Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Kamis, 18 April 2013

DOA

Hari ini kita bicara tentang berdoa. Semua orang Kristen pasti bisa berdoa. Karena doa adalah nafas bagi orang percaya. Inti dari doa ialah memohon dan berkomunikasi dengan Tuhan Yesus.
Ada 2 jenis doa:
1. Doa untuk diri sendiri
2. Doa untuk orang lain.

Setiap orang punya pengertian tentang doa berbeda-beda. Ada yang bilang, doa jangan bertele-tele, harus singkat, jelas, dan tidak berulang-ulang. Ada yang bilang harus tekun, kalau belum dijawab, maka terus bedoa sampai Tuhan jawab. Karena Tuhan yang tahu kapan waktu terbaik memberikan jawaban itu kepada kita.

Dan kepada beberapa orang yang menganggap dirinya benar dan memandang rendah semua orang lain, Yesus mengatakan perumpamaan ini: "Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang seorang adalah Farisi dan yang lain pemungut cukai. Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini; aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku. Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan." Lukas 18:9-14

Ada macam-macam cara berdoa. Dalam ayat di atas diceritakan mengenai doa orang Farisi yang merasa dirinya benar dan seorang pemungut cukai yang berdosa. Ada beberapa perbedaan di antara mereka:
• Orang farisi berdoa dengan pusat pada dirinya sendiri. Sedangkan pemungut cukai berdoa dengan pusat kepada Tuhan.
• Orang farisi berdoa dari pikirannya atau sesuai dengan pengetahuannya sendiri. Pemungut cukai berdoa dari hati.
• Orang Farisi menyangkal bahwa dirinya juga adalah orang berdosa dengan mengatakan ‘tidak’. Sedangkan pemungut cukai berdoa dengan pengakuan dosa.
• Orang farisi berdoa dengan meminta keadilan. Pemungut cukai berdoa meminta belas kasihan.
• Orang Farisi berdoa sebagai kebiasaan. Pemungut cukai berdoa karena butuh Tuhan.
• Orang Farisi membandingkan dirinya dengan orang lain. Pemungut cukai melihat kekurangan dirinya sendiri.
• Orang Farisi meninggikan dirinya sendiri. Sedangkan pemungut cukai merendahkan dirinya.
Kesimpulannya: doa perlu kerendahan hati, ucapan syukur, dan kesabaran menanti waktunya Tuhan. Percayalah Tuhan dapat melakukan semuanya.
Oleh: Ibu Namara

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar