Rek BCA: 2 1 4 0 5 9 4 8 0 9 a/n INDRAWATTY

Shalom. Selamat Datang & Selamat Bergabung Di Web Blog "House Of All Nations". Kami mengundang Bapak, Ibu & Saudara/i yang rindu untuk datang beribadah dan berkumpul bersama pada jadwal kebaktian Kami. Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita. Bagi anda yang diberkati oleh warta ini, anda bisa membantu kami berupa dana yang dapat anda kirimkan ke rekening kami di atas.

Sabtu, 13 Juli 2013

ANGIN YANG BESAR

Sesudah itu Yesus segera memerintahkan murid-murid-Nya naik ke perahu dan berangkat lebih dulu ke seberang, ke Betsaida, sementara itu Ia menyuruh orang banyak pulang.
Setelah Ia berpisah dari mereka, Ia pergi ke bukit untuk berdoa.
Ketika hari sudah malam perahu itu sudah di tengah danau, sedang Yesus tinggal sendirian di darat.
Ketika Ia melihat betapa payahnya mereka mendayung karena angin sakal, maka kira-kira jam tiga malam Ia datang kepada mereka berjalan di atas air dan Ia hendak melewati mereka.
Ketika mereka melihat Dia berjalan di atas air, mereka mengira bahwa Ia adalah hantu, lalu mereka berteriak-teriak,
sebab mereka semua melihat Dia dan merekapun sangat terkejut. Tetapi segera Ia berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!" Lalu Ia naik ke perahu mendapatkan mereka, dan anginpun redalah. Mereka sangat tercengang dan bingung, Markus 6:45-51
Banyak orang berpikir kalau ada badai berarti ada masalah yang hebat, masalah yang sulit dihadapi atau suatu kehancuran yang tidak terelakkan. Sekarang kita belajar melihat bahwa tidak semua badai itu merugikan, tidak semua badai itu merusak, tidak semua badai mematikan. Bagaimana dengan badai berkat? Itu berarti punya berkat yang berlimpah. Badai itu datang supaya manusia bisa melihat karya dan mujizat yang sedang Ia lakukan.
Melalui mujizat manusia bisa melihat bahwa Yesus ada disana.

Seorang laki-laki berumur sebelas tahun bernama Brody di Kansas, Brody pergi berburu bersama sepupunya. Saat berjalanan menuju lokasi perburuan mereka, Brody berpikir betapa sulitnya untuk membunuh seekor rusa. Saat itu angin bertiup kencang dan anak laki-laki seukuran Brody tidak memiliki tenaga untuk mengangkat busur yang besar. Sementara memikirkannya, Tuhan berkata padanya bahwa ia akan menangkap seekor rusa. Ibunya bertanya apa yang Tuhan katakana kepadanya dan ia berkata bahwa Tuhan menjawab, Brody, hari ini Aku akan memberikan pada musalah satu hewanKu.”

Tak lama kemudian, Brody melihat seekor rusa berjarak 27.4 m (suatu jarak yang sukar bagi Brody dan busurnya). Ia melepaskan tembakan dan melihat panahnya akan luput dari sasaran, tetapi tepat di saat terakhir, suatu angin yang kuat mengenai panahnya
dan mengarahkannya ke jantung hewan tersebut.
Betapa banyak dari kita yang mengalami angin kesukaran yang kencang yang meninggalkan kita tanpa daya dalam mengejar mimpi dan tujuan hidup kita. Namun di dalam situasi yang sama kita melihat angin kencang ini bertiup ke arah kemana Tuhan memerintahkan. Angin kesukaran ini telah menjadi teman bagi banyak orang, mengarahkan mereka masuk ke tujuan yang telah Tuhan tetapkan atas mereka.
Maka berbicaralah ia, katanya: "Inilah firman TUHAN kepada Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam. Zakharia 4:6

Kalau Yesus berada bersama kita, angin topan kehidupan akan berubah menjadi damai dan aman. Kalau Yesus berada bersama kita maka goncangan percecokan dan kesalahpahaman akan berubah menjadi rasa cinta dan pengertian. Kalau Yesus bersama kita maka beban-beban hidup yang terpikul akan menjadi ringan. Kalau Yesus bersama kita hidup terasa lebih indah.
Bukan berarti kita tak mengalami tantangan dan goncangan hidup, tetapi bersama Yesus kita menjadi pemenang dan kita sanggup mengatasi tantangan dan angin topan kehidupan dengan baik. Bersama Yesus kebahagiaan menjadi bagian hidup kita sehari-hari. Jutaan orang telah mengalaminya dan sedang mengalaminya.

Apakah kita sudah berbeda di dunia yang bobrok ini? Apakah kita sudah mengamati seluruh pola yang ditenunkan Allah dalam hidup kita?
Yang sering kita lihat Puncak Gunung Es yang dingin bila kita mendakinya akan berat. Kita cuma melihatnya, kita Cuma membayangkan apa yang terjadi bila mendaki, tapi kita belum mendaki, kita belum menjejakkan kaki kita untuk melangkah. Bagaimana Allah mau memakaimu?

Saat kita melihat puncak gunung es Kerajaan Surga. 10% dari gunung es terlihat dan 90% sisanya berada di bawah air dan tak terlihat oleh mata jasmani. 90% inilah bagian yang paling berkuasa. 90%. Kerajaan Allah kini bergerak di bawah samudera bumi yang gelap. Kita akan tahu kegerakkanNya saat kita mengarahkan pandangan dan pendengaran kita kepada Allah.
Banyak orang seperti kita merasa tidak menjadi pribadi yang seharusnya. Namun kita baru melihat 10% proses bagaimana Allah memakai kita. Ada 90% dari kita yang bersinar, menyentuh kehidupan orang-orang dengan cara-cara yang tidak kita lihat saat ini. Allah sedang memakai dan memproses kehidupan kita dengan cara luar biasa.

Banyak orang tidak hanya melihat puncak gunung es kejahatan dunia, namun juga berfokus dan terpesona oleh 90% yang ada di bawahnya. Namun bagian kejahatan yang besar akan menabrak puncak gunung es Kerajaan Surga dan akan ada seruan dari mereka yang terhilang, yang menyebabkan banyak orang akan datang kepada 10% diri kita itu. Kita akan mendapati bahwa selama ini ternyata Allah telah memakai kita dalam kehidupan banyak orang dan kita sama sekali tidak menyadarinya.
Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja kepada cahaya yang terbit bagimu. Yesaya 60:3
Oleh: Ev. Liem Thin Ping

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar