Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Kamis, 18 April 2013

KARUNIA-KARUNIA INDIVIDU

Karunia-karunia Roh Kudus ini dimaksudkan untuk pembangunan dan pengudusan jemaat
Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.
I Korintus 12:7

Karunia-karunia itu dapat terjadi dalam kombinasi yang beragam.
Yang harus kita tahu tentang karunia Roh:
 Pernyataan Roh itu dikaruniakan sesuai dengan kehendak Roh.
Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya.
I Korintus 12:11
jadi baik orang cacat secara fisik maupun mental tetap akan menerima karunia, karena itu kehendak Allah. Orang yang berdosa, orang yang kurang imannya, orang bodoh orang pandai tetap bisa memiliki karunia karena terserah Tuhan, kalau Tuhan mau memberi maka orang itu akan diberi tanpa harus kita mencari alasannya, walaupun orang itu hidupnya sungguh sungguh kalau Tuhan tidak mau memberi maka ia tidak akan mendapatkannya.
 Beberapa karunia bisa dimanifestasikan melalui seseorang secara tetap dan bisa juga tidak tetap (karunia itu bisa meninggalkan kita).
Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.
Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna. I Korintus 13:8,9
Mengapa demikian? karena hidup kita tidak sempurna (bukan karena karuniannya tidak sempurna). Kita suka hidup dalam dosa, bila kita terus menerus main main dengan dosa maka karunia itu suatu kelak akan diambil kembali oleh Tuhan.
 Tidaklah benar bila kita menganggap orang memiliki karunia yang luar bisa lebih rohani daripada orang yang memiliki karunia yang biasa biasa saja.
 Karunia Roh tidak dapat ditiru
Iblis maupun yang menyamar sebagai hamba Kristus tidak dapat meniru, karena ini adalah karya Allah sendiri, iblis cuma bisa mencontek sebagian kecil saja karena ia bapa pendusta. (Matius 7:21 ; Matius 24:11,24 ; II Korintus 11:13-15).
Jadi berusahalah untuk memperoleh karunia-karunia yang paling utama. Dan aku menunjukkan kepadamu jalan yang lebih utama lagi. I Korintus 12:31
Allah menghendaki bila kita meminta sesuatu mintalah yang paling utama, demikian juga dengan karunia mintalah yang utama maka ia akan menunjukan jalan yang utama. Apakah karunia utama itu?
Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan. Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan. Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu.
I Korintus 12:8-10

1. Karunia berkata-kata hikmat
Hikmat adalah karunia yang pertama dan nilainya paling tinggi diantara semua karunia yang ada.
Yunani λογος σοφια (SOPHIA), perkataan "bijak", "arif". Dalam konteks I Korintus 12:8 berhubungan dengan kebijakan ilahi, kemampuan untuk mengatur hubungan seseorang dengan Allah berbeda dengan kata φρονεσις - 'PHRONESIS', "pengertian" yaitu kemampuan mengenal, memahami, dan beradaptasi dengan seseorang.
λογος σοφια - 'LOGOS SOPHIA'

Berkata dengan hikmat merupakan ucapan yang bisa menyelesaikan suatu permasalahan yang sukar yang menurut akal sehat masalah ini sulit atau tidak bisa diselesaikan, kalau bisa butuh waktu yang lama untuk penyelesainnya. Ini butuh tangan Allah yang bergerak meyelesaikannya, saat tangan Allah bergerak memakai ucapan orang itu maka itulah ucapan hikmat yang tujuan akhirnya menuju kemuliaan Allah.
tetapi mereka tidak sanggup melawan hikmatnya dan Roh yang mendorong dia berbicara.
Kisah Para Rasul 6:10

Berbeda dengan Hikmat Dunia: ucapannya itu dicapai dengan belajar yang rajin dari buku buku, dari pengalaman, dari pendapat dan pandangan yang baik dari orang lain (tanpa keterlibatan kuasa Tuhan), lalu diterapkan dalam pola pikir lalu jadilah peyelesaian, yang tujuan akhirnya untuk menguntungkan dirinya
Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, --yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit--,maka hal itu akan diberikan kepadanya.
Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang
bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin Yakobus 1:5-6

2. Karunia berkata-kata dengan pengetahuan
Yunani, λογος γνωσεως - 'LOGOS GNOSEÔS', perkataan "pengetahuan".
Kata γνωσεως - 'GNOSEÔS' adalah bentuk genitif (menyatakan sumber atau milik) dari kata γνωσις - 'GNÔSIS', sedangkan kata γνωσις - 'GNÔSIS' adalah nomina berasal dari γινωσκω - 'GINOSKO', "mengetahui", sehingga kata γνωσις - 'GNÔSIS' diterjemahkan menjadi "pengetahuan" yaitu cabang pengetahuan tertentu bukan
pengetahuan dalam arti luas.
Dalam konteks 1 Korintus 12:8, λογος γνωσεως - 'LOGOS GNOSEÔS' berarti kecakapan membentangkan dan menerangkan secara teoritis prinsip-prinsip mendasar atau pengetahuan yang lebih dalam dari doktrin Kristen, barangkali dapat disamakan dengan ungkapan "kunci pengetahuan" menurut ayat di bawah iniγνωσις - 'GNÔSIS', "pengetahuan" berbeda dengan 'SOPHIA', "hikmat". γνωσις - 'GNÔSIS' merujuk kepada pengetahuan itu sendiri, sedangkan σοφια - 'SOPHIA' merujuk kepada kebijaksanaan yang diterapkan dalam tindakan. γνωσις - 'GNÔSIS' menerapkan secara ringkas pengertian tentang kebenaran, sedangkan σοφια - 'SOPHIA' menerangkan lebih rinci makna kebenaran dalam segala aspeknya.

Karunia berkata dengan pengetahuan yaitu bisa mengetahui tentang apa yang akan terjadi, situasi, keadaan, masalah pada orang itu, lalu memberi penyelesaiannya. Setiap penyelesaian memberi damai dan nama Tuhan dimuliakan.
Berkata dengan pengetahuan sering berhubungan dengan nubuatan, semuanya berhubungan dengan kemuliaan Tuhan. (Kisah para rasul 5:1-10 ; 10:47-48 ; 15:7-11; I Korintus 14:24-25).

Pengetahuan dunia yaitu orang yang punya indera keenam, ia dapat mengetahui masalah orang itu tapi tidak bisa menyelesaikannya kalaupun ada peyelesaiannya semuanya bersifat sementara dan bisa bisa berdampak buruk, itu bisa dimiliki oleh orang awam, para normal atau dukun (melalui tapa, puasa, berhubungan dengan kuasa kegelapan dll). Pengetahuan dunia sering dicari oleh orang awam maupun orang Kristen. Karena menurut mereka mendapat karunia berkata dengan pengetahuan itu terlalu rumit dan untuk mendapatkannya harga yang dibayar juga besar.
3. Karunia Iman
Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Ibrani 11:1
Yunani : πιστις - 'PISTIS', berasal dari verba πειθω - 'PEITHO', "meyakinkan" (orang lain), πιστις - 'PISTIS' merupakan salah satu "karunia" Roh

Iman berasal dari dunia: yaitu saat kita lahir kedunia kita memiliki iman atau percaya, buktinya kita percaya kalau mama kita melahirkan kita tanpa harus mencari bukti dari segala sesuatu, kita juga percaya kalau makanan yang diberi oleh orang tua kita tidak beracun, kita juga percaya saat kita makan diwarung makanan itu tidak beracun, saat kita bertobat yang membuatnya yaitu iman yang berasal dari dunia dst, jadi Iman yang berasal dari dunia tidak berdosa.

Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan. I Korintus 12:9
Karunia iman yaitu karunia yang diberikan Bapa kepada kita setelah percaya atau diselamatkan. Karunia ini ukurannnya kecil tapi punya kekuatan yang besar.

Dengan karunia iman kita dapat mencelikan mata yang buta, orang lumpuh bisa berjalan, orang tuli bisa mendengar, orang bisu bisa berbicara, mendokan orang lain dari kebangkrutan, untuk keluarga, kalau kita mengimani sesuatu pasti terjadi dsb.

Orang yang memiliki karunia iman ia dapat memiliki kemampuan mendoakan dirinya maupun orang lain untuk kesembuhan fisik, kesembuhan jiwa maupun kesembuhan rohani.
Karunia iman ini sangat penting bagi kita bila kita kurang iman minta pada Bapa untuk memberikannya karena iman itu bagian dari senjata peperangan yang berupa perisai yang sanggup memadamkan semua panah dari si jahat.

Karunia iman ini tidak perlu besar karena hanya cuma sebiji bukan dua atau tiga biji, namun mampu melakukan sesuatu yang dahsyat yaitu memindahkan gunung, berbeda dengan iman dari dunia.
Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, — maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu. Matius 17:20
Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. I Korintus 13:2
4. Karunia untuk menyembuhkan
Yunani : ιαμα - 'IAMA', berasal dari verba ιαομαι - 'IAOMAI', "menyembuhkan".
Karunia-karunia ini diberikan kepada jemaat untuk memulihkan kesehatan jasmani dengan memakai sarana adikodrati=mengatasi kodrat manusia (Matius 4:23-25; 10:1; Kisah Para Rasul 3:6-8; 4:30). Bentuk jamak χαρισματα - 'KHARISMATA' (dalam perkataan karunia-karunia) menunjukkan penyembuhan berbagai macam penyakit dan menganjurkan bahwa setiap tindakan penyembuhan merupakan suatu karunia yang khusus dari Allah.

Sekalipun karunia-karunia untuk menyembuhkan ini tidak dikaruniakan kepada setiap anggota tubuh dalam suatu cara yang istimewa (I Korintus 12:11,30), namun semua anggota boleh mendoakan orang sakit. Pada waktu ada iman, orang yang sakit itu akan disembuhkan. Kesembuhan dapat juga terjadi sebagai hasil dari ketaatan terhadap petunjuk-petunjuk dalam Yakobus 5:14-16.
Allah memberikan χαρισματα - 'KHARISMATA', "karunia-karunia", dan bukan ιαματα - 'IAMATA', "kesembuhan-kesembuhan". 'IAMATA' dapat bermakna obat-obatan untuk menyembuhkan penyakit, sedangkan 'KHARISMATA' adalah aneka ragam
kemampuan untuk menyembuhkan aneka ragam penyakit, dengan atau tanpa obat (jalur medis).

Karunia kesembuhan tidak ada kesembuhan dari dunia, Tuhan tidak pernah memberikan kesembuhan pada seseorang saat dia lahir kecuali kesembuhan yang dilakukan oleh kuasa kegelapan.
Karunia kesembuhan berbeda dengan karunia mujizat namun kedua karunia ini punya keterikatan dengan karunia iman.
Karunia kesembuhan yaitu kesembuhan dari penyakit yang menurut ilmu kedokteran bisa sembuh melalui minum obat secara teratur, tapi dengan didoakan maka orang itu bisa sembuh dalam tempo singkat, kesembuhan menyakut masalah penyakit jasmani atau tubuh saja.
Contoh: sakit perut, sakit mata, tumor, dan sakit yang lainnya yang berhubungan dengan kesehatan jasmani.
5. Kuasa untuk mengadakan mujizat
Yunani : ενεργηματα δυναμεων - 'ENERGÊMATA DUNAMEÔN', dari kata ενεργημα 'ENERGEMA', "pekerjaan"; Dan δυναμις - 'DUNAMIS', "mujizat". Kata 'DUNAMIS' berasal dari verma δυναμαι - 'DUNAMAI', "mampu”
Karunia ini dunia tidak dimiliki kalau memang ada dari kuasa kegelapan (setan).
Contohnya: waktu Elia menantang 450 nabi baal untuk menurunkan api dari langit, 450 nabi itu setuju karena kemungkinan saat memanggil dewa mereka seperti biasanya maka api dari langit akan turun membakar mezbah pembakaran mereka, seperti yang terjadi pada jaman Ayub, saat ia dicobai untuk dihabiskan hartanya, iblis menurunkan api dari langit untuk membakar ternak dari Ayub.
Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: "Api telah menyambar dari langit dan membakar serta memakan habis kambing domba dan penjaga-penjaga. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan." Ayub 1:16

Karunia mujizat berjalan saat penyakit apapun tidak bisa disembuhkan oleh dokter, selain itu karunia mujizat bisa menyembuhkan ekonomi yang mengalami kehancuran, kena kuasa kegelapan, penyakit stress, keluarga berantakan, tidak punya anak, penyakit cacat tubuh, kangker dsb. Karunia ini punya kemampuan menyembuhkan diri sendiri maupun kesembuhan orang lain.

Karunia mujijat
1. menyangkut kesembuhan jasmani
Contohnya: struk, buta, tuli, cacat fisik (tidak punya jari, kepala besar, tidak punya tangan dll), penyakit kronis (gagal ginjal, sakit jantung, liver, kangker, leokimia, darah tinggi, dll), tidak punya anak, keluarga berantakan dll.
2. menyangkut kesembuhan jiwani
contohnya: darah tinggi akibat stress, tekanan ekonomi yang menuju kestress, gila, mau bunuh diri karena stress, perasaan kecewa terus menerus, simpan kebencian, hati yang sombong, iri hati, perasaan yang tidak pernah puas, kikir, tidak bisa mengampuni, kepahitan, suka mendendam, luka batin, orang mati bangkit dll.
3. Menyangkut kerohanian
Contohnya: gila karena guna guna atau terjadi kesembuhan karena kuasa kesembuhan, tidak damai, kekosongan rohani karena jauh dari Kristus, suka hidup dalam dosa, nikah karena kena guna guna dll.

Kesembuhan ini searah dengan kehendak Tuhan, mungkin saat didoakan belum mengalami kesembuhan karena ada yang Tuhan mau dalam penyakitnya, yaitu untuk pekerjaan Tuhan atau ada dosa yang harus ia bereskan atau hal lain yang tidak kita mengerti akan jalannya Tuhan. Kesembuhan belum tentu akan terjadi pada saat itu (pada umumnya) bisa saja terjadi besoknya atau lusa atau setelah yang mendoakan meninggal.

Contohnya orang sakit yang tidak disembuhkan karena pekerjaan Tuhan:
Elisa karena ada pekerjaan yang Tuhan mau, maka Elisa sebelum meninggal dia harus sakit dahulu., walaupun dia melakukan mujizat 2x lebih banyak dari pada Elia bahkan dia juga mendoakan orang mati jadi bangkit (II Raja raja 4:32)
Ketika Elisa menderita sakit yang menyebabkan kematiannya, datanglah Yoas, raja Israel, kepadanya dan menangis oleh karena dia, katanya: "Bapaku, bapaku! Kereta Israel dan orang-orangnya yang berkuda!" II Raja raja 13:14
Oleh: Ev. Liem Thin Ping

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar