Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Sabtu, 01 Juni 2013

PERNIKAHAN

Seorang remaja hamil, namun sang pacar tidak mau bertanggung jawab. Sambil menangis kebingungan ia menuju klinik aborsi. Ditengah jalan seorang ibu menghentikannya dan berkata, “Nak, aku tidak mengenalmu dan tidak ingin menggangumu, tetapi saat melihatmu aku tergerak untuk mengatakan bahwa Yesus mengasihimu. Dia tidak pernah melupakanmu “ lalu remaja itu berlutut disudut jalan, berserah kepada Yesus dan batal melakukan aborsi.
Kini anak itu menjadi penyanyi dan motivator yang dipakai Tuhan untuk menjamah hati banyak orang. Nama anak itu Israel Houghton.

TUHAN berfirman kepada Musa: "Berapa lama lagi bangsa ini menista Aku, dan berapa lama lagi mereka tidak mau percaya kepada-Ku, sekalipun sudah ada segala tanda mujizat yang Kulakukan di tengah-tengah mereka! Bilangan 14:11
Banyak dari kita sudah melihat tanda sama seperti bangsa Israel, mereka sudah melihat mujijat selama ini yang dilakukan Allah atas mereka tapi saat mengintai ditanah Kanaan (Bilangan 13:1) 10 orang pengintai diantaranya (semuanya 12) berkata yang membesar besarkan kekuatan musuh (Bilangan 13:31-33), akibatnya orang Israel memberontak kepada Allah. Padahal mereka sudah melihat mujijat yang menyertai perjalanan mereka.

Sama seperti kita, Allah sudah berjanji menyediakan teman hidup bagi kita, kita percayai dan imani tapi kita tidak bisa sabar akhirnya kita tabrak sana tabrak sini, bahkan kita memakai jalur jalur yang salah bahkan jalur yang sesat (pakai dukun atau pelet atau menujukkan lekuk lekuk tubuh atau melakukan hubungan badan dahulu). Semua terjadi akibat kita tidak sabar akan janji Tuhan, yang kita rasa janji Tuhan terlalu lama selain itu tidak sesuai dengan yang kita agan dan harapkan. Akibatnya hukuman terjadi karena kurang percayanya kita

Pada abad modern ini apakah semua pernikahan karena cinta?
Pernikahan ada 2 macam
1. Pernikahan usia dini
Pernikahan yang belum dewasa pemikirannya yang dipaksakan karena masalah tertentu atau ada kasus yang mau tak mau harus berlangsung. Kasus ini akan menggangu kedua pihak karena setiap permasalahan yang terjadi akan sulit teratasi karena keduanya belum bisa dewasa dalam menyikapi dan masa lalunya ada bekas yang mendalam yang dibawa sampai pernikahan.
Dianjurkan yang pria lebih tua dan wanita lebih muda karena umumnya wanita lebih cepat dewasa dibanding pria, itu bisa dilihat mulai dari kecil sang orang tua lebih condong menyerahkan tanggung jawab pada anaknya wanita, maka itu wanita dikatakan sebagai penolong.
TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia." Kejadian 2:18
2. Pernikahan karena sudah dewasa
Dewasa itu bukan masalah dewasa usia tetapi berhubungan dengan kedewasaan pikiran, tapi masalah usia juga mempengaruhi proses menjadi dewasa. Ada orang yang usianya sudah tua tapi belum dewasa dalam pemikiran (kekanak kanakan) itu sulit menjalani proses pernikahan.
Saudara-saudara, janganlah sama seperti anak-anak dalam pemikiranmu. Jadilah anak-anak dalam kejahatan, tetapi orang dewasa dalam pemikiranmu! I Korintus 14:20

Setiap orang punya natur (sifat sifat) yang dibawa dari keluarga, orang tua dan nenek moyang
Bolehkah orang Kristen bercerai? boleh dan tidak boleh.
1. Tidak boleh
karena apa yang telah disatukan Tuhan tidak boleh dipisahkan oleh manusia (pernikahan yang dari Tuhan kecuali maut memisahkannya).
Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.
Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu.
Kejadian 2:24,25
2. Boleh atau sulit bertahan.
Karena pernikahannya bukan disatukan oleh Tuhan tapi keinginan daginglah yang menyatukannya, jadi mereka tetap 2 daging bukan 1 daging. Untuk membereskan nya perlu pertobatan dan proses pemulihan hingga benar benar sembuh.
Contohnya:
• sudah berzinah dahulu (kumpul kebo)
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang
diceraikan, ia berbuat zinah Matius 5:32
Berzinah itu bahasa Yunaninya proneia, kadang kita bertanya mengapa melalui berzinah seseorang bisa bercerai? bila bukan Tuhan yang menyatukannya pernikahan. Maka perkawinan itu seakan berjalan diatas bara api resiko perceraian atau menyeleweng akan sering terjadi karena biasanya mereka sudah hubungan dahulu sebelum pernikahan jadi mereka akan meremehkan kekudusan pernikahan itu.
• disantet atau diguna guna supaya mau dikawin
• berbeda agama
Mungkin kita termasuk didalam ketiga hal tersebut , tapi bila kita sungguh sungguh minta ampun maka suatu kali Allah akan memulihkan sampai kita benar benar pulih.
Pemulihan perlu waktu, kita bisa mengerti pemulihan itu terjadi atau tidak melalui proses waktu. Hanya orang yang dikaruniai saja yang tahu harus cerai atau tidak, saat ada masalah salah satu pihak ingin bercerai.
Kata mereka kepada-Nya: "Jika demikian, apakah sebabnya Musa memerintahkan untuk memberikan surat cerai jika orang menceraikan isterinya?"
Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Tidak semua orang dapat mengerti perkataan itu, hanya mereka yang dikaruniai saja. Matius 19:7,11

Dalam kenyataannya apapun jenis penyelewengan dalam pernikahan tidak bisa digunakan sebagai alasan untuk bercerai atau kawin lagi. Bahkan ketika terjadi perzinahan, dengan anugrah Tuhan, pasangan yang satu dapat mengampuni dan membangun kembali pernikahan mereka. Tuhan telah terlebih dahulu mengampuni banyak dosa-dosa kita. Kita tentu dapat mengikuti teladanNya dan mengampuni dosa perzinahan
Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu. Efesus 4:32
Namun, dalam banyak kasus, pasangan yang bersalah tidak bertobat dan terus hidup dalam percabulan. Di sinilah kemungkinanan Matius 19:9 dapat diterapkan.
Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah." Matius 19:9

Sering kali orang Kristen dalam situasi ini akan mencari jalan untuk meninggalkan pernikahan ini, mereka yakin bahwa ini adalah jalan satu-satunya untuk benar-benar membawa kemuliaan bagi Allah. Akan tetapi, Firman-Nya mengatakan sebaliknya. Adalah sangat penting untuk tidak hanya merasa puas dengan situasi kita, tetapi juga mencari jalan untuk memuliakan Dia dalam keadaan kita yang penuh tantangan
Selanjutnya hendaklah tiap-tiap orang tetap hidup seperti yang telah ditentukan Tuhan baginya dan dalam keadaan seperti waktu ia dipanggil Allah. Inilah ketetapan yang kuberikan kepada semua jemaat. I Korintus 7:17

Bagaimana orang yang menikah dengan orang-orang yang tidak percaya?
1 Korintus 7:12-14: “… Kalau ada seorang saudara beristerikan seorang yang tidak beriman dan perempuan itu mau hidup bersama-sama dengan dia, janganlah saudara itu menceraikan dia. Dan kalau ada seorang isteri bersuamikan seorang yang tidak beriman dan laki-laki itu mau hidup bersama-sama dengan dia, janganlah ia menceraikan laki-laki itu. Karena suami yang tidak beriman itu dikuduskan oleh isterinya dan isteri yang tidak beriman itu dikuduskan oleh suaminya …”

Bagaimana kata Alkitab tentang orang menikah lagi?
Demikian pula banyak yang terlalu cepat menikah kembali setelah bercerai padahal Tuhan mungkin menghendaki mereka untuk tetap melajang. Kadang-kadang Tuhan memanggil orang untuk melajang supaya perhatian mereka tidak terbagi-bagi
Aku ingin, supaya kamu hidup tanpa kekuatiran. Orang yang tidak beristeri memusatkan perhatiannya pada perkara Tuhan, bagaimana Tuhan berkenan kepadanya. I Korintus 7:32

Menikah kembali setelah bercerai mungkin merupakan pilihan dalam keadaan-keadaan tertentu, namun tidak selalu merupakan satu-satunya pilihan.
Karena itu aku mau supaya janda-janda yang muda kawin lagi, beroleh anak, memimpin rumah tangganya dan jangan memberi alasan kepada lawan untuk memburuk-burukkan nama kita. I Timotius 5:14

Tuhan menyuruh hanya janda atau duda yang boleh menikah lagi, bukan menikah lagi sebelum menjadi duda atau janda dan punya istri 3 atau 4
Jikalau kamu tahu, bahwa Ia adalah benar, kamu harus tahu juga, bahwa setiap orang, yang berbuat kebenaran, lahir dari pada-Nya. I Yohanes 2:29
Oleh: Ev. Liem Thin Ping

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar