak dari kita yang tidak pernah mendapat promosi karena ketika kesempatan tiba kita tidak siap. Jadi selama menunggu siapkan diri anda.

Berkatalah aku kepada raja: "Jika raja menganggap baik, berikanlah aku surat-surat bagi bupati-bupati di daerah seberang sungai Efrat, supaya mereka memperbolehkan aku lalu sampai aku tiba di Yehuda.
Pula sepucuk surat bagi Asaf, pengawas taman raja, supaya dia memberikan aku kayu untuk memasang balok-balok pada pintu-pintu gerbang di benteng bait suci, untuk tembok kota dan untuk rumah yang akan kudiami." Dan raja mengabulkan permintaanku itu, karena tangan Allahku yang murah melindungi aku. Nehemia 2:7,8
Nehemia saat Tuhan memberi kesempatan untuk berbicara, ia mempergunakan dengan sebaik baiknya supaya raja Artasastra mengunakan kekuasaannya melindungi dan mendanai kegiatan yang diperlukan.
Setelah mendapat ijin ia tinggal di Yerusalem, pada hari ketiga Nehemia dengan diam-diam menyelidiki dengan seksama tembok tembok Yerusalem yang terbongkar dan pintu pintunya yang habis termakan api. Hanya orang-orang terdekat yang menyertai dia (Nehemia 2:11-16). Dia meneliti dengan cermat permasalahannya dan apa yang harus dikerjakan. Barulah setelah jelas dan lengkap ia menyatakan tujuannya sehingga mendapat respon yang positif dari semua pemimpin dan rakyat (Nehemia 2:18). Kesalahan umum dari pemimpin baru adalah memulai pembaharuan atau penyelesaian masalah dengan tergesa-gesa tanpa persiapan yang matang dan penelitian yang seksama.Apalagi dengan gembar-gembor yang menimbulkan penolakan sebelum rencana tersebut dimulai.
 Rahasia 3:
Nehemia adalah seorang pemimpin teladan dan pekerja keras, bukan sekedar perencana.
Dia bukan saja sebagai the man of faith tetapi juga the man of act. Dalam pasal 3-6, kita melihat bagaimana dia menggerakkan rakyat dan pemimpin untuk bekerja.Memotivasi mereka ketika persoalan timbul, menyelesaikan setiap masalah dengan segera tanpa menunda-nunda. Bahkan ia sendiri dan keluarganya ikut telibat langsung dengan pekerjaan itu (Nehemia 4 : 23).

Jika kita ingin punya orang-orang yang mau sepenuhnya bekerja untuk visi yang Tuhan berikan pada kita, kita harus memberi teladan kepada mereka bahwa kita pun mau bayar harga untuk tujuan itu. Nehemia bukan hanya bekerja keras, ia bahkan memberikan haknya sebagai kepala daerah untuk membiayai pembangunan tembok (Nehemeia 5:14). Dia juga menghapuskan hutang piutang dari rakyat sehingga rakyat yang telah bekerja keras tidak perlu lagi dibebani dengan masalah keluarga (Nehemia 5:1-13).Tindakannya diikuti oleh seluruh pemimpin sehingga memberi sukacita dan gairah pada rakyat untuk menyelesaikan tembok itu.
 Rahasia 4:
Nehemia memfokuskan diri pada pembangunan dan visinya sehingga semua ancaman, gangguan dari pihak musuh tidak menggoyahkannya (Nehemia 6:3,4). Setiap proyek besar ataupun perubahan pasti akan mengalami hambatan dan gangguan. Kita tidak boleh teralihkan sehingga mengganggu gairah dan damai sejahtera.Nehemia mengacuhkan ancaman Sanbalat orang Horon, Tobia orang Amon dan Gesyem orang Arab (Nehemia 6:1).Tanpa meladeni mereka dia terus menguatkan rakyat dan membuat strategi yang jitu dengan membagi rakyat berdasarkan keluarga mereka sehingga mereka bekerja saling melindungi dan menguatkan.Ia bisa memotivasi rakyat bahwa pembangunan itu adalah untuk kepentingan mereka, bukan sekedar memenuhi visi Nehemia. Pemimpin sejati bisa membagi visinya sehingga pengikutnya menerima itu sebagai visi bersama.
 Rahasia 5:
Akhirnya setelah berhasil menyelesaikan tembok itu.
Maka selesailah tembok itu pada tanggal dua puluh lima bulan Elul, dalam waktu lima puluh dua hari. Nehemia 6:15
Ia mengatur orang-orang yang harus menjaganya dan menyelesaikannya dengan memperbarui kembali kehidupan ibadah dan hubungan rakyat dengan Tuhan. Ia tahu bahwa tujuan pembangun tembok itu bukan sekedar pembangunan fisik tetapi pembangunan spiritual. Seorang Pemimpin ataupun entrepreneur spiritual sejati selalu akan membawa kesuksesannya untuk tujuan ilahi. Tuhan mau kita bukan saja membawa pegawai atau anak buah kita untuk menyelesaikan sebuah proyek tetapi membawa mereka untuk datang kepada Tuhan.Nehemia sangat pantas disebut sebagai sebuah contoh kepemimpinan sejati yang sukses dalam sejarah.
Oleh: Ev. Liem Thin Ping

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar